Barulah pada musim 2024/2025 ini, Yaro Broers naik kelas ke tim U-19 dan telah tampil sebanyak 3 kali musim ini dengan torehan 1 gol.
Catatan golnya memang tak masif, tapi catatan ini cukup apik bagi pemain yang banyak bermain di sentral sebagai gelandang tengah.
Nyatanya, Yaro Broers tak hanya bermain sebagai gelandang tengah saja, melainkan juga pernah bermain sebagai bek tengah, gelandang serang, winger kiri, dan bahkan striker.
Kemampuannya ini membuat Yara Broers memiliki kemiripan dengan seniornya di PEC Zwolle, yakni Eliano Reijnders, yang dikenal juga bisa bermain di banyak posisi.
Hanya saja Yaro Broers tampaknya akan lebih banyak dimainkan sebagai gelandang tengah karena jangkauan operannya yang apik dan kemampuannya dalam mengontrol bola.
Kemampuan ini membuatnya bisa menjadi penerus Thom Haye di masa depan karena gaya bermainnya yang apik di lini tengah.
Jika ingin menjadikannya sebagai suksesor Thom Haye, PSSI bisa mencoba mengintegrasikannya terlebih dulu untuk Timnas Indonesia U-20 yang akan berlaga di Piala Asia U-20 2025.
(Felix Indra Jaya)