Kapten Timnas Indonesia Terancam Dicoret, Bisa Makin Dilupakan STY Gara-gara Pemain Asal Kecamatan Salahutu

Arief Apriadi

Selasa, 15 Oktober 2024 | 10:18 WIB
Kapten Timnas Indonesia Terancam Dicoret, Bisa Makin Dilupakan STY Gara-gara Pemain Asal Kecamatan Salahutu
Shin Tae-yong dan kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. (Instagram/@shintaeyong7777)

Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam semakin terancam posisinya. Kehadiran pemain keturunan baru yakni Kevin Diks, bahkan berpeluang membuatnya dilupakan oleh pelatih Shin Tae-yong.

Asnawi Mangkualam belakangan sudah tak lagi menjadi pemain andalan Shin Tae-yong di pos wingback kanan Timnas Indonesia.

Juru taktik asal Korea Selatan itu lebih sering mempercayakan posisi tersebut kepada Sandy Walsh.

Kedatangan Eliano Reijnders semakin memperketat persaingan di sektor tersebut. Terbukti Asnawi cuma jadi penghias bangku cadangan saat Garuda ditahan Bahrain dengan skor 2-2 pada Kamis (10/10/2024).

Di babak pertama laga tersebut, Timnas Indonesia memainkan Sandy Walsh. Sementara di paruh babak, Eliano Reijnders yang diturunkan Shin Tae-yong.

Situasi itu membuat ban kapten di lengan Asnawi Mangkualam pun kini lebih sering melingkar di tangan Jay Idzes.

Ke depan, hal itu diyakini bakal tetap berlanjut. Asnawi Mangkualam bahkan bisa saja tak lagi dipanggil oleh Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia.

Pasalnya, PSSI saat ini dipastikan tengah memproses naturalisasi Kevin Diks, pemain keturunan Grade A yang kini bermain untuk tim raksasa Denmark, FC Copenhagen.

Diks, tak hanya mentereng karena bermain di klub besar yang rutin tampil di Liga Champions. Statistiknya pun membuktikan bahwa dirinya merupakan salah satu pemain keturunan dengan level yang tak pernah dimiliki Timnas Indonesia sebelumnya.

baca juga

Statistik Mentereng Kevin Diks di Copenhagen

Kevin Diks (Instagram/kevindiks2)
Kevin Diks (Instagram/kevindiks2)

Kevin Diks bergabung dengan FC Copenhagen secara gratis pada 5 Juli 2021 setelah kontraknya dengan Fiorentina berakhir.

Di klub Liga Denmark, Diks menjadi pemain kunci di lini belakang, sudah tampil di 141 pertandingan dengan 16 gol dan 18 assist, sebagaimana menyitat Transfermarkt.

Jika proses naturalisasi berjalan lancar, Kevin Diks akan menjadi pemain penting di Timnas Indonesia karena versatilitasnya.

Kevin Diks Bisa Bermain di 5 Posisi Berbeda

Menyitat Transfermarkt, Diks dapat beroperasi di lima posisi berbeda di lapangan, mulai dari bek tengah, bek kanan, bek kiri, hingga gelandang bertahan dan gelandang kanan.

Fleksibilitas ini menjadikan pemain yang punya darah dari ibu yang berasal dari desa Waai, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah itu sebagai aset berharga bagi timnya.

Posisi yang paling sering dimainkan oleh Diks adalah bek sayap kanan. Dalam peran ini, ia telah tampil sebanyak 190 kali, mencetak 19 gol dan memberikan 16 assist.

Keahliannya dalam bertahan sekaligus membantu serangan dari sayap membuatnya menjadi pemain kunci di posisi ini.

Bek tengah merupakan posisi kedua yang paling sering dimainkan oleh Diks, dengan total 66 penampilan. Selama bermain sebagai bek tengah, ia berhasil mencetak tujuh gol dan menyumbang tiga assist.

Kemampuan Diks dalam menjaga area pertahanan serta berkontribusi dalam serangan balik menjadi nilai tambah bagi timnya.

Selain itu, Diks juga pernah dimainkan sebagai bek kiri sebanyak 36 kali, dengan torehan tiga gol dan empat assist.

Meskipun lebih jarang dibandingkan peran lainnya, ia tetap menunjukkan performa solid saat ditempatkan di sisi kiri pertahanan.

Posisi gelandang bertahan dan gelandang kanan jarang ditempati oleh Diks, masing-masing hanya enam dan tiga kali sepanjang kariernya.

Namun, ada momen menarik ketika ia dimainkan sebagai gelandang bertahan dalam pertandingan Liga Champions 2022 antara FC Copenhagen dan Manchester City.

Pada laga tersebut, Diks tampil selama 10 menit dan sukses membantu timnya menahan imbang Manchester City dengan skor 0-0, sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol.

Dengan pengalaman dan statistik mentereng, kehadiran Kevin Diks dinilai bakal menyingkirkan beberapa pemain di Timnas Indonesia, salah satunya Asnawi Mangkualam.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ucap Kalimat Syahadat, Eks Pelatih Timnas Indonesia Resmi Memeluk Agama Islam

Ucap Kalimat Syahadat, Eks Pelatih Timnas Indonesia Resmi Memeluk Agama Islam

Bola | Selasa, 15 Oktober 2024 | 10:03 WIB

Link Live Streaming China vs Timnas Indonesia, Garuda Tatap 3 Poin Perdana

Link Live Streaming China vs Timnas Indonesia, Garuda Tatap 3 Poin Perdana

Bola | Selasa, 15 Oktober 2024 | 09:58 WIB

Komposisi Bek Timnas Indonesia Berubah-ubah Tiap Laga, Maarten Paes Buka Suara

Komposisi Bek Timnas Indonesia Berubah-ubah Tiap Laga, Maarten Paes Buka Suara

Bola | Selasa, 15 Oktober 2024 | 10:00 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×