Potensi Sanksi yang Didapatkan Malaysia Jika Ada Pemalsuan Dokumen Terhadap Pemain Naturalisasi

Irwan Febri

Rabu, 04 Juni 2025 | 21:09 WIB
Potensi Sanksi yang Didapatkan Malaysia Jika Ada Pemalsuan Dokumen Terhadap Pemain Naturalisasi
Malaysia resmi menaturalisasi empat pemain baru. (Dok. FA Malaysia)

Suara.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kini tengah menjadi sorotan publik di Negeri Jiran setelah menaturalisasi sejumlah pemain keturunan Argentina dan Spanyol. Ada dugaan potensi pemalsuan dokumen yang kini menjadi diskusi hangat.

Sebagai informasi, tiga pemain kelahiran Argentina yang dinaturalisasi untuk Timnas Malaysia yang dimaksud ialah Facundo Garces, Imanol Machuca, dan Rodrigo Holgado. Selain itu, ada laga satu lagi pemain asal Spanyol, Jon Irazabal.

Sejumlah netizen di Malaysia, Argentina, hingga Indonesia, sama-sama dibuat bertanya-tanya soal garis keturunan tiga pemain Argentina dan Spanyol tersebut. Ini tak terlepas dari minimnya jejak sejarah diaspora Malaysia di sana.

FAM tentu harus berhati-hati apabila dugaan publik soal pemalsuan dokumen para pemain naturalisasi tersebut terungkap oleh FIFA. Sebab, ada sederet sanksi yang bisa dijatuhkan induk sepak bola dunia itu terhadap Negeri Jiran.

Lantas, apa saja sanksi yang bisa dijatuhkan oleh FIFA apabila kemudian ditemukan pelanggaran terhadap proses administrasi pemain naturalisasi ini? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.

Potensi Sanksi

Tak Mau Kalah dengan Indonesia, Malaysia: Kami Punya Banyak Pemain Keturunan [Instagram FA Malaysia]
Tak Mau Kalah dengan Indonesia, Malaysia: Kami Punya Banyak Pemain Keturunan [Instagram FA Malaysia]

Jika ditemukan pemalsuan dokumen, maka FIFA dan AFC akan menjatuhkan sanksi berupa pencabutan kelayakan pemain tersebut untuk membela Timnas Malaysia. Ini baru sanksi untuk pemain.

Sebab, untuk Timnas Malaysia, mereka bisa dijatuhi sanksi hasil pertandingan atau yang biasa dinamakan forfeit. Seluruh laga yang sudah dimainkan Harimau Malaya dengan pemain-pemain naturalisasi hasil pemalsuan dokumen tersebut dinyatakan kalah (forfeit).

Selain itu, ada pula potensi sanksi berupa denda finansial yang besar kepada pihak federasi yang melanggar. Nominal denda ini bisa sangat bervariasi, tergantung pada tingkat pelanggaran dan dampak yang ditimbulkan.

baca juga

Kemudian, skuad Harimau Malaya juga bisa mendapatkan larangan berkompetisi. Sanksi larangan berpartisipasi pada beberapa ajang seperti Kualifikasi Piala Dunia, Piala Asia, bisa terjadi untuk periode tertentu.

Sedangkan bagi pejabat federasi yang terbukti melakukan pemalsuan dokumen, dia bisa mendapatkan sanksi dari FIFA berupa larangan beraktivitas di dunia sepak bola, baik di level nasional maupun internasional.

Berkaca Kasus Timor Leste

Timor Leste vs Malaysia pada 2017. (Dok. thesefootballtimes)
Timor Leste vs Malaysia pada 2017. (Dok. thesefootballtimes)

Contoh kasus yang paling relevan dan sering disebut dalam pemalsuan dokumen ini adalah kasus yang menimpa Timor Leste pada tahun 2017. Saat itu, AFC dan FIFA menyatakan sembilan pemain naturalisasi Timor Leste ilegal.

Sebab, mereka tidak memenuhi syarat regulasi, dengan dugaan pemalsuan dokumen. Efeknya, Timnas Timor Leste didiskualifikasi dari Kualifikasi Piala Asia 2023, dan pejabat federasi mereka (FFTL) dijatuhi sanksi larangan beraktivitas di sepak bola.

Yang harus jadi perhatian ialah FIFA pasti akan melakukan investigasi menyeluruh jika ada tuduhan pemalsuan dokumen. Bukti yang kuat dan tidak terbantahkan akan menjadi kunci dalam menentukan apakah FAM bersalah dan jenis hukuman apa yang akan dijatuhkan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Timor Leste pada 2017, Disanksi AFC karena Palsukan Dokumen 12 Pemain Naturalisasi

Kisah Timor Leste pada 2017, Disanksi AFC karena Palsukan Dokumen 12 Pemain Naturalisasi

Bola | Rabu, 04 Juni 2025 | 19:26 WIB

Buat Keputusan Sepihak Terkait Tuan Rumah, AFC Khianati 2 Aturan yang Mereka Buat Sendiri!

Buat Keputusan Sepihak Terkait Tuan Rumah, AFC Khianati 2 Aturan yang Mereka Buat Sendiri!

Your Say | Rabu, 04 Juni 2025 | 18:23 WIB

Alasan Ranking FIFA Timnas Malaysia Tidak Turun usai Dibantai Cape Verde 3-0

Alasan Ranking FIFA Timnas Malaysia Tidak Turun usai Dibantai Cape Verde 3-0

Bola | Rabu, 04 Juni 2025 | 18:32 WIB

Sejarah Melayu-Argentina Jadi Fenomena Baru Timnas Malaysia, Apakah Masuk Akal?

Sejarah Melayu-Argentina Jadi Fenomena Baru Timnas Malaysia, Apakah Masuk Akal?

Bola | Rabu, 04 Juni 2025 | 14:43 WIB

Tunjuk Arab Saudi dan Qatar Jadi Tuan Rumah Ronde 4, AFC Kembali Khianati Komitmennya Sendiri!

Tunjuk Arab Saudi dan Qatar Jadi Tuan Rumah Ronde 4, AFC Kembali Khianati Komitmennya Sendiri!

Your Say | Rabu, 04 Juni 2025 | 09:16 WIB

Arab Saudi dan Qatar Tuan Rumah Babak Keempat, Netizen Sinis: Power Of Money!

Arab Saudi dan Qatar Tuan Rumah Babak Keempat, Netizen Sinis: Power Of Money!

Bola | Rabu, 04 Juni 2025 | 07:42 WIB

Tak Mau Kalah dengan Indonesia, Malaysia: Kami Punya Banyak Pemain Keturunan

Tak Mau Kalah dengan Indonesia, Malaysia: Kami Punya Banyak Pemain Keturunan

Bola | Selasa, 03 Juni 2025 | 20:19 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×