"Karena ini adalah negara yang sangat panas, jika sesi latihan biasanya dilakukan sangat pagi sekitar pukul 06:30," lanjutnya.
Adriano mengaku sangat terkesan dengan atmosfer sepak bola Indonesia, khususnya para suporter yang menghidupkan stadion saat pertandingan berlangsung.
"Mereka adalah orang-orang yang sangat fanatik dan bergairah dalam sepak bola. Biasanya terlepas dari pertandingan kandang atau tandang, akan banyak penonton di stadion,"
"Anda dapat merasakan bahwa sepak bola di negara Indonesia punya hasrat yang besar," kata pemain Malut United tersebut.
Malut United Tunda Pesta Juara Persib
Harapan Persib mengunci cepat gelar juara Liga 1 Indonesia musim ini tertunda setelah tumbang 0-1 di tangan tuan rumah Malut United di Stadion Kie Raha, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat malam.
Persib masuk gelanggang dengan ambisi menang demi memastikan gelar juara liga lebih awal.
Tim asuhan Bojan Hodak hanya membutuhkan dua poin tambahan untuk menjuarai musim ini. Namun, hasil berbeda justru diraih Maung Bandung.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persib tampil menekan.
Serangan demi serangan dilancarkan ke jantung pertahanan Malut United, namun barisan belakang tuan rumah tampil solid meredam gempuran.

Peluang emas diperoleh Persib pada menit ke-37 melalui sontekan Ryan Kurnia di depan gawang.
Pada menit ke-45, Edo Febriansyah mencoba peruntungan lewat tendangan jarak jauh, yang melambung di atas mistar.
Pada babak kedua, giliran Malut United yang menekan.
Pada menit ke-60, Yance Sayuri melepaskan tendangan keras yang nyaris membobol gawang Kevin Ray Mendoza.
Tiga menit berselang, sepakan Alwi Slamat ditepis oleh Nick Kuipers.