BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB
BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Gubernur BI Destry Damayanti menghadiri Pertemuan BRICS FMCBG di Mumbai pada 9–10 September 2026.
  • Indonesia mendorong penggunaan mata uang lokal dan konektivitas pembayaran lintas negara untuk memperkuat ekonomi global.
  • BI dan Reserve Bank of India membahas percepatan kerja sama LCT, LCBSA, serta pembayaran QR antarnegara.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus memperkuat kerja sama penggunaan mata uang lokal dan konektivitas pembayaran lintas negara untuk mendorong kerja sama ekonomi dan keuangan yang lebih konkret. 

Upaya tersebut menjadi salah satu agenda Indonesia dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral BRICS atau 2nd BRICS Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (BRICS FMCBG) yang berlangsung pada 9–10 September 2026 di Mumbai, India.

Dalam hal ini, Gubernur BI Destry Damayanti menekankan pentingnya menjaga stabilitas sekaligus memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi di tengah meningkatnya tensi geopolitik dan fragmentasi ekonomi global.

Indonesia, kata Destry, mendorong penguatan kerja sama konkret BRICS, termasuk melalui penggunaan mata uang lokal dalam transaksi serta konektivitas pembayaran lintas negara.

Bank Indonesia, Jakarta. [Antara//M Risyal Hidayat/wsj]
Bank Indonesia, Jakarta. [Antara//M Risyal Hidayat/wsj]

"Indonesia melihat peluang strategis bagi BRICS untuk mengubah berbagai tantangan menjadi resiliensi bersama melalui penguatan kerja sama konkret. Termasuk transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran lintas negara, dengan tetap memperhatikan tahapan pembangunan dan prioritas nasional masing-masing negara," ujar Destry dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (13/9/2026).

Sebagai informasi, negara-negara anggota BRICS dalam pertemuan tersebut menyepakati komitmen untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan keuangan serta meningkatkan resiliensi dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Kesepakatan itu mencakup sejumlah isu strategis, antara lain penguatan resiliensi dan pertumbuhan, transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI), konektivitas pembayaran lintas negara, penggunaan mata uang lokal, ketahanan siber, serta keuangan berkelanjutan.

Selain itu, BRICS menyepakati pentingnya memperkuat arsitektur keuangan global, termasuk melalui reformasi tata kelola Dana Moneter Internasional (IMF) guna memperkuat suara dan representasi negara-negara berkembang.

Sejalan dengan kesepakatan tersebut, Indonesia menilai keberagaman karakteristik negara anggota BRICS dapat menjadi kekuatan untuk membangun kerja sama yang saling melengkapi dan menghasilkan nilai tambah bersama.

baca juga

Percepat Kerja Sama Indonesia-India

Di sela rangkaian pertemuan di Mumbai, Destry juga melakukan pertemuan bilateral dengan Gubernur Reserve Bank of India (RBI) Sanjay Malhotra.

Pertemuan tersebut membahas percepatan kerja sama Local Currency Transaction (LCT) Indonesia-India, Local Currency Bilateral Swap Arrangement (LCBSA), serta konektivitas pembayaran melalui QR antarnegara.

Kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah untuk menerjemahkan komitmen BRICS ke dalam konektivitas ekonomi dan keuangan yang memberikan manfaat bagi Indonesia dan India.

Pertemuan BRICS FMCBG Kedua juga menghasilkan Pernyataan Bersama yang merefleksikan komitmen negara-negara anggota dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global.

Ke depan, Indonesia memandang pentingnya menjaga ruang dialog dan membangun jembatan di tengah fragmentasi global. Melalui sinergi Bank Indonesia dan pemerintah, Indonesia akan terus berkontribusi dalam agenda kerja sama internasional untuk menghasilkan langkah-langkah konkret yang inklusif dan sejalan dengan prioritas nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

70,05 Persen Pembelian Rumah di Pasar Primer Pilih Pembayaran KPR

70,05 Persen Pembelian Rumah di Pasar Primer Pilih Pembayaran KPR

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 08:43 WIB

Warga RI Mulai Tahan Belanja, Bulan Oktober dan Januari 2027 Bahkan Makin Suram

Warga RI Mulai Tahan Belanja, Bulan Oktober dan Januari 2027 Bahkan Makin Suram

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 10:48 WIB

Terkini

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 13 September 2026 | 18:02 WIB

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:58 WIB

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

×