Patrick Kluivert Singgung Timnas Era Shin Tae-yong Kalah Lawan China: Saya Tak Ada di Sana

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Minggu, 01 Juni 2025 | 19:07 WIB
Patrick Kluivert Singgung Timnas Era Shin Tae-yong Kalah Lawan China: Saya Tak Ada di Sana
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert singgung kekalahan Timnas Indonesia vs China di era Shin Tae-yong. (pssi.org)

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert singgung kekalahan Timnas Indonesia vs China di era Shin Tae-yong. Kini Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi tantangan besar dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pada Kamis (5/6), skuad Garuda akan menjamu tim kuat China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Patrick Kluivert menatap laga ini dengan penuh keyakinan, menegaskan bahwa atmosfer kandang akan memberikan suntikan semangat besar bagi anak asuhnya.

Pertandingan ini bukan sekadar penentuan tiga poin, melainkan momentum penting untuk menjaga asa Indonesia menuju putaran selanjutnya.

Dalam konferensi pers yang digelar di Denpasar, Bali, Kluivert menegaskan bahwa Timnas Indonesia telah menjalani persiapan matang dan menunjukkan perkembangan signifikan sejak laga terakhir melawan China tahun lalu.

Kendati menaruh hormat terhadap kekuatan tim lawan, pelatih asal Belanda tersebut lebih menekankan pada pentingnya fokus terhadap permainan sendiri.

Ia mengindikasikan bahwa permainan dominan di kandang adalah kunci untuk mengguncang strategi tim Naga.

Patrick Kluivert mengungkapkan bahwa dirinya telah mempelajari pola permainan China dengan saksama, bersama seluruh jajaran pelatih.

Evaluasi terhadap pertandingan sebelumnya di Qingdao — di mana Indonesia kalah tipis meski unggul dalam penguasaan bola — dijadikan bahan analisis untuk meningkatkan performa.

Meski tak hadir saat laga itu berlangsung, sang pelatih kini merasa punya gambaran lengkap mengenai kekuatan dan kelemahan calon lawan.

baca juga

"Iya kami banyak berdiskusi mengenai China, tentu saja. Kami menganalisis China dengan sangat baik. Sayangnya, kami tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan. Saya tidak ada di sana," kata Patrick Kluivert di Bali, Minggu (1/6/2025).

Dalam persiapan ini, Timnas Indonesia diproyeksikan akan bermain lebih agresif dan menekan sejak awal. Fokus utama terletak pada peningkatan efektivitas serangan dan pertahanan yang solid.

Patrick Kluivert menegaskan bahwa para pemain seperti Rizky Ridho dan rekan-rekan lainnya memiliki kapabilitas untuk mengontrol permainan dan menghindari kesalahan yang bisa dimanfaatkan oleh tim tamu.

Dari sisi statistik, China saat ini memiliki tekanan besar setelah hasil tak memuaskan di laga-laga sebelumnya.

Jika gagal mencuri poin dari Indonesia, mereka berpotensi kehilangan peluang untuk melaju ke babak berikutnya dalam perburuan tiket ke Piala Dunia 2026.

Ini menambah bobot laga dan kemungkinan membuat pertandingan berlangsung ketat.

Dukungan suporter Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno diprediksi bakal menjadi elemen penting yang menghidupkan semangat juang pemain.

Patrick Kluivert berharap atmosfer stadion dapat menularkan energi positif dan meningkatkan rasa percaya diri para pemain di lapangan.

Sebagai informasi tambahan, Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk zona Asia kini memasuki fase kritis. Hanya tim-tim teratas dari masing-masing grup yang akan melaju ke babak selanjutnya.

Timnas Indonesia sendiri masih memiliki peluang besar untuk lolos, asalkan mampu meraih hasil maksimal dalam sisa pertandingan grup.

Sejak ditangani Patrick Kluivert, pendekatan strategis Timnas Indonesia menunjukkan pergeseran ke arah yang lebih modern dan berbasis analisis data.

Mantan penyerang Barcelona dan timnas Belanda itu membawa filosofi bermain yang menekankan keseimbangan antara pertahanan kuat dan transisi cepat ke lini serang.

Pihak federasi sepak bola nasional juga memberikan dukungan penuh terhadap program jangka panjang Patrick Kluivert.

Harapannya, bukan hanya kualifikasi kali ini yang sukses, namun juga penguatan fondasi tim nasional dalam jangka panjang.

Laga melawan China pada Kamis malam menjadi ujian penting atas semua progres tersebut. Apakah Timnas Indonesia mampu membuktikan diri di hadapan publik sendiri dan memperbesar peluang ke Piala Dunia? Semua akan terjawab dalam laga penentuan di GBK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jay Idzes Jawab Isu Mau ke Inter Milan: Lihat Apa yang Terjadi

Jay Idzes Jawab Isu Mau ke Inter Milan: Lihat Apa yang Terjadi

Bola | Minggu, 01 Juni 2025 | 18:56 WIB

Patrick Kluivert: Hati-hati dengan Timnas Indonesia

Patrick Kluivert: Hati-hati dengan Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 01 Juni 2025 | 18:45 WIB

Juara Liga Champions, Intip Perbandingan Harga Pasar PSG vs Timnas Indonesia

Juara Liga Champions, Intip Perbandingan Harga Pasar PSG vs Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 01 Juni 2025 | 18:54 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×