Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:24 WIB
Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas
Ilustrasi pendanaan lingkungan hidup (Pixabay)
baca 10 detik
  • Pemerintah mengembangkan Sistem Registri Unit Karbon pada 22 Juli 2026 untuk memperluas sumber pendanaan lingkungan.
  • Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan berdasarkan Perpres.
  • Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup menyalurkan dana lintas sektor sejak 2019 guna mempercepat pembangunan berkelanjutan.

Suara.com - Pemerintah berupaya memperluas sumber pendanaan bagi program pelestarian lingkungan dengan mengembangkan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) sebagai infrastruktur nasional perdagangan karbon. Melalui sistem ini, pemerintah berharap pendanaan untuk aksi lingkungan tidak hanya bersumber dari anggaran negara, tetapi juga dari pasar karbon.

Langkah tersebut menjadi salah satu agenda yang mengemuka dalam Rapat Perdana Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) pada 22 Juli 2026. Rapat ini digelar menyusul terbitnya Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2026 yang memperkuat tata kelola BPDLH, termasuk mengalihkan posisi Ketua Komite Pengarah dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Di tengah kebutuhan pembiayaan yang semakin besar untuk mencapai target pembangunan rendah karbon, pemerintah menilai perdagangan karbon dapat menjadi sumber pendanaan baru bagi berbagai program lingkungan hidup.

Ilustrasi Pahlawan Lingkungan (unsplash)
Ilustrasi Pahlawan Lingkungan (unsplash)

SRUK dikembangkan sebagai sistem nasional yang mencatat dan mendukung transaksi unit karbon di Indonesia. Kehadiran sistem ini diharapkan membuka peluang masuknya pendanaan lingkungan dari pasar karbon sekaligus memperluas pemanfaatan dana lingkungan hidup ke sektor perdagangan karbon.

Skema tersebut melengkapi peran BPDLH yang selama ini bertugas mengelola dan menyalurkan dana lingkungan hidup secara akuntabel, kredibel, dan transparan. Dana yang dikelola BPDLH disalurkan untuk mendukung berbagai sektor strategis, mulai dari kehutanan, lingkungan hidup, energi dan sumber daya mineral, pertanian, kelautan dan perikanan, hingga pemerintah daerah.

Sejak berdiri pada 2019, BPDLH telah menjalankan 21 proyek, dengan delapan di antaranya telah selesai. Lembaga ini juga mengelola lima program tematik, yakni Forestry and Other Land Use (FOLU), energi bersih, ekonomi sirkular, kesehatan-air-ketahanan pangan, serta ketahanan iklim dan bencana.

Direktur Utama BPDLH, Joko Tri Haryanto, mengatakan lembaganya menyalurkan pendanaan lingkungan kepada individu maupun kelompok masyarakat agar manfaatnya dirasakan secara luas.

"Seperti sektor AFOLU yang mencakup banyak bidang keberlanjutan, dukungan yang disalurkan diharapkan mampu menciptakan dampak, memperkuat aksi kolektif, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Menurut pemerintah, pengembangan SRUK diharapkan membuat pembiayaan lingkungan semakin beragam dan mendorong lebih banyak investasi hijau. Dengan demikian, proyek-proyek pelestarian lingkungan dapat memperoleh dukungan pendanaan yang lebih berkelanjutan, sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan Indonesia.

baca juga

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Komite Pengarah BPDLH, Zulkifli Hasan, berharap penguatan koordinasi antarkementerian dan lembaga dapat membuat BPDLH semakin berperan sebagai instrumen pembiayaan pembangunan hijau yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Login Sulingjar 2026 Gagal Terus? Ini Cara Mengatasinya

Kenapa Login Sulingjar 2026 Gagal Terus? Ini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:10 WIB

Mural Lingkungan Warnai Tanggul Pantai Tambaklorok Semarang

Mural Lingkungan Warnai Tanggul Pantai Tambaklorok Semarang

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:00 WIB

Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal

Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:00 WIB

Terkini

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

×