Drama Pemecatan Shin Tae-yong Bisa Berujung ke Pengadilan, Begini Kronologisnya

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 08 Januari 2025 | 19:27 WIB
Drama Pemecatan Shin Tae-yong Bisa Berujung ke Pengadilan, Begini Kronologisnya
Shin Tae-yong masih mendapat kritikan keras soal taktik-taktik yang diterapkannya. (IG Shin Tae-yong)

Suara.com - Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) tengah menghadapi gelombang kritik tajam dari netizen menyusul pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Hal ini bisa sampai berujung ke pengadilan atau meja hijau. Kenapa?

Keputusan pemecatan Shin tae-yong memicu reaksi luas, termasuk kekecewaan dari para pendukung tim nasional.

Namun, di tengah perdebatan publik, muncul sejumlah informasi palsu yang beredar di media sosial, disertai ujaran kebencian terhadap PSSI.

Kondisi ini mendorong anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, untuk mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap menyebarkan informasi tidak benar dan ujaran kebencian.

Arya menegaskan bahwa PSSI memiliki komitmen untuk menciptakan suasana sepakbola yang sehat di Indonesia.

Ia menyatakan akan membawa bukti-bukti dari akun-akun yang terlibat dalam penyebaran hoaks, fitnah, dan tindakan doxing ke pihak berwenang.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menegakkan hukum dan melindungi federasi dari tuduhan yang tidak berdasar.

"Untuk membangun sepakbola di Indonesia lebih sehat, saya akan melaporkan akun-akun yang menyebarkan hoax, fitnah, ujaran kebencian dan penyebaran doxing. Akun-akun yang sudah melakukan ini, akan dijadikan sebagai bukti pelaporan ke pihak kepolisian," kata Arya Sinulingga melalui akun Instagram.

Meski demikian, Arya menyampaikan bahwa kritik tetap diterima selama disampaikan secara konstruktif.

baca juga

Menurutnya, perbedaan pendapat adalah bagian dari dinamika yang sehat, namun ia mengingatkan agar tidak mencampurkannya dengan tindakan negatif seperti menyebarkan informasi palsu atau data pribadi.

Langkah tegas ini diambil untuk memastikan bahwa perdebatan seputar keputusan PSSI tidak merugikan pihak lain dan tetap dalam koridor yang sehat.

PSSI berharap, dengan adanya tindakan ini, masyarakat dapat lebih bijak dalam menyampaikan opini di ruang publik.

"Kritik silahkan, tapi jangan hoax, fitnah, ujaran kebencian dan penyebaran doxing," kata Arya Sinulingga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diancam Netizen Indonesia, Istri Patrick Kluivert Tutup Komentar di Instagram

Diancam Netizen Indonesia, Istri Patrick Kluivert Tutup Komentar di Instagram

Bola | Rabu, 08 Januari 2025 | 19:14 WIB

Istri Patrick Kluivert Diancam di Medsos: Jangan Sampai Hal-hal yang Tidak Diinginkan Terjadi Kepadamu!

Istri Patrick Kluivert Diancam di Medsos: Jangan Sampai Hal-hal yang Tidak Diinginkan Terjadi Kepadamu!

Bola | Rabu, 08 Januari 2025 | 18:56 WIB

Shin Tae-yong: Nggak Tahu Mau Ngomong Apa...

Shin Tae-yong: Nggak Tahu Mau Ngomong Apa...

Bola | Rabu, 08 Januari 2025 | 17:50 WIB

Terkini

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

×