Cerita Pilu Nenek Jordi Amat: Diancam Dieksekusi hingga Dukung Indonesia Merdeka

Galih Prasetyo

Senin, 14 Juli 2025 | 19:53 WIB
Cerita Pilu Nenek Jordi Amat: Diancam Dieksekusi hingga Dukung Indonesia Merdeka
Cerita Pilu Nenek Jordi Amat: Diancam Dieksekusi hingga Dukung Indonesia Merdeka [Omroepbrabant.nl]

Suara.com - Isje Maas-Villanueva menyimpan kisah luar biasa saat harus pergi dari Indonesia. Siapa Isje? Wanita 76 tahun itu ialah nenek dari pemain Timnas Indonesia dan Persija, Jordi Amat.

Isje lahir di Makassar pada 1948. Ia adalah anak dari Francine, putri bangsawan dari Pulau Siau dan seorang Spanyol bernama Alfonso.

Isje tumbuh di tengah pergolakan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda.

Namun terpaksa melarikan diri bersama keluarganya ke Belanda karena konflik dan ancaman pembunuhan.

Jordi Amat. (ileague.id)
Jordi Amat. (ileague.id)

Sebelum pergi dari Indonesia, Isje menceritakan bahwa ia dan keluarganya berusaha hidup senormal mungkin.

“Ibu saya bahkan diberi izin oleh tentara Belanda dan pejuang Indonesia untuk pulang menyusui saya saat istirahat kerja. Saya hidup berkat kemurahan hati kedua belah pihak,” ujar Isje kepada Omroepbrabant.nl seperti dikutip Suara.com, Senin (14/7).

Namun setelah Indonesia merdeka, situasi berubah drastis.

Karena keluarganya berasal dari bangsawan Siau, mereka mulai dicurigai memiliki ikatan dengan kolonial Belanda.

Ayahnya, Alfonso, yang pernah menjadi tahanan perang dan memegang paspor Belanda, juga membuat posisi keluarga semakin rentan.

baca juga

“Setiap malam kami bersembunyi di bawah tempat tidur ketika ada baku tembak. Saya masih bisa merasakan ketegangan itu sampai sekarang,” kenangnya.

Teror demi teror terus menghantui keluarga dari nenek Jordi Amat ini. Dari bangkai binatang hingga surat kaleng berisi ancaman pembunuhan.

“Setiap minggu ada bangkai hewan di depan rumah kami, dan suatu hari ada catatan yang mengancam bahwa ‘berikutnya anak-anakmu yang akan mati’.” kata Isje.

Akhirnya pada tahun 1958, keluarga Isje memutuskan untuk melarikan diri ke Belanda. Saat itu Isje baru berusia 10 tahun.

Sang ibu sangat berat meninggalkan tanah kelahirannya meski mendukung kemerdekaan Indonesia.

“Tapi situasinya sudah tidak aman bagi kami,” ujar Isje.

Isje mengungkap kisah hidupnya ini dalam pameran bertajuk “Nederlands-Indië Vergeten Wij Nooit” (Hindia Belanda Tak Akan Kami Lupakan) di Den Bosch, Belanda pada 26 Juni lalu.

Pameran ini mengangkat cerita keluarga-keluarga berdarah Indonesia dan Maluku yang bermigrasi ke Belanda, guna mengenalkan warisan budaya dan sejarah mereka kepada generasi baru.

Jordi Amat Resmi Merapat ke Persija

Klub Persija Jakarta akhirnya resmi mengumumkan perekrutan bek Timnas Indonesia, Jordi Amat, Sabtu (5/7).

Lewat sosial media milik mereka, Persija unggah video perkenalan pemain naturalisasi Timnas Indonesia tersebut.

"Jordi Amat is here!" tulis caption unggahan akun Instagram dan X resmi milik Persija Jakarta.

Sebelumnya, Jakarta International Stadium (JIS) yang merupakan markas Persija mengumumkan kehadiran pemain naturalisasi Jordi Amat, Jumat (4/7/2025).

"Jordi Is Here," bunyi kalimat berjalan di video teks berjalan di Stadion JIS.

Jordi Amat menjadi pemain ketiga yang direkrut Persija Jakarta jelang musim depan.

Sebelumnya skuad Macan Kemayoran mendatangkan pemain asal Brasil, Van Basty Sousa dan pemain lokal, Eksel Timothy Runtukahu dari Barito Putera.

Duet Jordi Amat dan Rizky Ridho di Lini Belakang Persija? Mauricio Souza Buka Suara [Dok Persija]
Duet Jordi Amat dan Rizky Ridho di Lini Belakang Persija? Mauricio Souza Buka Suara [Dok Persija]

Untuk mewujudkan target ambisius juara Liga 1, manajemen Persija Jakarta terus melakukan pembenahan menyeluruh terhadap skuad.

Evaluasi telah dilakukan sejak akhir musim lalu, dengan fokus pada penguatan lini-lini krusial melalui rekrutan pemain baru yang dianggap sesuai dengan kebutuhan tim.

Baik pemain lokal maupun asing menjadi bagian dari rencana strategis yang disusun oleh pelatih Mauricio Souza dan tim pelatih.

Mauricio Souza diketahui memiliki peran signifikan dalam menyusun komposisi tim.

Ia memberikan rekomendasi nama-nama pemain yang dinilai mampu menjalankan filosofi bermain yang ia terapkan.

Pelatih asal Brasil itu disebut menginginkan pemain yang tidak hanya berkualitas secara teknik, tetapi juga memiliki fleksibilitas posisi, etos kerja tinggi, dan kemampuan beradaptasi cepat dengan sistem permainan.

Di sisi lain, manajemen klub tetap mempertimbangkan keseimbangan antara kualitas pemain dan aspek finansial.

Persija tidak ingin gegabah dalam mendatangkan nama besar jika tidak sesuai dengan kebutuhan tim secara keseluruhan.

Pendekatan yang digunakan adalah selektif dan realistis, dengan mengutamakan efektivitas dan efisiensi dalam proses perekrutan.

Selain fokus pada pemain asing dan naturalisasi, Persija juga mulai melirik potensi pemain muda Indonesia yang sempat merumput di luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelatih Malaysia: Timnas Indonesia Layak Juara Piala AFF U-23 2025

Pelatih Malaysia: Timnas Indonesia Layak Juara Piala AFF U-23 2025

Bola | Senin, 14 Juli 2025 | 17:06 WIB

Gabung Dewa United, Pelatih Belanda Ogah Panggil Rafael Struick ke Timnas

Gabung Dewa United, Pelatih Belanda Ogah Panggil Rafael Struick ke Timnas

Bola | Senin, 14 Juli 2025 | 17:30 WIB

3 Striker Tajam Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025

3 Striker Tajam Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025

Bola | Senin, 14 Juli 2025 | 19:05 WIB

Kode Kevin Diks untuk Patrick Kluivert, Selama Ini Salah Posisi di Timnas Indonesia

Kode Kevin Diks untuk Patrick Kluivert, Selama Ini Salah Posisi di Timnas Indonesia

Bola | Senin, 14 Juli 2025 | 18:38 WIB

Kapan Piala AFF U-23 Timnas Indonesia vs Brunei?

Kapan Piala AFF U-23 Timnas Indonesia vs Brunei?

Bola | Senin, 14 Juli 2025 | 17:05 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×