Profil Timo Scheunemann, Ayah Brandon Scheunemann yang Rela Dipenjara Demi Indonesia ke Piala Dunia

Riki Chandra

Kamis, 17 Juli 2025 | 18:12 WIB
Profil Timo Scheunemann, Ayah Brandon Scheunemann yang Rela Dipenjara Demi Indonesia ke Piala Dunia
Kolase Timo Scheunemann dan anaknya Brandon Scheunemann. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Nama Timo Scheunemann kembali menjadi sorotan setelah penampilan impresif anaknya, Brandon Scheunemann, bersama Timnas Indonesia U-23 di ajang Piala AFF U-23 2025.

Namun, di balik sorotan pada sang pemain muda, sosok sang ayah tak kalah menarik perhatian publik. Timo bukan hanya seorang pelatih sepak bola, melainkan figur penuh dedikasi yang rela berkorban demi kemajuan sepak bola Indonesia.

“Saya rela dipenjara asal Indonesia bisa masuk Piala Dunia,” tegas Timo Scheunemann saat pembukaan Liga Primer Indonesia pada 7 Januari 2011 di Hotel Novotel Solo.

Pernyataan tersebut sempat viral dan memperkuat citranya sebagai pelatih yang sangat mencintai Merah Putih.

Sosok Timo Scheunemann

Lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 29 November 1973, Timo tumbuh besar di berbagai kota di Indonesia seperti Kediri dan Malang. Meski memiliki darah Jerman, Timo sejak muda telah menunjukkan kedekatan luar biasa dengan budaya Indonesia. Dalam akun Instagram pribadinya, ia menyebut dirinya sebagai “German outside, Indonesian inside.”

Bahkan, tidak hanya fasih berbahasa Indonesia, Timo Scheunemann juga lancar berbahasa Jawa, sesuatu yang jarang dimiliki oleh pelatih asing lainnya. Hal ini yang membuatnya sangat dihormati oleh para pemain, ofisial, dan pecinta sepak bola nasional.

Sebagai pelatih, Timo memiliki rekam jejak panjang. Ia pernah menangani Timnas Putri Indonesia pada 2008 dan menjadi pelatih kepala Persema Malang pada 2010–2011.

Ia juga pernah membela sejumlah klub sebagai pemain, mulai dari Persiba Balikpapan hingga Tampines Rovers. Selain itu, Timo sempat mendapat undangan uji coba dari Eintracht Frankfurt, Stuttgarter Kickers, hingga Gillingham FC.

Lisensi kepelatihannya juga tak main-main. Timo mengantongi NSCAA National Diploma Coaching License (setara UEFA C) sejak 1999, serta meraih lisensi UEFA B di Berlin (2006) dan UEFA A di Köln (2007).

Timo juga dikenal sebagai pelatih yang berintegritas tinggi. Ia sempat menjadi penasihat teknik Persikoba Batu, pelatih Malang FC, hingga mendirikan pusat pelatihan futsal Fussal Ausbildung Centrum.

Pendidikan formalnya pun mentereng, dengan gelar Sarjana Ilmu Sosial dari The Master’s College dan pascasarjana dari California State University of Los Angeles.

Kini, perhatian publik beralih kepada Brandon Scheunemann, putra Timo, yang tampil gemilang bersama Timnas U-23. Lahir di Malang, 9 Maret 2005, Brandon menjadi simbol regenerasi sepak bola Indonesia. Tingginya 187 cm, fasih berbahasa Indonesia dan Jawa, menunjukkan bahwa darah Merah Putih mengalir kuat dalam dirinya.

Dedikasi Timo Scheunemann terhadap sepak bola Indonesia bukan hanya ucapan kosong. Ia menunjukkan bahwa kecintaan terhadap bangsa bisa ditunjukkan dengan tindakan nyata, bahkan jika harus mengorbankan kebebasannya. Dengan sosok seperti Timo dan Brandon, harapan Indonesia menuju Piala Dunia semakin terbuka lebar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Filipina Imbau Warga Pakai Masker N95, Warga Kalteng Dibagikan Masker Biasa di Tengah Kepungan Asap

Filipina Imbau Warga Pakai Masker N95, Warga Kalteng Dibagikan Masker Biasa di Tengah Kepungan Asap

Entertainment | Kamis, 03 September 2026 | 12:28 WIB

Komdigi Bongkar Alasan Video Kasus Pejompongan Bisa Hilang dari Platform

Komdigi Bongkar Alasan Video Kasus Pejompongan Bisa Hilang dari Platform

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 20:25 WIB

Provokasi Warga! Pria Teriak 'Maling' dan Rusak Mobil di Jagakarsa Diburu Polisi

Provokasi Warga! Pria Teriak 'Maling' dan Rusak Mobil di Jagakarsa Diburu Polisi

News | Rabu, 02 September 2026 | 20:18 WIB

Netizen Ubah Nama Tokoh Jadi Kosakata Baru, Lengkap Arti Gibran hingga Prabowo

Netizen Ubah Nama Tokoh Jadi Kosakata Baru, Lengkap Arti Gibran hingga Prabowo

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 19:13 WIB

Viral! Ditanya Baik-baik Soal Lapangan Pekerjaan, Gubenur Bali Wayan Koster: Diam Kamu

Viral! Ditanya Baik-baik Soal Lapangan Pekerjaan, Gubenur Bali Wayan Koster: Diam Kamu

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 14:00 WIB

Heboh Arya Wedakarna Nongol di Acara Miss Transgender, Sosok Berseragam Militer Jadi Gunjingan

Heboh Arya Wedakarna Nongol di Acara Miss Transgender, Sosok Berseragam Militer Jadi Gunjingan

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 12:30 WIB

Desta Tinggalkan Vindes, Pesannya untuk Vincent Rompies Bikin Haru: Kamu Adalah Keluarga

Desta Tinggalkan Vindes, Pesannya untuk Vincent Rompies Bikin Haru: Kamu Adalah Keluarga

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 12:18 WIB

Viral Istri Gubernur Kalteng Curhat Suka Dihakimi, Balasan Netizen Bikin Geleng Kepala

Viral Istri Gubernur Kalteng Curhat Suka Dihakimi, Balasan Netizen Bikin Geleng Kepala

Entertainment | Selasa, 01 September 2026 | 18:28 WIB

Viral Netizen Malaysia Hina Indonesia Miskin tapi Warganet +62 Naik Pitam Gara-gara Doa Prabowo

Viral Netizen Malaysia Hina Indonesia Miskin tapi Warganet +62 Naik Pitam Gara-gara Doa Prabowo

Entertainment | Selasa, 01 September 2026 | 14:42 WIB

Viral Beton Bawah Tol Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya Di Sini

Viral Beton Bawah Tol Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya Di Sini

Entertainment | Selasa, 01 September 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×