Andai Pecat STY, PSSI Lebih Kejam dari Federasi Sepak Bola Korea Selatan

Arief Apriadi

Senin, 06 Januari 2025 | 10:40 WIB
Andai Pecat STY, PSSI Lebih Kejam dari Federasi Sepak Bola Korea Selatan
Sebelum dirumorkan bakal dipecat PSSI, Shin Tae-yong pernah menghadapi situasi serupa di Timnas Korea Selatan. [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]

Suara.com - PSSI bakal lebih kejam dari Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) jika memecat Shin Tae-yong sekarang. Begini penjelasannya.

Rumor PSSI segera mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Korea Selatan itu semakin bising terdengar. Banyak yang berspekulasi Skuad Garuda tidak akan lagi dilatih oleh STY di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Maret depan.

Kegagalan di Piala AFF 2024 yang awalnya disebut tidak ditargetkan apa-apa, justru kini menjadi alasan yang disebut-sebut sebagai kambing hitamnya.

Dalam beberapa keterangan, PSSI tegas menyebutkan kalau target mereka adalah lolos ke Piala Dunia 2026—meski kegagalan di Piala AFF 2024 cukup tidak relevan dengan performa di kualifikasi Piala Dunia — dan STY kemudian dianggap tidak bisa memenuhi target itu.

Keputusan ini akan sangat kejam. Setidaknya bagi Shin Tae-yong, yang pernah diberi kesempatan oleh Korea Selatan menyelamatkan Timnas Negeri Gingseng di Kualifikasi Piala Dunia 2018 silam.

Ketika PSSI dan barangkali banyak publik sepak bola Indonesia meragukan kemampuan Shin Tae-yong untuk bisa meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia, sang pelatih justru sudah membuktikannya lebih dulu bersama Korea Selatan.

Pada Juli 2017, Shin Tae-yong menggantikan Uli Stielike yang menelan dua kekalahan dari tiga laga di ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir (Instagram/shintaeyong7777)
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir (Instagram/shintaeyong7777)

Shin Tae-yong yang mengambil alih tim memang tidak terlalu memberi hasil memuaskan. Ia cuma membawa Korea Selatan meraih hasil imbang di dua laga terakhir ronde 3 kualifikasi.

Tapi hasil itu cukup membawa Korea Selatan melaju ke Piala Dunia 2018 usai menjadi runner-up Grup A ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia.

baca juga

KFA masih mempercayakan kursi pelatih Timnas Korea kepada Shin Tae-yong hingga putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia. Hasil yang didapatkan Korea Selatan memang tidak terlalu bagus di sana.

Korea Selatan gagal lolos dari fase grup usai finis di peringkat ketiga klasemen Grup F. Meski begitu, Korea Selatan di bawah arahan Shin Tae-yong mencatatkan kemenangan fenomenal usai mengalahkan Jerman 2-0 sekaligus bikin Die Mannschaft angkat koper dari Piala Dunia 2018.

KFA pada akhirnya tidak memperpanjang kontrak Shin Tae-yong usai Piala Dunia 2018. Ia menganggur cukup lama sampai akhirnya dipilih menjadi pelatih Timnas Indonesia per 1 Januari 2020.

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI Rugi Puluhan Miliar andai Pecat Shin Tae-yong Sekarang, Ini Penjelasannya

PSSI Rugi Puluhan Miliar andai Pecat Shin Tae-yong Sekarang, Ini Penjelasannya

Bola | Senin, 06 Januari 2025 | 10:28 WIB

Giovanni van Bronckhorst Pengganti STY? PSSI Wajib Punya Duit Rp108 M

Giovanni van Bronckhorst Pengganti STY? PSSI Wajib Punya Duit Rp108 M

Bola | Senin, 06 Januari 2025 | 08:07 WIB

Shin Tae-yong: Supaya Pemain Tahu Saya Sedang Marah

Shin Tae-yong: Supaya Pemain Tahu Saya Sedang Marah

Bola | Senin, 06 Januari 2025 | 09:47 WIB

Terkini

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×