Shin Tae-yong: Saya Sudah Sering Katakan, Liga Indonesia Harus...

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 11 Mei 2025 | 07:05 WIB
Shin Tae-yong: Saya Sudah Sering Katakan, Liga Indonesia Harus...
Kualitas liga yang menjadi sorotan Shin Tae-yong ini pun hampir senada dengan kritikan dari Yuran Fernandes yang baru-baru ini menjadi sorotan. (IG Shin Tae-yong)

Suara.com - Mengenang cerita-cerita lama saat Shin Tae-yong mengkritisi kompetisi Liga 1, yang disebut relevan dengan kritik yang diberikan oleh bek PSM Makassar, Yuran Fernandes.

Shin Tae-yong menjadi salah satu figur ternama yang kerap mengkritisi gelaran Liga 1.

Kritik-kritiknya ini diberikannya saat masih menukangi Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong menyebut bahwa kualitas pemain Indonesia yang saat ini memperkuat tim nasional cukup menjanjikan. Ia menilai bahwa basis pemain yang ada sudah berada dalam level yang kompetitif, terlebih dengan adanya fondasi kuat yang telah dibangun selama masa kepelatihannya. (IG Shin Tae-yong)
Shin Tae-yong menyebut bahwa kualitas pemain Indonesia yang saat ini memperkuat tim nasional cukup menjanjikan. Ia menilai bahwa basis pemain yang ada sudah berada dalam level yang kompetitif, terlebih dengan adanya fondasi kuat yang telah dibangun selama masa kepelatihannya. (IG Shin Tae-yong)

Saat masih menukangi Timnas Indonesia, pelatih asal Korea Selatan itu kerap hadir di pertandingan-pertandingan kasta teratas Liga Indonesia tersebut.

Hal ini tak lepas dari statusnya sebagai pelatih tim Garuda, di mana ia salah satu kewajibannya melihat pemain-pemain di Liga 1 yang bisa berpotensi membela Merah Putih.

Selama menyaksikan kompetisi teratas di Indonesia itu, Shin Tae-yong kerap memberi sindiran pedas terhadap penyelenggaraan Liga 1.

Salah satu sindirannya adalah soal kualitas Liga 1.

Menurutnya, liga yang kuat akan berimbas pada Timnas Indonesia, mengingat kompetisi ini menjadi wadah untuk menjaring talenta.

Punya Tugas Ini di Seongnam FC, Shin Tae-yong Bakal Rekrut Pemain Timnas Indonesia? [Instagram Seongnam FC]
Punya Tugas Ini di Seongnam FC, Shin Tae-yong Bakal Rekrut Pemain Timnas Indonesia? [Instagram Seongnam FC]

“Saya sudah sering katakan, Liga Indonesia harus lebih kuat, dengan begitu level Timnas Indonesia juga bisa didukung oleh level performa liga. Jadi itu perubahan yang penting dilakukan," kata STY pada 2024 lalu.

baca juga

Kualitas liga yang menjadi sorotan Shin Tae-yong ini pun hampir senada dengan kritikan dari Yuran Fernandes yang baru-baru ini menjadi sorotan.

Bek sekaligus kapten PSM Makassar itu sempat menyindir kualitas sepak bola Indonesia atau Liga 1 yang disebutnya sebagai lelucon.

Kritikan atau sindiran pedas yang diberikan bek Tanjung Verde itu berasal dari golnya yang dianulir, kala PSM Makassar tumbang 1-3 dari PSS Sleman, Sabtu (3/5).

Kapten PSM Makassar Yuran Fernandes [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Kapten PSM Makassar Yuran Fernandes [SuaraSulsel.id/Istimewa]

“Sepak bola di Indonesia hanya candaan, makanya level dan korupsinya tetap sama," tulis Yuran via Instagram Story.

“Jika Anda ingin menghasilkan uang, Anda bisa datang ke Indonesia. Jika Anda ingin bermain sepak bola serius, menjauhlah dari Indonesia," tambahnya.

Sindiran pedas itu kemudian viral dan sampai ke telinga PSSI beserta PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator Liga 1.

Meski Yuran Fernandes sudah menghapus unggahannya dan membuat klarifikasi, tetap saja sindiran pedas nya itu diusut oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI dan PT LIB.

Hingga akhirnya, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi berat untuk sindiran pedas Yuran Fernandes itu.

Tak tanggung-tanggung, bek berusia 30 tahun itu disanksi larangan bermain selama 12 bulan atau setahun.

Komdis PSSI membebankan hukuman berat itu berdasarkan pasal 59 ayat 2 jo pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.

Nyatanya di pasal 59 ayat 2 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, minimal hukuman larangan bertanding hanya 3 (tiga) bulan.

Namun, Yuran Fernandes harus menerima hukuman melebihi batas minimal, yakni 12 bulan.

Selain hukuman larangan bertanding selama 12 bulan, Yuran Fernandes juga dijatuhi sanksi denda sebesar Rp25 juta, sesuai dengan pasal 59 ayat 2 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.

Kini, PSM Makassar selaku klub yang menaungi Yuran Fernandes tengah mengajukan banding atas hukuman yang diterima oleh kaptennya tersebut.

Hukuman ini sendiri sudah berlaku terhitung sejak Jumat (10/5) kemarin, dan Yuran Fernandes sempat absen saat PSM menjamu Malut United di pekan ke-32 Liga 1 2024/2025, Sabtu (10/5).

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alhamdulillah Elkan Baggott Tak Jadi Pergi

Alhamdulillah Elkan Baggott Tak Jadi Pergi

Bola | Minggu, 11 Mei 2025 | 06:35 WIB

Kritik Keras Liga Indonesia, Kami Bersama Yuran Fernandes Menggema di Media Sosial

Kritik Keras Liga Indonesia, Kami Bersama Yuran Fernandes Menggema di Media Sosial

Bola | Minggu, 11 Mei 2025 | 06:22 WIB

Kalahkan Pemain Manchester United, Mees Hilgers Masuk Daftar Bek Terbaik di Liga Eropa

Kalahkan Pemain Manchester United, Mees Hilgers Masuk Daftar Bek Terbaik di Liga Eropa

Bola | Minggu, 11 Mei 2025 | 06:02 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×