6 Klub Indonesia Terkena Sanksi Larangan Transfer dari FIFA, PSM Makassar Paling Parah

Irwan Febri

Rabu, 02 Juli 2025 | 14:55 WIB
6 Klub Indonesia Terkena Sanksi Larangan Transfer dari FIFA, PSM Makassar Paling Parah
Selebrasi PSM Makassar saat mengalahkan Persija Jakarta. (Dok. PSM)

Suara.com - Sejumlah klub Liga 1 sampai saat ini masih terkena sanksi dari FIFA. Deretan klub tersebut tercantum dalam FIFA Registration Ban karena terjerat persoalan dengan para pekerjanya, terutama pemain.

Deretan klub-klub ini memang telah terkena sanksi tersebut sejak beberapa bulan yang lalu. Dengan hukuman larangan melakukan transfer ini dari FIFA ini, klub-klub ini tentu tidak bisa mendaftarkan pemain baru.

Menariknya, ada klub-klub yang dimiliki oleh pejabat teras PSSI yang juga terkena sanksi dari FIFA. Mereka sempat terkena sengketa dengan mantan pemainnya sehingga dijerat hukuman tersebut.

Sebagian besar klub yang terkena ini memang cukup memprihatinkan mengingat mereka berkompetisi di kasta tertinggi. Ada pula yang baru saja terdegradasi karena tersangkut krisis finansial.

Lantas, siapa saja klub asal Indonesia yang terkena sanksi dan hukuman berupa larangan mendaftarkan pemain karena masuk dalam daftar FIFA Registration Ban tersebut? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.

1. Semen Padang

Skuad Semen Padang FC. (ligaindonesiabaru.com)
Skuad Semen Padang FC. (ligaindonesiabaru.com)

Semen Padang menjadi kontestan terbaru yang terjerat sanksi larangan transfer dari FIFA karena hukumannya baru dimulai sejak 9 Juni 2025. Artinya, klub yang berhubungan dengan mertua Pratama Arhan, Andre Rosiade, itu jadi yang terbaru dalam daftar ini.

2. Kalteng Putra

Para pemain Kalteng Putra saat menjalani latihan. [Dok. Instagram/@kaltengputra_id]
Para pemain Kalteng Putra saat menjalani latihan. [Dok. Instagram/@kaltengputra_id]

Kalteng Putra menjadi salah satu klub Indonesia paling lama yang terkena sanksi dari FIFA. Mereka sudah terkena sanksi sejak 8 Juni 2024. Namun, sampai saat ini persoalan tersebut tampaknya tak terselesaikan.

baca juga

3. Persiwa Wamena

Pemain Persiwa Wamena Hajar Wasit Abdul Razak
Pemain Persiwa Wamena Hajar Wasit Abdul Razak

Klub asal Papua, Persiwa Wamena, menjadi kontestan asal Indonesia yang paling lama terkena sanksi dari FIFA. Mereka sudah disanksi sejak 12 Mei 2022. Jumlah periode larangan transfernya paling panjang, karena tertulis ‘until lifted’ alias sampai hukuman tersebut dicabut.

4. Sada Sumut FC

PSPS Riau vs Sada Sumut FC, Minggu (17/12/2023). [Dok PSPS Riau]
PSPS Riau vs Sada Sumut FC, Minggu (17/12/2023). [Dok PSPS Riau]

Klub yang pernah dimiliki oleh anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, yakni Sada Sumut FC, sampai saat ini masih tercantum sebagai klub Indonesia yang terkena sanksi dari FIFA. Mereka dilarang mendaftarkan pemain baru sejak 8 April 2025.

5. PSIS Semarang

PSIS Semarang juga menjadi klub yang terbaru dalam daftar ini. Mahesa Jenar, yang sempat menunggak gaji musim lalu, terkena sanksi larangan transfer mulai dari 2 April 2025. Mereka dihukum sebanyak tiga periode transfer.

6. PSM Makassar

Sejumlah pesepak bola PSM Makassar melakukan sesi latihan di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (25/7/2022) [Suara.com/ANTARA]
Sejumlah pesepak bola PSM Makassar melakukan sesi latihan di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (25/7/2022) [Suara.com/ANTARA]

PSM Makassar menjadi klub Indonesia yang terkena sanksi paling parah. Pasalnya, dalam daftar tersebut, nama PSM muncul tiga kali. Masing-masing sanksi tersebut memaksa Juku Eja terkena tiga periode kali tiga jumlah larangan mendaftarkan pemain.

Itulah deretan klub asal Indonesia yang saat ini tengah menjalani sanksi FIFA berupa larangan mendaftarkan pemain baru alias FIFA Registration Ban. Hukuman ini tentu menjadi tamparan keras, mengingat klub-klub tersebut tengah berkompetisi atau pernah tampil di kasta tertinggi sepak bola nasional.

Sanksi ini tak hanya merugikan klub dari sisi prestasi, tetapi juga mencoreng nama baik persepakbolaan Indonesia di mata dunia internasional. Apalagi, beberapa di antaranya dimiliki atau diasosiasikan dengan pejabat tinggi PSSI, yang seharusnya menjadi contoh dalam tata kelola klub profesional.

Situasi ini menunjukkan bahwa masih ada masalah mendasar dalam manajemen klub, terutama dalam hal penyelesaian kewajiban terhadap pemain dan staf.

Kegagalan membayar gaji, menyelesaikan kontrak secara profesional, hingga enggan menyelesaikan sengketa secara adil, menjadi pemicu utama keluarnya sanksi dari FIFA.

Jika tidak segera diselesaikan, klub-klub ini berisiko mengalami penurunan performa, ditinggal sponsor, bahkan bisa terdegradasi atau kolaps secara finansial. Di sisi lain, federasi juga perlu bertindak tegas dan cepat dalam membina serta mengawasi klub-klub anggotanya agar mematuhi regulasi dan menjaga integritas sepak bola nasional.

Dengan sorotan tajam dari publik dan media, diharapkan para pengelola klub bisa segera menyelesaikan persoalan yang ada. Sebab, membangun citra positif sepak bola Indonesia tidak cukup hanya di lapangan, tetapi juga melalui tata kelola profesional yang menjunjung tinggi hak-hak para pekerja sepak bola.

Kontributor: Muh Faiz Alfarizie

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Klub BRI Liga 1 yang Jor-joran Belanja Jelang Musim Baru, Persib Bandung Ugal-ugalan

3 Klub BRI Liga 1 yang Jor-joran Belanja Jelang Musim Baru, Persib Bandung Ugal-ugalan

Bola | Selasa, 01 Juli 2025 | 18:15 WIB

Daftar Pemain Timnas Indonesia di Semen Padang

Daftar Pemain Timnas Indonesia di Semen Padang

Bola | Selasa, 01 Juli 2025 | 19:56 WIB

Malang Melintang Jadi Pemain Abroad, Pemain Timnas Indonesia Ini Ujungnya ke Semen Padang

Malang Melintang Jadi Pemain Abroad, Pemain Timnas Indonesia Ini Ujungnya ke Semen Padang

Bola | Selasa, 01 Juli 2025 | 17:26 WIB

3 Klub BRI Liga 1 yang Terkesan Ngirit Jelang Musim Baru, Masih Minim Pergerakan

3 Klub BRI Liga 1 yang Terkesan Ngirit Jelang Musim Baru, Masih Minim Pergerakan

Bola | Selasa, 01 Juli 2025 | 14:50 WIB

Ronaldo Kwateh Bisa Kembali Bersinar di Liga 1 Usai Dikontrak Semen Padang

Ronaldo Kwateh Bisa Kembali Bersinar di Liga 1 Usai Dikontrak Semen Padang

Your Say | Selasa, 01 Juli 2025 | 13:25 WIB

Dokumen Naturalisasi Abal-abal, FIFA Hukum Berat Timnas Malaysia?

Dokumen Naturalisasi Abal-abal, FIFA Hukum Berat Timnas Malaysia?

Bola | Senin, 30 Juni 2025 | 09:31 WIB

Terkini

Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah

Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru

Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik

Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa

Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II

Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II

Bola | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Drama 4 Babak Wamen Dahnil vs Anak Mario Teguh Soal Plat Vespa, Berujung Laporan Polisi

Drama 4 Babak Wamen Dahnil vs Anak Mario Teguh Soal Plat Vespa, Berujung Laporan Polisi

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Sejarah Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Tembus ke Mekkah Dalam 1,5 Jam

Sejarah Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Tembus ke Mekkah Dalam 1,5 Jam

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Persoalan Karhutla di Kalimantan, Pakar Kehutanan: Jangan Bikin Panik Masyarakat

Persoalan Karhutla di Kalimantan, Pakar Kehutanan: Jangan Bikin Panik Masyarakat

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Indonesia Dapat Kategori E untuk Kesejahteraan Hewan, Kok Bisa?

Indonesia Dapat Kategori E untuk Kesejahteraan Hewan, Kok Bisa?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi

Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:50 WIB

×