Sisi Lain Gerald Vanenburg: Ditangkap Polisi Gegara Kasus KDRT

Galih Prasetyo

Sabtu, 25 Januari 2025 | 20:35 WIB
Sisi Lain Gerald Vanenburg: Ditangkap Polisi Gegara Kasus KDRT
Gerald Vanenburg (kanan) asisten baru Timnas Indonesia dan pelatih Timnas Indonesia U-23 [Instagram Gerald Vanenburg]

Suara.com - Gerald Vanenburg resmi ditunjuk oleh PSSI sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-23. Penunjukan eks winger PSV dan Ajax itu disampaikan PSSI pada Jumat (24/1) sore.

Selain menjadi kepala Timnas Indonesia U-23, Vanenburg juga bertugas sebagai asisten Patrick Kluivert di tim senior Indonesia.

Pria kelahiran 5 Maret 1964 ini memiliki rekam jejak mumpuni sebagai seorang pemain dan pelatih. Ia menjadi bagian saat Belanda menjadi juara Euro 1988 di Jerman Barat.

Ia tampil full 90 menit saat Belanda melawan Uni Soviet di final Euro 1988. Di tahun yang sama saat Orange meraih gelar Euro, Vanenburg juga meraih gelar Dutch Golden Boot. Gelar yang ia raih kembali setahun setelahnya.

Selain itu, di PSV dan Ajax, Vanenburg juga menyumbang gelar juara Eredivisie. Di Ajax ia berikan 3 gelar, sedangkan di PSV, Vanenburg berkontribusi dengan 5 gelar.

Pada 2000, Vanenburg memutuskan untuk pensiun sebagai pemain. Klub terakhirnya ialah 1860 Munich. Ia memainkan 43 caps dan sumbang 2 gol untuk klub Jerman itu.

Gerald Vanenburg. [Instagram/geraldvanenburgofficial]
Gerald Vanenburg. [Instagram/geraldvanenburgofficial]

Pensiun sebagai pemain, Vanenburg kemudian ditunjuk menjadi pelatih tim akademi PSV. Pemain yang dilatih Vanenburg di tahun pertama diantaranya ialah Jan Klass Huntelaar.

Setahun di akademi PSV, Vanenburg dipanggil eks klubnya, TSV 1860 Munich. Ia menjadi asisten untuk Peter Pacult. Salah satu pemain yan dilatih oleh Vanenburg di 1860 Munich ialah legenda Kroasia, Davor Suker.

Namun di klub Jerman itu, ia hanya melakoni 5 laga dan kemudian balik lagi ke tim U-19 PSV. Pada 2006, untuk kali pertama ia ditunjuk menjadi pelatih kepala di Helmond Sport.

baca juga

Di klub itu, Vanenburg mencatatkan 2 kali kemenangan dari 10 laga. 4 laga kalah dan 4 pertandingan lainnya berakhir imbang. Pada 2008, ia ditunjuk menjadi pelatih kepala FC Eindhoven.

Gerald Vanenburg saat memukul pemain FC Emmen, Frank Broers [Tangkap layar X]
Gerald Vanenburg saat memukul pemain FC Emmen, Frank Broers [Tangkap layar X]

Bersama FC Eindhoven ini, Vanenburg sempat disanksi 5 pertandingan oleh KNVB gegara memukul pemain FC Emmen. Setelah dari sana, ia menjadi asisten di Willem II, dilanjutkan dengan menjadi pelatih di tim U-17, U-18 dan U-23 Ajax.

Pemain-pemain yang jadi anak didik Vanenburg di Ajax diantaranya Kian Fitz-Jim (Ajax), Mohammed Kudus (West Ham) hingga pemain keturunan Indonesia, Tristan Gooijer (PEC Zwolle).

Jejak Hitam Gerald Vanenburg

Pesepak bola juga manusia, memiliki hitam dan putih dalam kehidupan. Begitu juga Vanenburg. Ia diketahui sempat tersandung kasus kriminal.

Pada 2014, laporan Omroepbrabant mengungkap bahwa Vanenburg dituding melakukan kekerasan kepada mantan istrinya. Selain itu, Vanenburg juga diduga melakukan aksi pengancaman kepada korban selama dua tahun.

"Ancaman mantan pemain PSV Gerald Vanenburg terhadap mantan istrinya telah berlangsung sejak Agustus 2012. Vanenburg akan hadir di pengadilan pada minggu depan," tulis laporan media Belanda yang publish pada 8 Agustus 2014.

Masih dari sumber yang sama, Vanenburg bahkan sampai ditangkap polisi pada 3 Mei 2014. "Polisi mengambil langkah itu karena ia diduga memecahkan jendela rumah mantan istrinya dan memasuki rumah,"

Laporan AD juga menyebutkan bahwa Vanenburg dituding melakukan pengancaman dan memukuli seorang lelaki yang merupakan kekasih baru mantan istrinya.

"Dia juga melukai pria itu dengan melemparkan gelas," tulis AD.

Sementara itu laporan dari HNL News menyebutkan bahwa Vanenburg ditangkap polisi pada malam 3 Mei 2014 dan sempat diinterogasi di kantor polisi selama beberapa jam.

Namun dari penelusuran Suara.com, kasus ini kemudian tidak ditemui laporan akhirnya. Meski sejumlah media Belanda menuliskan Vanenburg beberapa kali harus datang ke pengadilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vietnam Pasang Alarm Curiga tentang Perekrutan Patrick Kluivert oleh PSSI

Vietnam Pasang Alarm Curiga tentang Perekrutan Patrick Kluivert oleh PSSI

Your Say | Sabtu, 25 Januari 2025 | 19:58 WIB

Pelatih Australia Takut dengan Amukan Timnas Indonesia di Sydney Stadium

Pelatih Australia Takut dengan Amukan Timnas Indonesia di Sydney Stadium

Bola | Sabtu, 25 Januari 2025 | 19:41 WIB

Disebut Sakit Hati karena Shin Tae-yong, Marc Klok: Anda Tahu...

Disebut Sakit Hati karena Shin Tae-yong, Marc Klok: Anda Tahu...

Bola | Sabtu, 25 Januari 2025 | 19:00 WIB

Beda dengan Timnas Indonesia, Jersey Malaysia Malah Dikritik Pemainnya Sendiri

Beda dengan Timnas Indonesia, Jersey Malaysia Malah Dikritik Pemainnya Sendiri

Bola | Sabtu, 25 Januari 2025 | 18:00 WIB

Jadi Pelatih Timnas U-23, Ini 3 Hal yang Bisa Diharapkan dari Gerald Vanenburg

Jadi Pelatih Timnas U-23, Ini 3 Hal yang Bisa Diharapkan dari Gerald Vanenburg

Bola | Sabtu, 25 Januari 2025 | 18:00 WIB

Terkini

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

×