Partai Hidup Mati Timnas Indonesia vs China: Kalah, Branko Ivankovic Dipecat!

Galih Prasetyo | Suara.com

Rabu, 02 April 2025 | 16:49 WIB
Partai Hidup Mati Timnas Indonesia vs China: Kalah, Branko Ivankovic Dipecat!
Pelatih China, Branko Ivankovic soroti pergantian juru taktik di timnas Indonesia. (Instagram/@ivankovic_branko)

Suara.com - Masa depan pelatih China, Branko Ivankovic di ujung tanduk. Media lokal China mulai menyerukan agar pelatih asal Kroasia itu dipecat.

Salah satu media ternama China, Sohu jelang pertandingan melawan Timas Indonesia mulai menggoyang posisi Branko Ivankovic sebagai pelatih tim nasional.

Media China itu kemudian merujuk pada nasib dua pelatih, Shin Tae-yong dan Paulo Bento yang dipecat pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.

"Asosiasi sepak bola UEA menampar wajah sepak bola Tiongkok. Meskipun China berada di posisi keenam grup C, sedangkan UEA berada di posisi ketiga, mereka memecat Bento. Bagaimana mungkin timnas China tidak memecat pelatih di posisi mereka saat ini?" ulas Sohu seperti dilansir Suara.com, Rabu (2/4).

"Sebanyak 8 pelatih dipecat selama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, termasuk Shin Tae-yong. Ia bahkan dipecat meski Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Arab Saudi 2-0. Sementara China harus memenangkan dua pertandingan sisa di bulan Juni, mereka mungkin tidak akan lolos ke putaran keempat," sambung media China tersebut.

Tidak hanya hasil buruk yang didapat China selama pertandingan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang jadi sorotan media China itu. Taktik dari Ivankovic pun dipertanyakan.

Menurut mereka, Ivankovic memilih menempatkan satu gelandang bertahan yang sama sekali tidak berguna melawan tim-tim Asia.

Pelatih China Branko Ivankovic. [Instagram/ivankovic_branko]
Pelatih China Branko Ivankovic. [Instagram/ivankovic_branko]

"Gaya permainan ini, yang membutuhkan kemampuan individua dan kerjasama tim, tidak sesuai dengan kekuatan tim nasional China,"

"Gelandang Li Yuan yang dalam kondisi prima tidak dimainkan saat pertandingan melawan Australia, lalu pemain naturalisasi Serginho juga diganti,"

Secara statistik, Ivankovic memang tunjukkan hasil buruk bersama tim nasional China. Ia menjadi pelatih China sebelumnya melatih Oman.

Sejak menjabat pelatih China pada Februari 2024, Ivankovic hanya mempersembahkan 3 kali menang, 2 kali imbang dan 7 kekalahan.

Masalah Sepak Bola China

China saat ini berada di dasar klasemen grup C dengan mengemas 6 poin, selisih 3 poin dari Timnas Indonesia yang berada di peringkat keempat.

Di atas kertas, anak asuh Patrick Kluivert berpeluang besar untuk bisa meraih kemenangan atas China di kandang sendiri.

Kemenangan atas China akan membuka jalan bagi skuat Garuda untuk lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Jay Idzes dkk memiliki kans besar untuk bisa meraih poin maksimal atas China. Meski kalah di pertemuan pertama, kemenangan atas Bahrain beberapa hari lalu menyuntikkan semangat untuk bisa kembali mengulang cerita sama di GBK saat bertemu China.

China sendiri dalam kondisi gamang. Salah satu media Korsel, chosun.com mengulas bagaimana perkembangan sepak bola China seperti berjalan di tempat, tidak ada kemajuan.

Bahkan jelang pertandingan melawan Timnas Indonesia, media China, Sohu menuliskan bahwa laga itu bak pertarungan hidup dan mati sepak bola China.

Namun sebelum laga dimulai lawan Timnas Indonesia, media lokal China justru melihat skuat Team Dragons--julukan China seolah sudah menyerah dengan kondisinya saat ini.

Saat kalah 0-2 dari Australia, media China menuliskan,"Cara mereka lamban sehingga Anda tidak tahu apa masalah tim ini,"

Timnas China. (Instagram/chinafootballassociation)
Timnas China. (Instagram/chinafootballassociation)

China tidak pernah lolos ke putaran final Piala Dunia lebih dari 20 tahunu lalu sejak Piala Dunia 2022. Ulasan dari media Korsel menyebut salah satu pangkal masalah sepak bola China ialah pemerintah yang terlalu ikut campur.

Pemerintah China pada 2015 mengumumkan blueprint dengan judul Rencana Komprehensif 50 poin untuk Reformasi Sepak Bola'. Cetak biru ini dibuat oleh Presiden China, Xi Jinping.

Xi Jinping yang fanatik dengan sepak bola sempat mengeluarkan instruksi 'pengembangan 2000 Lionel Messi', sebuah program untuk pemain muda China.

Tidak itu saja, pemerintah China juga menjalankan program untuk 50.000 sekolah dasar dan menenangah dengan karakteristik sepak bola. Program ini ditargetkan rampung pada 2025.

Namun semua program tersebut belum berdampak pada sepak bola dan perkembangan tim nasional mereka. Analisis lokal hanya mengatakan, "Hanya masalah waktu sebelum sepak bola China bangkit,"

10 tahun program itu digulirkan, prestasi tim nasional China tidak pernah lebih baik tiap tahunnya. Dari tersingkir di babak perempat final Piala Asia hingga kegagalan lainnya.

Salah satu media Inggris, BBC sempat mengulas bahwa apa yang dilakukan pemerintah China kepada sepak bola harus dihentikan.

"Pemerintah China dapat melakukan apapun yang diinginkan, dari mobil listrik, kecerdasan buatan, tetapi sepak bola satu pengecualian," tulis BBC.

Sejumlah analisis luar menegaskan bahwa pemerintah China terlalu mengintervensi, hal ini pangkal masalah sepak bola China.

Ketum PSSI-nya China, CFA, ialah Song Cai yang juga sekretaris partai Komunis China. Dia melaporkan semua urusan sepak bola kepada Administrasi Umum Olahraga dan bisa mengambil kebijaan dengan persetujuan badan ini.

"Artinya pemilihan pemain timnas, penyelenggaraan liga profesional, dan sebagainya semuanya dilakukan sesuai selera petinggi partai Komunis China," ulas chosun.

Faktanya data terbaru memperlihatkan turunnya ketertarikan kaum muda China pada sepak bola. Hanya terdapat 100 ribu pesepak bola yang terdaftar resmi di China.

Angka ini kurang dari sepersepuluh dari 1,3 juta penduduk Inggris. Tentu saja jumlah pesepka bola yang terdaftar secara resmi hanya 20 ribu sangat menyedihkan bagi China yang memiliki jumlah populasi 20 kali lebih besar.

"Sepak bola seharusnya dimulai dari akar rumpur, di mana orang-orang menendang bola di desa-desa, tetapi di China justru sebaliknya," kata jurnalis Mark Drier yang lama tinggal di China.

Selain ikut campur pemerintahan, sepak bola China dianggap tak berkembang juga disebabkan karena masalah korupsi.

Eks pelatih China, Li Tie sempat mengatakan bahwa ia memberikan suap sebesar 3 juta Yuan untuk bisa menjadi pelatih tim nasional.

Akibat pengakuannya itu, Li Tie yang sempat bermain di Everton harus mendekam di penjara selama 20 tahun. Salah seorang pemain China juga mengakui praktek suap ada di pemilihan pemain tim nasional China.

"Pemilihan untuk tim nasional pada dasarnya 'penawaran terbuka', saya tidak dapat memainkan pertandingan level A jika saya tidak punya uang," ujar si pemain.

Masalah pelik yang dihadapi sepak bola China dalam beberapa tahun ke belakang seharusnya bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh pemain Timnas Indonesia di Stadion GBK pada 5 Juni mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang

Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang

Bola | Rabu, 02 April 2025 | 15:38 WIB

Piala Asia U-17: 3 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Tampil Gemilang

Piala Asia U-17: 3 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Tampil Gemilang

Your Say | Rabu, 02 April 2025 | 14:41 WIB

Jangan Takut! Wonderkid Thailand Silva Mexes Cuma Dompleng Manchester United

Jangan Takut! Wonderkid Thailand Silva Mexes Cuma Dompleng Manchester United

Bola | Rabu, 02 April 2025 | 14:24 WIB

PSSI Kasih Kepastian Kabar Shin Tae-yong Jadi Dirtek PSSI

PSSI Kasih Kepastian Kabar Shin Tae-yong Jadi Dirtek PSSI

Bola | Rabu, 02 April 2025 | 13:48 WIB

3 Komentator Belanda yang Remehkan Timnas Indonesia, Disebut Negara Miskin

3 Komentator Belanda yang Remehkan Timnas Indonesia, Disebut Negara Miskin

Bola | Rabu, 02 April 2025 | 15:03 WIB

6 Pemain Abroad Timnas Indonesia yang Akan Habis Kontrak, Bertahan atau Pindah Klub?

6 Pemain Abroad Timnas Indonesia yang Akan Habis Kontrak, Bertahan atau Pindah Klub?

News | Rabu, 02 April 2025 | 13:55 WIB

Terkini

Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan

Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 15:15 WIB

Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit

Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 14:23 WIB

John Herdman Panggil 3 Pemain Persib, Beckham Putra Dicoret!

John Herdman Panggil 3 Pemain Persib, Beckham Putra Dicoret!

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 14:11 WIB

BRI Youth Champion League 2026 Digelar, Eks Pemain Timnas Indonesia Beri Apresiasi

BRI Youth Champion League 2026 Digelar, Eks Pemain Timnas Indonesia Beri Apresiasi

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 14:08 WIB

Timnas Indonesia U-17 Hadapi Grup Neraka, Kurniawan Tetap Bidik Tiket Piala Dunia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Hadapi Grup Neraka, Kurniawan Tetap Bidik Tiket Piala Dunia U-17 2026

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 14:05 WIB

Kurniawan Pangkas Skuad Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Asia, Striker Andalan Dicoret!

Kurniawan Pangkas Skuad Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Asia, Striker Andalan Dicoret!

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 13:20 WIB

Dony Tri Pamungkas Dilirik Klub Polandia, Fokus Utama Tetap Persija

Dony Tri Pamungkas Dilirik Klub Polandia, Fokus Utama Tetap Persija

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 13:14 WIB

Timnas Indonesia Hadapi Oman di FIFA Matchday 2026

Timnas Indonesia Hadapi Oman di FIFA Matchday 2026

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 12:59 WIB

Bojan Hodak Senang Lihat Bobotoh dan Aremania Berdampingan di Stadion GBLA

Bojan Hodak Senang Lihat Bobotoh dan Aremania Berdampingan di Stadion GBLA

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 09:13 WIB

Persaingan BRI Super League Sengit, Marcos Santos Sebut Tiga Kandidat Kuat Juara

Persaingan BRI Super League Sengit, Marcos Santos Sebut Tiga Kandidat Kuat Juara

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 09:08 WIB