Striker Andalan STY Dihukum Berat AFC Jelang Timnas Indonesia vs Jepang

Arief Apriadi

Selasa, 05 November 2024 | 07:58 WIB
Striker Andalan STY Dihukum Berat AFC Jelang Timnas Indonesia vs Jepang
Penyerang Timnas Indonesia, Dimas Drajad. [Dok. IG/@dimasdrajad]

Suara.com - Salah satu penyerang andalan pelatih Shin Tae-yong, Dimas Drajad resmi dijatuhi hukuman berat oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Hal itu merupakan buntut dari kartu merah yang diterima penyerang 27 tahun itu di laga Persib Bandung vs Lion City Sailors.

Dalam laga lanjutan AFC Champions League 2 2024-2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, 24 Oktober lalu itu, Dimas Drajad menanduk pemain lawan.

Terkini, hasil sidang Komite Disiplin dan Etik AFC memutuskan Dimas Drajad dilarang bermain dalam tiga laga AFC Champions League 2 2024-2025. Dia juga didenda 1.500 dollar AS atau setara Rp23,7 juta.

Bagi Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia, hukuman itu bisa dibilang tidak memberikan dampak apapun. Namun, lain halnya untuk Persib Bandung.

Pelatih Bojan Hodak mengakui hukuman yang diterima Dimas sangat berat. Hal itu membuat Persib Bandung kehilangan opsi pemain di lini depan saat bertanding di AFC Champions League 2.

Bagi Timnas Indonesia, hukuman AFC untuk Dimas Drajad tak berimbas apapun. Pasalnya, sang striker juga tidak dipanggil untuk dua laga FIFA Matchday November 2024.

Khusus untuk lini depan, Shin Tae-yong lebih memilih untuk memanggil Ramadhan Sananta dan Hokky Caraka, yang diperkirakan bakal jadi pelapis dari Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick.

Penyerang Timnas Indonesia, Dimas Drajad. [Dok. IG/@dimasdrajad]
Penyerang Timnas Indonesia, Dimas Drajad. [Dok. IG/@dimasdrajad]

Shin Tae-yong tak memanggil Dimas Drajad karena sang pemain mengalami cedera di laga kontra Persik Kediri pada 28 Oktober lalu. Persib menyebut sang striker butuh waktu pemulihan sekitar 10 hari.

baca juga

Timnas Indonesia diketahui bakal menjamu Jepang dan Arab Saudi dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 15 dan 19 November mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kevin Diks Semringah Jelang Sumpah WNI, Tunjukkan Kehebatan saat Copenhagen Lawan Silkeborg

Kevin Diks Semringah Jelang Sumpah WNI, Tunjukkan Kehebatan saat Copenhagen Lawan Silkeborg

Bola | Selasa, 05 November 2024 | 07:41 WIB

Malut United Pastikan Yakob dan Yance Sayuri Tidak Cedera, Bisa Gabung Timnas Indonesia

Malut United Pastikan Yakob dan Yance Sayuri Tidak Cedera, Bisa Gabung Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 05 November 2024 | 07:00 WIB

Wasit Iran Bonyadifard Mooud Pimpin Pertandingan Timnas Indonesia vs Jepang!

Wasit Iran Bonyadifard Mooud Pimpin Pertandingan Timnas Indonesia vs Jepang!

Bola | Senin, 04 November 2024 | 21:28 WIB

Terkini

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!

Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:45 WIB

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau

Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:26 WIB

×