Perbandingan Kritikan Shin Tae-yong dan Yuran Fernandes, Sama-sama Berakhir Disingkirkan

Irwan Febri

Minggu, 11 Mei 2025 | 15:07 WIB
Perbandingan Kritikan Shin Tae-yong dan Yuran Fernandes, Sama-sama Berakhir Disingkirkan
Kolase Shin Tae-yong dan Yuran Fernandes. (Instagram/@yur4nfernandes)

Suara.com - Nasib yang dialami oleh kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes, yang mendapatkan hukuman larangan bermain setahun dari Komdis PSSI tampaknya tak jauh berbeda dengan nasib eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Yuran Fernandes mendapatkan hukuman yang terhitung berat dari Komdis PSSI hanya karena melayangkan kritik kepada wasit. Tentu saja, sanksi semacam ini memantik respons banyak pihak, mulai dari publik hingga Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI).

Dalam putusannya, Komdis PSSI menyebut bahwa pemain asal Tanjung Verde itu melanggar aturan yang merujuk pada Pasal 59 ayat 2 juncto Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023. Dia dijatuhi hukuman larangan bermain setahun serta denda Rp25 juta.

"Merujuk kepada Pasal 59 ayat 2 juncto Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, Sdr. Yuran Fernandes Rocha Lopes dikenakan sanksi larangan beraktivitas dalam kegiatan sepak bola Indonesia selama 12 bulan sejak keputusan ini diterbitkan," bunyi keputusan Komdis PSSI.

Jika menilik ulang ke belakang, nasib yang dialami Yuran Fernandes ini tak jauh berbeda dengan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, yang kerap kali melayangkan kritik terhadap sepak bola Indonesia. Sebab, mereka akhirnya sama-sama disingkirkan oleh PSSI.

Lantas, bagaimana sebetulnya perbedaan kritikan yang dilayangkan Yuran Fernandes dengan Shin Tae-yong saat masih menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.

Kritikan Yuran Fernandes

Pemain asing PSM Makassar Yuran Fernandes disanksi berat PSSI. [Instagram Yuran Fernandes]
Pemain asing PSM Makassar Yuran Fernandes disanksi berat PSSI. [Instagram Yuran Fernandes]

Kritik yang disampaikan oleh Yuran Fernandes itu muncul ketika timnya, PSM Makassar, mengalami kekalahan 1-3 di kandang PSS Sleman dalam duel di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (3/5/2025).

Dalam unggahannya di media sosial, Yuran menyinggung level korupsi sepak bola Indonesia yang tak pernah hilang. Dia berpesan bagi pemain asing yang serius untuk bermain sepak bola untuk tidak datang ke Indonesia.

baca juga

Namun, menurut pemain berusia 30 tahun tersebut, jika mereka hanya sekedar bermain sepak bola dan mencari uang yang banyak di kompetisi profesional, tentu sepak bola di Indonesia adalah tujuan yang baik. 

"Sepak bola di Indonesia hanya candaan. Makanya level dan korupsinya akan tetap sama. Jika Anda ingin menghasilkan uang, Anda bisa datang ke Indonesia. Tapi jika Anda ingin bermain sepak bola serius, lebih baik menjauh dari Indonesia,” tulis Yuran.

Kritik inilah yang akhirnya membuat telinga Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjadi panas. Erick menyebut bahwa Yuran sebaiknya jangan berkarier di Indonesia apabila menjelek-jelekkan sepak bola Indonesia.

Kritik Shin Tae-yong

Ada Strategi Kotor Dibalik Penunjukkan Shin Tae-yong Jadi Wakil Presiden KFA [Instagram Shin Tae-yong]
Ada Strategi Kotor Dibalik Penunjukkan Shin Tae-yong Jadi Wakil Presiden KFA [Instagram Shin Tae-yong]

Sebelum kasus Yuran mencuat, bekas pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, juga kerap melayangkan kritiknya terhadap sepak bola Indonesia. Lelaki asal Korea Selatan itu kerap menyinggung soal kualitas kompetisi lokal.

“Saya sudah sering katakan, Liga Indonesia harus lebih kuat, dengan begitu level Timnas Indonesia juga bisa didukung oleh level performa liga. Jadi itu perubahan yang penting dilakukan," kata STY pada 2024 lalu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yuran Fernandes Disanksi Gegara Kritik, PSM Makassar Bakal Ajukan Banding?

Yuran Fernandes Disanksi Gegara Kritik, PSM Makassar Bakal Ajukan Banding?

Your Say | Minggu, 11 Mei 2025 | 09:47 WIB

Shin Tae-yong: Saya Sudah Sering Katakan, Liga Indonesia Harus...

Shin Tae-yong: Saya Sudah Sering Katakan, Liga Indonesia Harus...

Bola | Minggu, 11 Mei 2025 | 07:05 WIB

Kritik Keras Liga Indonesia, Kami Bersama Yuran Fernandes Menggema di Media Sosial

Kritik Keras Liga Indonesia, Kami Bersama Yuran Fernandes Menggema di Media Sosial

Bola | Minggu, 11 Mei 2025 | 06:22 WIB

Yuran Fernandes Dihukum Berat, Pengamat: Sanksi Itu Bisa Diperdebatkan

Yuran Fernandes Dihukum Berat, Pengamat: Sanksi Itu Bisa Diperdebatkan

Bola | Sabtu, 10 Mei 2025 | 18:26 WIB

Yuran Fernandes Disanksi 1 Tahun, Bos PSM: Erick Thohir Terkejut

Yuran Fernandes Disanksi 1 Tahun, Bos PSM: Erick Thohir Terkejut

Bola | Sabtu, 10 Mei 2025 | 17:40 WIB

Perbandingan Komentar Andre Rosiade Vs Yuran Fernandes, Lebih Pedas Mana?

Perbandingan Komentar Andre Rosiade Vs Yuran Fernandes, Lebih Pedas Mana?

Bola | Sabtu, 10 Mei 2025 | 14:21 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×