Terlihat dalam catatan Transfermarkt, Sandy Walsh hanya duduk di bangku cadangan dalam empat laga terakhir J1 League.

Padahal Yokohama F Marinos sedang mencari kemenangan karena tak pernah meraih tiga poin dalam enam laga terakhir Liga Jepang.
Sementara itu, dipecatnya Steve Hollaand bisa membuat bek timnas Indonesia berusia 30 tahun itu kembali ke posisi semula.
Yokohama F Marinos sendiri juga akan melakoni laga berat dalam waktu dekat.
Klub Jepang itu dijadwalkan bertemu dengan Al Nassr di Liga Champions Asia.
Artinya Sandy Walsh berpotensi melawan bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo.
Pertandingan Al Nassr vs Yokohama F. Marinos dijadwalkan digelar di Stadion Pangeran Abdullah Al-Faisal pada 27 April mendatang
Jelang pertandingan ini, bek kanan timnas Indonesia tersebut mengakui bahwa Cristiano Ronaldo merupakan mesin gol bagi klubnya.
"Dia adalah pemain terbaik di dunia sepak bola, selalu dekat sangat dekat, tapi (Lionel) Messi adalah talenta murni, luar biasa," ucap Sandy Walsh dikutip dari Youtube Indosat Ooredoo Hutchison.
"Tapi saya suka etos kerja dari Cristiano (Ronaldo), apa yang telah dicapai dan mesin pencetak gol, dia adalah legenda," sambungnya.
Sandy Walsh pun mengakui laga melawan Cristiano Ronaldo akan spesial bagi dirinya.
"Jadi bagi saya akan sangat istimewa untuk berbagi lapangan dengannya (Ronaldo)," kata Sandy Walsh.
"Itu akan menjadi momen yang indah," sambungya lagi.
Sandy Walsh pun tak sabar untuk bisa menghadapi Cristiano Ronaldo.
Bahkan ia telah mempersiapkan sesuatu untuk pertandingan tersebut.
"Masih banyak pertandingan bagi saya sebelum laga ini (vs Al Nassr), setiap hari Sabtu dan Rabu," ujar bek kanan berusia 30 tahun tersebut.
"Tapi pertandingan ini akan segera datang dan saya yakin banyak orang Indonesia yang akan mengikuti pertandingan ini di Jeddah, Arab Saudi," jelasnya.
Sandy Walsh meminta dukungan dari suporter Indonesia dan ia berjanji ingin melakukan tekel kepada bintang Portugal tersebut.
"Jadi datanglah dan dukunglah saya dan saya harus melakukan sliding tekel," seru Sandy Walsh.
"Saya butuh jerseynya, saya butuh jerseynya," pungkas Sandy Walsh.