Perbandingan Harga Pasar Thom Haye vs Tim Receveur, Gelandang Almere yang Resmi Gabung Dewa United

Arief Apriadi

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:35 WIB
Perbandingan Harga Pasar Thom Haye vs Tim Receveur, Gelandang Almere yang Resmi Gabung Dewa United
Tim Receveur. (Dok. almerecityfans)

Suara.com - Mantan rekan satu tim Thom Haye di Almere City, Tim Receveur, memutuskan pindah ke Liga 1 untuk membela Bali United.

Melalui laman resmi Almere City, dikabarkan jika Receveur bergabung ke Bali United kendati baru saja memperpanjang kontrak hingga Juni 2026.

"Kami senang untuk Tim bahwa skenario impiannya menjadi kenyataan. Meskipun ia memainkan peran penting dalam skuad, kami tidak ragu memberinya langkah ini. Kami mendoakan kesuksesan dan kebahagiaan bagi dia dan keluarganya di Bali, dan berharap ia kembali ke klub kami setelah petualangan ini, apa pun perannya," kata direktur teknis Almere, Chiel Dekker.

Dengan keputusan ini, nasib Receveur setidaknya lebih jelas daripada Thom Haye yang sampai saat ini belum memiliki klub.

Keduanya sama-sama membela Almere City sepanjang musim 2024/25. Namun, Thom Haye lebih banyak mendapat kesempatan bermain.

Tim Receveur, rekrutan baru Bali United untuk BRI Super League 2025/2026. (ileague.id)
Tim Receveur, rekrutan baru Bali United untuk BRI Super League 2025/2026. (ileague.id)

Thom Haye mencatatkan total 30 pertandingan di semua kompetisi, sedangkan Receveur hanya bermain empat kali.

Dengan kata lain, Receveur hanya menjadi pelapis dari Thom Haye sepanjang musim lalu karena posisi keduanya identik.

Receveur biasa bermain sebagai gelandang sentral, tapi juga bisa beroperasi sebagai gelandang bertahan bahkan gelandang serang.

Pun dengan Thom Haye yang sepanjang karirnya lebih banyak bermain sebagai gelandang bertahan, juga bermain sebagai gelandang sentral.

baca juga

Meski posisinya identik dan pernah membela tim yang sama, harga pasar kedua pemain berbeda jauh.

Per pembaruan data dari Transfermarkt pada Mei lalu, harga pasar Tim Receveur hanya ada di angka 100 ribu euro atau hanya Rp 1,74 miliar.

Sedangkan Thom Haye— meski masih menganggur— harga pasarnya ditaksir masih ada di kisaran 1 juta euro atau Rp 17,38 miliar.

Dari segi historis, harga pasar Receveur tidak pernah lebih tinggi dari Haye.

Harga pasar tertinggi Receveur ada pada Juni 2022 dengan kisaran harga Rp 5,65 miliar.

Sementara Thom Haye pernah mencatatkan harga pasar tertinggi di angka Rp 52,14 miliar pada Desember 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sihir Jens Raven: Ketika Balas Cibiran dengan Amukan di Piala AFF U-23 2025

Sihir Jens Raven: Ketika Balas Cibiran dengan Amukan di Piala AFF U-23 2025

Bola | Selasa, 15 Juli 2025 | 22:10 WIB

Tim Receveur Punya Rekor Ngeri di Almere City Sebelum Gabung Bali United

Tim Receveur Punya Rekor Ngeri di Almere City Sebelum Gabung Bali United

Bola | Selasa, 15 Juli 2025 | 16:06 WIB

Mengulas Statistik Tim Receveur saat Bermain di Almere City, Masanya Sudah Habis?

Mengulas Statistik Tim Receveur saat Bermain di Almere City, Masanya Sudah Habis?

Bola | Selasa, 15 Juli 2025 | 14:50 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×