3 Kerugian Andai Ramadhan Sananta Gabung Tokyo Verdy, Kesayangan STY Sudah Jadi Korban

Arief Apriadi

Rabu, 23 Oktober 2024 | 16:03 WIB
3 Kerugian Andai Ramadhan Sananta Gabung Tokyo Verdy, Kesayangan STY Sudah Jadi Korban
Ramadhan Sananta moncer di Piala Presiden 2024 usai dicueki Shin Tae-yong. (Instagram/@m.ramadhansn)

Suara.com - Andai Ramadhan Sananta bergabung dengan Tokyo Verdy, ada beberapa kerugian yang bisa muncul dan perlu dipertimbangkan.

Sebagai informasi, Ramadhan Sananta baru saja memberikan bocoran bahwa dia dilirik oleh salah satu tim di Asia.

Sananta memberikan bocoran jika tim tersebut berasal dari negara yang akan dilawan timnas Indonesia.

Terdekat, skuad Garuda akan menjamu Jepang dan Arab Saudi dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 15 dan 19 November mendatang.

Kemungkinan, tim dari dua negara tersebutlah yang tengah mengincar tanda tangan Ramadhan Sananta.

Namun, yang paling mungkin adalah Jepang karena salah satu pemain timnas Indonesia yaitu Pratama Arhan pernah main di J League 2 tepatnya di Tokyo Verdy.

Jika Ramadhan Sananta bergabung dengan Tokyo Verdy, ada beberapa potensi kerugian yang mungkin terjadi.

1. Susah Tembus Tim Utama

Penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta. (instagram.com/m.ramadhansn)
Penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta. (instagram.com/m.ramadhansn)

Pertama, Sananta bisa mengalami kesulitan mendapatkan tempat di tim utama, mirip dengan yang dialami Pratama Arhan.

baca juga

Arhan hanya bermain dua kali selama di sana, yang menunjukkan bahwa persaingan ketat bisa menghalangi peluang Sananta untuk tampil secara reguler.

2. Performa Menurun

Pemain Timnas Indonesia, Muhammad Ramadhan Sananta berselebrasi setelah menjebol gawang Vietnam di laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 (pssi.org)
Pemain Timnas Indonesia, Muhammad Ramadhan Sananta berselebrasi setelah menjebol gawang Vietnam di laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 (pssi.org)

Kedua, minimnya kesempatan bermain bisa berdampak negatif pada performa Sananta.

Kurangnya menit bermain berpotensi menurunkan ritme permainan dan kemampuan Sananta untuk berkembang.

Hal ini penting karena pemain yang jarang tampil sering kali sulit menjaga konsistensi performa mereka.

3. Peluang Dipanggil Timnas Indonesia Makin Tipis

Moussa Sidibe dan Ramadhan Sananta. (ligaindonesiabaru)
Moussa Sidibe dan Ramadhan Sananta. (ligaindonesiabaru)

Ketiga, jika Sananta gagal mendapatkan tempat di Tokyo Verdy dan performanya menurun, peluangnya untuk dipanggil ke timnas Indonesia juga bisa menurun.

Timnas membutuhkan pemain yang terus bermain di level kompetitif, dan jika Sananta tidak menunjukkan performa seperti yang ia tunjukkan bersama Persis, ia bisa kesulitan masuk skuad timnas di masa mendatang.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramadhan Sananta Berharap Dilirik Shin Tae-yong untuk Lawan Jepang dan Arab Saudi

Ramadhan Sananta Berharap Dilirik Shin Tae-yong untuk Lawan Jepang dan Arab Saudi

Bola | Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:51 WIB

Shin Tae-yong Dapat Kabar Gembira! 3 Penyerang Timnas Indonesia Gacor Jelang Lawan Jepang

Shin Tae-yong Dapat Kabar Gembira! 3 Penyerang Timnas Indonesia Gacor Jelang Lawan Jepang

Bola | Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:15 WIB

Statistik 3 Striker Klub Liga 1 Menggila di Pekan Kemarin, Ajak Dong Masuk Timnas Indonesia Lawan Jepang

Statistik 3 Striker Klub Liga 1 Menggila di Pekan Kemarin, Ajak Dong Masuk Timnas Indonesia Lawan Jepang

Bola | Selasa, 22 Oktober 2024 | 15:33 WIB

Terkini

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:56 WIB

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:52 WIB

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:51 WIB

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:40 WIB

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:38 WIB

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:35 WIB

7 Zodiak dengan Pemikiran Dewasa dan Bijaksana Melebihi Umurnya

7 Zodiak dengan Pemikiran Dewasa dan Bijaksana Melebihi Umurnya

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:30 WIB

Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan

Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:30 WIB

Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas

Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:24 WIB

×