Pernyataan Resmi PSIS Semarang Usai Jadi Tim Pertama yang Degradasi ke Liga 2

Ronald Seger Prabowo, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 14 Mei 2025 | 15:30 WIB
Pernyataan Resmi PSIS Semarang Usai Jadi Tim Pertama yang Degradasi ke Liga 2
PSIS Semarang mengeluarkan pernyataan resmi usai dipastikan menjadi tim pertama yang degradasi ke Liga 2 musim depan. [PSIS Semarang]

Suara.com - PSIS Semarang mengeluarkan pernyataan resmi usai dipastikan menjadi tim pertama yang degradasi ke Liga 2 musim depan.

Dari mulai mengenang perjalanan tim di Liga 1 sejak promosi pada 2018, permintaan maaf, hingga keinginan kembali secepatnya ke Liga 1 tertuang dalam pernyataan tersebut.

Penampilan PSIS Semarang pada musim ini yang ancur-ancuran membuat mereka harus turun kasta musim depan.

Kepastian itu didapat setelah mereka dikalahkan PSS Sleman dengan skor 1-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion maguwoharjo, Sleman, Jumat (9/5/2025).

Sampai dengan pekan ke-32 Liga 1 musim ini, PSIS belum bisa beranjak dari dasar klasemen.

Gali Freitas dan kawan-kawan hanya mampu mengemas 25 poin dari 32 laga yang dijalani tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut.

Dari 32 pertandingan, PSIS Semarang hanya bisa mendapat enam kemenangan, tujuh hasil imbang, dan 19 kekalahan.

Angka yang dikumpulkan PSIS tidak lagi bisa menolong mereka selamat dari degradasi.

Dua laga terakhir masing-masing menghadapi tuan rumah Malut United dan menjamu Barito Putera pun hanya sekadar laga hiburan.

baca juga

Meski setidaknya PSIS masih bisa finish tidak dengan status juru kunci.

Berikut pernyataan resmi PSIS Semarang

"2018-2025"

"Tujuh tahun langkah perjalanan kami di kompetisi Liga 1."

"Tetes keringat perjuangan, tangis-tawa, suka-duka kami lalui di kasta tertinggi sepakbola Indonesia."

"Semua nama hadir tanpa sedikitpun tak berkontribusi untuk lambang Tugu Muda di Dada."

"Terimakasih untuk perjuangan dan dukungan yang hadir tanpa henti."

"Mungkin rasa sedih, kecewa, dan amarah masih selimuti seluruh hati setiap elemen dimana PSIS Semarang berada, mohon maaf sebesar-besarnya."

"Tapi kami yakin dan bertekad untuk kembali lagi, lebih kuat dan jauh lebih kuat dari sebelumnya."

"Bukanlah akhir, tapi perjuangan untuk meraih kembali kejayaan di panggung tertinggi sepak bola Indonesia."

"Mohon dukungan dan doa disetiap perjuangan kami nantinya."

"Biru hati ini, biru jiwa ini, biru diri ini. Satu nama, PSIS Semarang, SELAMANYA."

Performa buruk PSIS Semarang musim ini tak lepas dari berbagai faktor, mulai dari ketidakkonsistenan performa, cedera pemain kunci, hingga masalah internal tim.

Ada laporan yang mengatakan bahwa PSIS menunggak gaji sejumlah pemain di mana tentu berdampak pada performa tim.

Liga 1 2024/2025 masih menyisakan dua pertandingan lagi, tapi masih belum ada tim yang dipastikan menyusul PSIS ke Liga 2 musim depan.

Beberapa tim seperti PSS Sleman, Barito Putera, Semen Padang, Madura United, dan Persis Solo masih berpotensi turun kasta karena perolehan poin yang tipis.

PSS menjadi tim yang berpotensi besar degradasi karena baru mengumpulkan 28 poin, disusul Barito Putera (31 poin), lalu Semen Padang dan Madura United masing-masing dengan 32 poin, serta Persis Solo dengan 33 poin.

Dengan hanya dua pertandingan tersisa, perbedaan satu kemenangan saja bisa sangat menentukan.

Setiap pertandingan di pekan ke-33 dan ke-34 akan menjadi penentu siapa yang akan bertahan dan siapa yang harus terlempar ke Liga 2.

Semua tim akan tampil habis-habisan demi mengamankan posisi mereka.

Tidak hanya hasil pertandingan sendiri yang jadi perhatian, tetapi juga performa rival langsung yang bisa berdampak langsung terhadap nasib masing-masing tim.

Dengan sisa waktu yang sangat sempit, manajemen, pelatih, dan para pemain dituntut menjaga fokus dan mental bertanding agar bisa tampil maksimal di dua laga terakhir.

Tak cuma di papan bawah, di klasemen atas juga sama sengitnya meski gelar juara sudah dipastikan untuk Persib Bandung.

Sejumlah tim seperti Dewa United, Persebaya Surabaya, dan Malut United dengan berusaha keras agar bisa finis di peringkat kedua buat menjaga asa berlaga di kompetisi Asia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Loyalitas Tinggi, 3 Pemain Ini Diprediksi Tetap Perkuat PSIS Semarang di Liga 2 Musim Depan

Loyalitas Tinggi, 3 Pemain Ini Diprediksi Tetap Perkuat PSIS Semarang di Liga 2 Musim Depan

Bola | Rabu, 14 Mei 2025 | 15:29 WIB

4 Pemain yang Bakal Tinggalkan Persib Bandung seusai Juarai BRI Liga 1 2024/2025

4 Pemain yang Bakal Tinggalkan Persib Bandung seusai Juarai BRI Liga 1 2024/2025

Bola | Rabu, 14 Mei 2025 | 14:29 WIB

Siap Antar Dewa United ke Level Asia, Alexis Messidoro: Kami Percaya Diri!

Siap Antar Dewa United ke Level Asia, Alexis Messidoro: Kami Percaya Diri!

Your Say | Rabu, 14 Mei 2025 | 13:53 WIB

Terkini

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:06 WIB

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

News | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Video | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

News | Senin, 28 September 2026 | 20:55 WIB

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:43 WIB

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

News | Senin, 28 September 2026 | 20:39 WIB

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 20:37 WIB

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

News | Senin, 28 September 2026 | 20:32 WIB

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 20:26 WIB

×