Suara.com - Eks Porto Adriano Castanheira menjadi salah satu legiun asing di BRI Liga 1 2024/2025. Adriano saat ini menjadi bagian dari tim Malut United.
Sejauh ini perfomance Adriano yang notabene debutan di Liga Indonesia cukup moncer. Ia sudah dimainkan oleh pelatih Imran Nahumarury sebanyak 30 pertandingan.
Dari 30 pertandingan itu, Adriano mencetak 2 gol dan 3 assist, salah satu assistnya di laga melawan Persib pada akhir pekan lalu.
Assist Adriano berbuah gol kemenangan Malut United yang dicetak Wahyu Prasetyo di menit ke-65. Kemenangan Malut membuat Persib harus menunda pesta juara BRI Liga 1 2024/2025.
Adriano Castanheira direkrut Malut United dari klub Armenia, Ararat-Armenia. Ia sebelumnya menghabiskan karier di Portugal, salah satu memperkuat tim U-17 dan U-19 Porto.
![Peluang Persib Kunci Juara di Pekan 31 Resmi Tertutup? Begini Skemanya. [Dok. IG Persib]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/05/03/85962-peluang-persib-kunci-juara-di-pekan-31-resmi-tertutup.jpg)
"Saya pindah ke Malut United melalui seorang teman baik saya. Klub tersebut sangat berminat untuk merekrut saya, tawaran pun datang dan saya menyambutnya," kata Adriano seperti dilansir dari Noticias da Covilha, Senin (5/5).
"Saya juga mendapat respon positif dari pemain-pemain Portugal yang pernah bermain di Liga Indonesia," sambung winger 32 tahun tersebut.
Menurut Adriano, ia adalah tipikal pemain yang cukup cepat beradaptasi. Menurutnya bermain di Indonesia, tidak jauh berbeda dengan kompetisi lan.
Adriano mengaku cukup beruntun karena tidak terkendala dalam segi komunikasi dan bahasa.
"Saya sering katakan bahwa saya adalah orang yang mudah beradaptasi dan datang ke Indonesia tidak berbeda,"
"Saya beruntung di klub yang sebagian besar pemain asingnya berbicara bahasa Spanyol dan Portugis yang membuat segalanya lebih mudah," sambung Adriano.
Lebih lanjut kata Adriano, di Indonesia ia banyak mendapatkan kesan positi dari masyarakat yang sangat ramah.
"Yang meninggalkan kesan paling positif pada saya adalah orang-orangnya. Mereka adalah orang-orang yang sangat baik hati, sangat ramah dan siap membantu," kata Adriano.
Namun kata Adriano, ia sangat aneh dengan cuaca di Indonesia. Meski Brasil dan Indonesia sama-sama beriklim tropis, namun cuaca di Indonesia cukup membuat Adriano merasa aneh.
"Salah satu hal yang paling aneh bagi saya adalah panasnya, karena cuaca panas sepanjang tahun. Bahkan saat hujan, kami dapat mengenakan celana pendek dan kaos oblong serta sendal jepit karena cuaca di sini sangat pengap," keluh Adriano.
"Karena ini adalah negara yang sangat panas, jika sesi latihan biasanya dilakukan sangat pagi sekitar pukul 06:30," lanjutnya.
Adriano mengaku sangat terkesan dengan atmosfer sepak bola Indonesia, khususnya para suporter yang menghidupkan stadion saat pertandingan berlangsung.
"Mereka adalah orang-orang yang sangat fanatik dan bergairah dalam sepak bola. Biasanya terlepas dari pertandingan kandang atau tandang, akan banyak penonton di stadion,"
"Anda dapat merasakan bahwa sepak bola di negara Indonesia punya hasrat yang besar," kata pemain Malut United tersebut.
Malut United Tunda Pesta Juara Persib
Harapan Persib mengunci cepat gelar juara Liga 1 Indonesia musim ini tertunda setelah tumbang 0-1 di tangan tuan rumah Malut United di Stadion Kie Raha, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat malam.
Persib masuk gelanggang dengan ambisi menang demi memastikan gelar juara liga lebih awal.
Tim asuhan Bojan Hodak hanya membutuhkan dua poin tambahan untuk menjuarai musim ini. Namun, hasil berbeda justru diraih Maung Bandung.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persib tampil menekan.
Serangan demi serangan dilancarkan ke jantung pertahanan Malut United, namun barisan belakang tuan rumah tampil solid meredam gempuran.

Peluang emas diperoleh Persib pada menit ke-37 melalui sontekan Ryan Kurnia di depan gawang.
Pada menit ke-45, Edo Febriansyah mencoba peruntungan lewat tendangan jarak jauh, yang melambung di atas mistar.
Pada babak kedua, giliran Malut United yang menekan.
Pada menit ke-60, Yance Sayuri melepaskan tendangan keras yang nyaris membobol gawang Kevin Ray Mendoza.
Tiga menit berselang, sepakan Alwi Slamat ditepis oleh Nick Kuipers.
Gol kemenangan Malut United akhirnya tercipta pada menit ke-65.
Sundulan Wahyu Prasetyo yang memanfaatkan tendangan sudut sukses mengoyak gawang Persib dan membawa tuan rumah unggul 1-0.
Persib harus bermain dengan 10 pemain setelah Ciro Alves diganjar kartu merah pada menit ke-73 akibat melanggar keras Wbeymar Angulo.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta dan skor 1-0 untuk Malut United bertahan.