Tim Pelatih Timnas Indonesia Bahas Gaya Bermain PSG Bantai Inter Milan, Buat Lawan China?

Pebriansyah Ariefana | Adie Prasetyo Nugraha | Suara.com

Minggu, 01 Juni 2025 | 16:14 WIB
Tim Pelatih Timnas Indonesia Bahas Gaya Bermain PSG Bantai Inter Milan, Buat Lawan China?
Naturalisasi Timnas Indonesia Dapat Kritikan Pedas, Erick Thohir Disebut Absrud [Instagram Erick Thohir]

Suara.com - Jelang duel Timnas Indonesia vs China, Pelatih Patrick Kluivert menyempat diri menyaksikan final Liga Champions 2024/2025 antara Paris Saint-Germain (PSG) vs Inter Milan sekaligus diskusi jalannya laga.

Adapun dalam pertandingan tersebut, PSG habisi Inter Milan tanpa ampun lima gol tanpa balas di Stadion Allianz Arena, Minggu (1/6/2025) dini hari WIB.

Hasil ini terbilang cukup mengejutkan lantaran Inter Milan tidak memberikan perlawanan kepada lawannya.

Erick Thohir kembali menarik perhatian publik sepak bola nasional setelah menggelar acara nonton bareng final Liga Champions Eropa 2024/2025 bersama jajaran pelatih Timnas Indonesia.  (IG Erick Thohir)
Erick Thohir kembali menarik perhatian publik sepak bola nasional setelah menggelar acara nonton bareng final Liga Champions Eropa 2024/2025 bersama jajaran pelatih Timnas Indonesia. (IG Erick Thohir)

Pertandingan kelas tinggi itu tidak luput disaksikan oleh Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert bersama jajarannya, termasuk Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Bukan cuma menonton, Erick Thohir dan Patrick Kluivert berdiskusi mengenai permainan kedua kesebelasan dalam pertandingan tersebut.

"Nonton final Liga Champions antara PSG vs Inter Milan bersama staf pelatih Timnas Indonesia, coach Patrick Kluivert, coach Denny Landzaat, coach Alex Pastoor dan lainnya," kata Erick Thohir dilansir dari Instagram miliknya.

"Kita banyak diskusi tentang gaya permainan kedua tim yang beda gaya."

"PSG yang berani menguasai bola dan bermain menyerang, melawan Inter yang lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik," tulis lelaki yang juga Menteri BUMN tersebut.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir akhirnya bertemu dengan Simon Tahamata, Head of Scouting Timnas Indonesia. Mereka pun resmi salaman. (IG Erick Thohir)
Ketua Umum PSSI Erick Thohir akhirnya bertemu dengan Simon Tahamata, Head of Scouting Timnas Indonesia. Mereka pun resmi salaman. (IG Erick Thohir)

Seperti kita ketahui, Erick Thohir sempat menjadi petinggi Inter Milan di mana pastinya kecewa dengan hasil tersebut.

Ia ingin supaya Nerazzurri bisa segera bangkit di musim selanjutnya, jangan terlalu memikirkan kesedihan.

"Comeback stronger Inter next season," tutup Erick Thohir.

Jalannya Laga

Sejak peluit awal dibunyikan, PSG langsung mengambil inisiatif serangan.

Tidak butuh waktu lama, pada menit ke-12 Achraf Hakimi membuka keunggulan melalui gol cepat yang memanfaatkan celah di lini belakang Inter Milan.

Hanya delapan menit berselang, Desire Doue menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah menerima umpan matang yang merobek pertahanan Nerazzurri.

Meski sudah unggul dua gol di babak pertama, intensitas serangan PSG sama sekali tidak menurun.

Tim asuhan Luis Enrique tersebut tampil konsisten dan agresif sejak awal babak kedua.

Pada menit ke-47, Khvicha Kvaratskhelia nyaris memperbesar keunggulan setelah menembus kotak penalti Inter, meski tembakannya masih belum tepat sasaran.

Sejarah PSG

Kemenangan meyakinkan ini tidak hanya mencetak sejarah, tapi juga menjadi jawaban atas kritik yang selama ini menyebut PSG sebagai klub yang gagal memanfaatkan skuad bertabur bintang.

Sejak diambil alih oleh Qatar Sports Investments pada 2011, PSG telah menginvestasikan miliaran euro untuk meraih gelar prestisius ini.

Kini, perjuangan panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil nyata.

Mereka mengakhiri penantian panjang dengan cara yang spektakuler: mencetak lima gol tanpa balas di partai final, melawan tim sekelas Inter Milan yang juga tampil konsisten sepanjang musim.

Keberhasilan meraih gelar ini membuka peluang baru bagi PSG untuk memperkuat dominasinya di kancah Eropa.

Dengan materi pemain muda berbakat yang terus berkembang dan manajemen yang stabil, PSG diprediksi akan menjadi salah satu kekuatan baru di Liga Champions dalam beberapa tahun mendatang.

Di sisi lain, Inter Milan harus melakukan evaluasi menyeluruh atas performa mereka di final.

Meski berhasil mencapai laga puncak, kekalahan telak ini menunjukkan bahwa masih ada jarak kualitas yang harus dikejar untuk bersaing dengan klub-klub papan atas Eropa.

Kemenangan ini juga mencerminkan strategi jitu yang diterapkan oleh tim pelatih.

PSG menurunkan kombinasi pemain muda dan berpengalaman dalam formasi menyerang.

Di lini belakang, kehadiran Marquinhos dan Nuno Mendes membuat serangan Inter tumpul.

Di lini tengah, duet Joao Neves dan Fabian Ruiz mengatur tempo dengan presisi.

Sementara di lini depan, kombinasi kreativitas Vitinha, kecepatan Dembele, serta ketajaman Kvaratskhelia dan Doue menjadi senjata utama PSG dalam membongkar pertahanan lawan.

Bahkan pemain pengganti seperti Mayulu pun mampu menunjukkan kualitasnya di panggung besar.

Inter Milan, di sisi lain, terlihat kehilangan arah begitu kebobolan dua gol cepat.

Formasi tiga bek yang digunakan tidak mampu meredam agresivitas serangan PSG dari berbagai lini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batal 9, Patrick Kluivert Coret 5 Pemain Timnas Indonesia

Batal 9, Patrick Kluivert Coret 5 Pemain Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 01 Juni 2025 | 15:49 WIB

Here We Go! Sandy Walsh Out, Pemain Keturunan Spanyol In

Here We Go! Sandy Walsh Out, Pemain Keturunan Spanyol In

Bola | Minggu, 01 Juni 2025 | 12:45 WIB

Erick Thohir Blak-blakan Timnas Indonesia Alami Nasib Tragis Jika Ini Terjadi

Erick Thohir Blak-blakan Timnas Indonesia Alami Nasib Tragis Jika Ini Terjadi

Bola | Minggu, 01 Juni 2025 | 12:30 WIB

Terkini

BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah

BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 23:04 WIB

Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai

Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 22:53 WIB

Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?

Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 22:49 WIB

Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung

Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 22:46 WIB

Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial

Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 22:05 WIB

Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA

Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 21:55 WIB

Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC

Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 20:50 WIB

Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas

Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 20:13 WIB

Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?

Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 19:50 WIB

Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris

Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 18:23 WIB