Respons Korban Timnas Indonesia yang Kini Jadi Pelatih Irak

Arif Budi

Selasa, 13 Mei 2025 | 14:56 WIB
Respons Korban Timnas Indonesia yang Kini Jadi Pelatih Irak
Pelatih Irak, Graham Arnold. (Instagram/@iraqnt_en)

Suara.com - Pelatih baru timnas Irak, Graham Arnold menyampaikan responnya usai ditunjuk jadi juru latih Singa Mesopotamia.

Graham Arnold merupakan pelatih yang sempat menjadi korban timnas Indonesia saat menangani Australia.

Ia bersama Australia gagal mengalahkan skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Usai hasil tersebut, Graham Arnold secara mengejutkan mundur dari jabatannya sebagai pelatih The Socceroos.

Graham Arnold (Instagram/socceroos)
Graham Arnold (Instagram/socceroos)

Kini Graham Arnold ditunjuk sebagai pelatih Irak yang juga berjuang di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Juru latih asal Australia tersebut optimisme dan tekadnya untuk membawa timnas Irak ke ajang Piala Dunia 2026.

Dalam konferensi pers perkenalannya, Arnold yang berusia 61 tahun ini mengungkapkan bahwa ia tidak hanya datang untuk memenuhi posisi sebagai pelatih, tetapi juga untuk menciptakan sejarah besar bagi sepak bola Irak.

"Ini jelas merupakan kesempatan yang luar biasa," ujar Arnold penuh semangat. Satu-satunya alasan saya berada di sini adalah karena saya ingin membuat Irak bangga dan membuat para penggemar bangga," ucap Graham Arnold dikutip dari Aleagues.com.au.

Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen dan tekadnya untuk membangun tim yang mampu bersaing di level dunia.

baca juga

Bagi Arnold, misi ini bukan hanya soal memenangkan pertandingan, tetapi juga tentang membangun fondasi yang kuat untuk masa depan sepak bola Irak.

"Saya benar-benar percaya pada apa yang dilakukan Presiden Adnan terhadap sepak bola junior di Irak yang sedang berkembang," kata Arnold Graham Arnold.

Nah, Arnold melihat inisiatif ini sebagai hal yang positif, yang akan memberikan dampak signifikan pada kualitas tim nasional Irak dalam jangka panjang.

Selain itu, pelatih 61 tahun ini menekankan bahwa penguatan tim nasional Irak tidak hanya bergantung pada hasil pertandingan, tetapi juga pada keyakinan dan mentalitas para pemain.

"Irak terus menjadi lebih kuat di tingkat junior dan ini merupakan hal positif yang besar bagi tim senior," katanya.

Ia percaya bahwa kualitas dan perkembangan sepak bola junior di Irak akan memberikan kontribusi besar untuk tim senior yang berjuang mencapai kualifikasi Piala Dunia 2026.

Tidak hanya soal pengembangan pemain muda, Arnold juga menekankan pentingnya sikap positif dan tekad untuk meraih kemenangan dalam dua pertandingan mendatang.

Pelatih Australia, Graham Arnold dalam konferensi pers pasca pertandingan kontra Timnas Indonesia. [Dok. Arief Apriadi/Suara.com]
Pelatih Australia, Graham Arnold dalam konferensi pers pasca pertandingan kontra Timnas Indonesia. [Dok. Arief Apriadi/Suara.com]

"Yang penting adalah kita semua percaya bahwa kita bisa memenangkan dua pertandingan berikutnya," ungkapnya.

"Ini adalah tujuan pertama saya untuk negara Irak," lanjut Arnold.

Dengan tekad bulat, ia berharap agar para pemain dan seluruh pihak yang terlibat dalam tim nasional Irak dapat berbagi visi yang sama dalam usaha besar ini.

"Saya tidak datang ke sini untuk tidak sukses, dan semua orang di ruangan ini harus percaya akan hal itu," tegasnya.

Arnold meminta seluruh pihak, termasuk penggemar, untuk percaya bahwa tim Irak mampu mencapai prestasi besar di kancah internasional.

Sebagai mantan pelatih Sydney FC dan Central Coast Mariners yang memiliki pengalaman internasional, Arnold sangat serius dalam misinya untuk membawa Irak ke Piala Dunia 2026.

"Itulah tujuan saya (untuk mencapai Piala Dunia). Itulah yang ingin saya lakukan," katanya dengan penuh keyakinan.

Ia percaya bahwa dengan semangat dan komitmen dari semua pihak, impian tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil.

Namun, Arnold juga menegaskan bahwa ia tidak hanya akan fokus pada pertandingan yang sudah lewat.

"Saya tidak hanya menonton dua pertandingan terakhir, saya juga mengikuti seluruh perjalanan tim nasional sejauh ini," ungkapnya.

Meskipun demikian, ia lebih memilih untuk fokus pada masa depan dan melupakan segala yang telah terjadi di masa lalu.

"Sekarang saatnya berbicara tentang masa depan," tegasnya.

Arnold menjelaskan bahwa semangat dan gairah untuk pekerjaan ini adalah kekuatan utama yang harus dimiliki oleh semua pihak, terutama para pemain.

"Masa depan adalah gairah yang saya miliki untuk pekerjaan ini dan sikap positif yang harus dimiliki para pemain karena kami memiliki kesempatan untuk lolos ke Piala Dunia, jadi mari kita lupakan apa yang telah terjadi di masa lalu," tambahnya.

Dalam prosesnya, Arnold mengungkapkan bahwa ia memiliki banyak waktu untuk mempelajari dan mengamati tim.

"Saya sangat bersemangat dan saya punya staf yang sangat baik yang sudah memiliki semua detail tentang tim," jelasnya.

Dengan staf yang berpengalaman dan semangat yang sama, Arnold merasa optimistis tentang kemampuan tim untuk mencapai tujuannya.

Namun, Arnold juga menegaskan bahwa peranannya lebih dari sekadar sebagai pelatih.

"Bagi saya, yang terpenting adalah bertemu dengan para pemain dan menjadi figur ayah bagi mereka," ungkapnya dengan tulus.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan yang diambilnya bukan sebagai bos yang hanya memberi instruksi, tetapi lebih sebagai mentor yang siap membantu para pemain mewujudkan impian mereka dan impian bangsa Irak.

"Saya di sini untuk membantu mereka, bukan menjadi bos mereka," katanya.

Arnold, yang terinspirasi oleh semangat juang para pemain Irak, bertekad untuk membantu mereka mewujudkan mimpi besar untuk tampil di Piala Dunia 2026.

Dengan semangat tinggi, tekad yang kuat, dan dukungan dari seluruh pihak, ia berharap dapat membawa timnas Irak ke tingkat yang lebih tinggi di pentas sepak bola dunia.

Kini, langkah pertama menuju Piala Dunia dimulai dengan keyakinan dan harapan yang tinggi dari sang pelatih baru, Arnold.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Bereaksi Usai Timnas Indonesia Disanksi FIFA

China Bereaksi Usai Timnas Indonesia Disanksi FIFA

Bola | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:50 WIB

Potret Denny Landzaat Nikahi Annemarie de Waal di Gereja Maluku

Potret Denny Landzaat Nikahi Annemarie de Waal di Gereja Maluku

Bola | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:41 WIB

Marselino Ferdinan Dapat Tambahan Dukungan Jelang Timnas Indonesia vs China

Marselino Ferdinan Dapat Tambahan Dukungan Jelang Timnas Indonesia vs China

Bola | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:36 WIB

Dianggap Malas, Media Korsel Samakan Patrick Kluivert dengan Jurgen Klinsmann

Dianggap Malas, Media Korsel Samakan Patrick Kluivert dengan Jurgen Klinsmann

Bola | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:20 WIB

Terbaru Calvin Verdonk, Daftar Pemain Timnas Berlabel Kapten di Klub Asal

Terbaru Calvin Verdonk, Daftar Pemain Timnas Berlabel Kapten di Klub Asal

Bola | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:07 WIB

Terkini

KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas

KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik

Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:18 WIB

Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA

Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA

Lampung | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir

Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI

Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat

Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:04 WIB

Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto

Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto

Jatim | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih

Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih

Foto | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:00 WIB

5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas

5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:57 WIB

Akses Keuangan Melesat, Literasi Tertinggal: Trader Muda Diminta Waspadai Risiko

Akses Keuangan Melesat, Literasi Tertinggal: Trader Muda Diminta Waspadai Risiko

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:54 WIB

×