Suara.com - Manajer Manchester United, Ruben Amorim, membawa kabar yang kurang menggembirakan bagi para penggemar klub. Ia menyatakan bahwa timnya tidak akan mendatangkan pemain baru di bursa transfer Januari mendatang, meski situasi klub tengah mengkhawatirkan.
Kekalahan dari Newcastle United di Old Trafford pada Selasa (31/12/2024) lalu menjadi kekalahan keempat secara beruntun bagi United di semua kompetisi.
Saat ini, Manchester United berada di posisi ke-14 klasemen Liga Inggris, hanya terpaut tujuh poin dari zona degradasi.
Salah satu masalah utama yang dihadapi Amorim adalah kurangnya pemain yang sesuai dengan formasi 3-4-3 yang ia terapkan.
Namun, pelatih asal Portugal tersebut menegaskan bahwa klub tidak memiliki kemampuan finansial untuk belanja pemain di bursa transfer Januari.
"Kami tidak memiliki peluang itu di Januari," ujar Amorim dikutip dari ESPN, Rabu (1/1/2025).
"Anda tahu situasinya lebih baik daripada saya. Saya tidak datang ke sini untuk mengubah seluruh tim dengan banyak uang. Jadi ini bukan hal yang perlu dibahas."
Menurut laporan ESPN, aktivitas transfer Manchester United pada Januari akan sangat bergantung pada keluarnya pemain, baik melalui transfer permanen maupun pinjaman.
Jika dana tersedia, prioritas utama Amorim adalah mendatangkan pemain baru di posisi bek sayap kiri.
Meski menghadapi kritik, Ruben Amorim menegaskan bahwa ia tidak akan mengubah formasi 3-4-3 yang menjadi ciri khasnya sejak awal karier kepelatihan. “Saya harus menjual ide saya. Jika saya terus berubah, situasinya akan semakin buruk,” tegasnya.
Amorim juga menolak gagasan untuk kembali menggunakan formasi 4-3-3 yang sebelumnya diterapkan oleh Erik ten Hag. Menurutnya, formasi tersebut tidak akan menyelesaikan masalah yang dihadapi tim.
“Ketika Anda mengganti pelatih, terutama di klub seperti ini, itu karena mereka tidak memenangkan pertandingan,” tambah Amorim.
"Mereka bermain dengan sistem yang mereka gunakan saat dibeli, tapi tetap kalah. Jadi apakah saya harus kembali ke sistem itu? Tim ini sudah dalam masalah."
Amorim dan timnya kini dihadapkan pada tantangan besar untuk menghadapi pemuncak klasemen, Liverpool, di Anfield pada Minggu mendatang. Dengan kondisi tim yang belum stabil, laga ini diprediksi menjadi ujian berat bagi Manchester United.