Patrick Kluivert: Menurut Saya Drawing Ronde 4 Cuma Formalitas

Arief Apriadi

Jum'at, 18 Juli 2025 | 20:33 WIB
Patrick Kluivert: Menurut Saya Drawing Ronde 4 Cuma Formalitas
Patrick Kluivert: Menurut Saya Drawing Ini Cuma Formalitas. [Instagram Patrick Kluivert]

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memberikan tanggapan lugas terkait hasil undian atau drawing putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Dalam pernyataannya, pelatih asal Belanda tersebut menyebut bahwa drawing ini hanyalah sebuah formalitas, sebab semua tim yang lolos memang sudah memiliki kualitas tinggi dan telah saling mengenal dengan baik.

“Menurut saya, drawing ini adalah sebuah formalitas. Dua negara yang tergabung bersama kami adalah negara kuat dan kami mengenal mereka dengan cukup baik, dan siap menghadapi mereka,” ujar Kluivert dalam sesi wawancara usai pengundian yang digelar di markas AFC, Kuala Lumpur, Kamis (17/7/2025).

"Yang paling penting sekarang adalah mempersiapkan diri dengan baik, menganalisis kekuatan mereka."

Masuk Pot 3, Ini Calon Lawan Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 [Dok. KitaGaruda]
Masuk Pot 3, Ini Calon Lawan Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 [Dok. KitaGaruda]

Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak berdasarkan hasil drawing resmi yang dilakukan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Seluruh laga grup ini akan dilangsungkan di Arab Saudi, yang juga ditunjuk sebagai tuan rumah grup, pada 8 hingga 14 Oktober 2025 mendatang.

Tantangan Berat di Grup B

Keikutsertaan Indonesia di fase ini merupakan sejarah baru dalam perjalanan sepak bola nasional.

Untuk pertama kalinya, skuad Garuda berhasil melangkah hingga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Prestasi ini diraih usai mereka menempati posisi runner-up grup di putaran ketiga.

baca juga

Meski demikian, jalan menuju putaran final yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu dipastikan tidak mudah.

Di Grup B, Indonesia akan menghadapi dua tim papan atas Asia: Arab Saudi yang merupakan kekuatan tradisional Asia Barat dan Irak yang juga dikenal sebagai tim penuh kejutan.

Namun, Kluivert memastikan timnya tidak akan menyerah sebelum bertanding. Ia menegaskan bahwa persiapan matang dan analisis mendalam terhadap kekuatan lawan menjadi kunci utama.

“Rencana saya adalah mempersiapkan tim dengan sangat baik,” ujar Patrick Kluivert dikutip dari KitaGaruda.

"Lalu akan menganalisis Arab Saudi dan Irak secara spesifik, melihat sistem permainan mereka, serta menyiapkan sistem permainan kami sendiri untuk menghadapi mereka. Kami ingin tampil sekompetitif mungkin demi meraih hasil terbaik," tambah mantan asisten pelatih Barcelona itu.

Format Kompetisi dan Peluang Timnas

Putaran keempat ini diikuti oleh enam tim terbaik dari putaran sebelumnya: Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Irak, Oman, dan Indonesia.

Berdasarkan pembagian pot, Arab Saudi dan Qatar berada di Pot 1, Irak dan UEA di Pot 2, sedangkan Oman dan Indonesia di Pot 3.

Hasil drawing pun membagi mereka ke dalam dua grup sebagai berikut:

Grup A

  • Qatar
  • Uni Emirat Arab
  • Oman

Grup B

  • Arab Saudi
  • Irak
  • Indonesia

Hanya juara grup yang berhak lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026.

Sementara itu, runner-up grup masih memiliki peluang melalui jalur Putaran Kelima (play-off zona Asia) yang dijadwalkan berlangsung November 2025.

Dua tim peringkat kedua akan saling bertemu dan pemenangnya berhak melaju ke babak Play-off Antar-Konfederasi yang akan digelar pada Maret 2026.

Meski tergabung di grup berat, optimisme terus ditunjukkan oleh Kluivert dan jajaran pelatih.

Selain akan melakukan persiapan teknis dan fisik, mereka juga akan memantau kondisi pemain secara ketat, termasuk mereka yang bermain di luar negeri maupun di Liga 1.

Kehadiran pemain keturunan seperti Rafael Struick, Ivar Jenner, hingga Nathan Tjoe-A-On dan Jay Idzes akan sangat penting dalam membangun kekuatan tim.

Kluivert diperkirakan akan memaksimalkan kekuatan para pemain muda, serta melakukan pendekatan taktis yang fleksibel saat menghadapi lawan yang secara peringkat FIFA lebih unggul.

Dengan menyebut bahwa drawing ini hanya “formalitas”, Kluivert sejatinya ingin menegaskan bahwa fokus utama bukanlah pada siapa lawan Timnas Indonesia, tetapi pada sejauh mana persiapan Timnas sendiri.

“Yang paling penting sekarang adalah mempersiapkan diri dengan baik,” tegasnya.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontras Nasib Rafael Struick dan Teman Dekatnya, Karier Bak Langit dan Bumi

Kontras Nasib Rafael Struick dan Teman Dekatnya, Karier Bak Langit dan Bumi

Bola | Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:57 WIB

Siapa Miliano Jonathans? Pemain Keturunan Depok Dirumorkan Sepakat Bela Timnas Indonesia

Siapa Miliano Jonathans? Pemain Keturunan Depok Dirumorkan Sepakat Bela Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:15 WIB

Siapa Dean Zandbergen? Pemain Keturunan Diisukan Sepakat Gabung Timnas Indonesia

Siapa Dean Zandbergen? Pemain Keturunan Diisukan Sepakat Gabung Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:02 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×