Lawan Persebaya, Laga 'Hidup-Mati' Persik Demi Bertahan di Brawijaya

Arief Apriadi

Minggu, 04 Mei 2025 | 12:57 WIB
Lawan Persebaya, Laga 'Hidup-Mati' Persik Demi Bertahan di Brawijaya
Lawan Persebaya, Laga 'Hidup-Mati' Persik Demi Bertahan di Brawijaya. (ligaindonesiabaru.com)

Suara.com - Persik Kediri akan menghadapi laga penuh tekanan saat menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2024/2025 pada Senin, 5 Mei 2025.

Duel klasik Jawa Timur ini tak hanya tentang gengsi semata, tetapi menjadi laga krusial yang menentukan nasib "Macan Putih" di Stadion Brawijaya—markas kebanggaan mereka.

Pertandingan ini menjadi laga hidup-mati bagi Persik. Jika ingin tetap menggunakan Stadion Brawijaya sebagai kandang resmi hingga akhir musim, mereka wajib memastikan laga kontra Persebaya berjalan mulus tanpa hambatan teknis, termasuk dari sisi pencahayaan, kondisi lapangan, dan fasilitas stadion lainnya.

Manajemen Persik pun langsung bergerak cepat demi menjawab semua rekomendasi yang diberikan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik, Tri Widodo, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan penting untuk memastikan kelayakan stadion, termasuk menghadirkan mesin genset guna mengantisipasi masalah pemadaman listrik.

"Panpel juga menyediakan mesin genset untuk memenuhi listrik di empat tower lampu. Kami sudah simulasi. Jadi, apabila cuaca redup mungkin di babak kedua pertandingan jalan 10 menit lampu kami nyalakan," katanya dikutip dari ANTARA, Minggu (4/5/2025).

Kondisi stadion Brawijaya, Kediri di mana permukaan lapangan tergenang air akibat hujan deras, Jumat (8/3/2024). Laga Persik Kediri vs RANS Nusantara FC dalam laga pekan ke-28 Liga 1 2023-2024 pun ditunda sementara. [Dok. Tangkapan Layar Vidio]
Kondisi stadion Brawijaya, Kediri di mana permukaan lapangan tergenang air akibat hujan deras, Jumat (8/3/2024). Laga Persik Kediri vs RANS Nusantara FC dalam laga pekan ke-28 Liga 1 2023-2024 pun ditunda sementara. [Dok. Tangkapan Layar Vidio]

Langkah ini diambil menyusul insiden-insiden sebelumnya saat pertandingan Persik terganggu akibat padamnya listrik secara tiba-tiba di Brawijaya, yang menyebabkan suasana stadion gelap dan mengganggu konsentrasi para pemain serta kenyamanan penonton.

Tak hanya soal pencahayaan, PT LIB juga memberikan catatan tambahan terkait fasilitas stadion. Manajemen diminta mengganti bangku cadangan yang sudah rusak serta membeli jaring gawang baru.

“Bangku sudah kami perbaiki, jaring baru juga sudah kami beli dan siap dipasang,” tambah Widodo.

baca juga

Salah satu poin evaluasi penting lainnya adalah kondisi rumput lapangan. Menurut Widodo, sejak beberapa bulan tak digunakan, kualitas rumput menurun.

Namun, kini pihaknya tengah mempercepat proses penghijauan dengan perawatan intensif.

“Kami beri pupuk khusus agar rumput cepat hijau kembali. Penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore,” jelasnya.

Pertandingan melawan Persebaya menjadi semacam ujian akhir. Jika dalam laga ini masih ditemukan kekurangan yang dianggap signifikan oleh PT LIB, maka Persik terancam harus mencari stadion alternatif untuk laga kandang terakhir pada 24 Mei mendatang.

"Melawan Persebaya ini akan dievaluasi lagi oleh PT LIB, jika tidak memenuhi apa yang direkomendasikan, maka tanggal 24 Mei 2025 harus mencari stadion lain yang lebih layak. Kalau saat ini boleh dengan catatan harus memenuhi beberapa catatan, sebab belum tentu tanggal 24 Mei bisa main di Kediri," kata Widodo.

Dia menambahkan, dalam pertandingan melawan Persebaya di Kediri, panpel juga sudah mencetak tiket bagi penonton. Manajemen mencetak sekitar 6.000 tiket baik.

Untuk penjualan, pihaknya memutuskan offline dan tidak daring. Hal itu untuk memudahkan dalam penjualan tiket tidak melebihi kapasitas.

"Kami tidak jual daring, antisipasi suporter tamu juga. Kalau offline kami batasi, mungkin sekitar 2.000 orang," kata dia.

Dari sisi performa, Persik Kediri memang menghadapi tantangan berat. Mereka kini berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 36 poin, jauh di bawah Persebaya yang bertengger di posisi ke-4 dengan koleksi 53 poin.

Namun, bukan tidak mungkin “Macan Putih” bisa tampil mengejutkan, terutama karena dukungan penuh dari publik Kediri.

Laga ini bukan hanya soal tiga poin, tapi menyangkut harga diri dan masa depan klub di markas kebanggaan mereka. Sebuah penampilan meyakinkan di laga ini bisa menjadi kunci agar Persik tetap diperbolehkan bertanding di Brawijaya, sekaligus menegaskan bahwa stadion ini layak menjadi kandang permanen mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ernando Ari Blunder 3 Pertandingan, Tempatnya di Timnas Indonesia Bisa Tergeser Cyrus Margono

Ernando Ari Blunder 3 Pertandingan, Tempatnya di Timnas Indonesia Bisa Tergeser Cyrus Margono

Bola | Selasa, 29 April 2025 | 19:40 WIB

Hasil Seri Kontra Arema FC Bikin Bangga Persebaya, Ini Penyebabnya

Hasil Seri Kontra Arema FC Bikin Bangga Persebaya, Ini Penyebabnya

Bola | Senin, 28 April 2025 | 19:13 WIB

Hasil BRI Liga 1: Penalti Bruno Moreira Buyarkan Kemenangan Arema FC

Hasil BRI Liga 1: Penalti Bruno Moreira Buyarkan Kemenangan Arema FC

Bola | Senin, 28 April 2025 | 18:45 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×