Pelatih Thailand Sudah Paham Bakal Terjadi Hal Buruk Kalau Lawan Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 23 Juli 2025 | 16:31 WIB
Pelatih Thailand Sudah Paham Bakal Terjadi Hal Buruk Kalau Lawan Timnas Indonesia
Pelatih Thailand, Thawatchai Damrong-Ongtrakul tidak takut menghadapi Timnas Indonesia. Dalam kondisi yang tidak diunggulkan, ia siap menjungkalkan skuad Garuda.

Suara.com - Pelatih Thailand, Thawatchai Damrong-Ongtrakul tidak takut menghadapi Timnas Indonesia. Dalam kondisi yang tidak diunggulkan, ia siap menjungkalkan skuad Garuda.

Thailand akan menjadi lawan bagi Timnas Indonesia U-23 di semifinal Piala AFF U-23 2025. Laga kedua kesebelasan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 25 Juli mendatang.

Timnas Indonesia U-23 lolos ke semifinal usai menjadi juara Grup A usai mengemas 7 poin.

Sama seperti Timnas Indonesia U-23, Thailand ke semifinal usai menjadi juara Grup C.

Tentu saja di laga ini Timnas Indonesia U-23 lebih diuntungkan daripada Thailand. Selain karena status tuan rumah, tim Merah Putih punya waktu istirahat lebih lama.

Pelatih Timnas Thailand U-23, Tan Thawatchai Damrong-ongtrakul (dok. FA Thailand)
Pelatih Timnas Thailand U-23, Tan Thawatchai Damrong-ongtrakul (dok. FA Thailand)

Thawatchai Damrong-Ongtrakul mengaku tidak gentar menghadapi Timnas Indonesia. Ia yakin bisa mengatasi masalah sehingga bisa mengimbangi tim Merah Putih.

"Tentu saja istirahat 2 hari kita banyak isu di recovery, tetapi kita harus mengatasi hal itu," kata Thawatchai kepada awak media.

"Dan berbicara soal Indonesia kita tahu sejak kemarin kalau kita lolos sebagai juara grup maka kita akan bertemu Indonesia," jelasnya.

Tidak tanggung-tanggung Thailand menargetkan juara di Piala AFF U-23 2025. Salah satu tantangan terdekat adalah mengalahkan Timnas Indonesia.

baca juga

"Target kami masih tetap menjadi nomor satu di grup ini (juara)," tambahnya.

Salah satu tantangan berat Thailand adalah tampil di hadapan Garuda Fans. Tentu akan banyak tekanan yang harus dilalui Pasukan Muda Gajah Putih.

"Tentu saja saya selalu bilang ke pemain selalu bagus untuk bermain di depan banyak suporter, tidak peduli fans kami atau fans lawan," ujarnya.

"Terutama fans Indonesia, mereka selalu mendukung timnya dan mereka suka sepak bola, bagus bagi kami bermain di hadapan kerumunan yang besar."

"Tekanan adalah soal lain, tapi jika kita ingin juara maka kita harus siap bermain di kondisi apapun," tambahnya.

Thawatchai Damrong-Ongtrakul yakin anak asuhannya bisa meraih hasil positif. Syaratnya satu bekerja keras.

"Saya tentu sangat menunggu pertemuan dengan Indonesia," ujarnya.

"Dan untuk bermain di depan suporter tentu akan sangat bagus," tutupnya.

Laga antara Timnas Indonesia U-23 melawan Thailand diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama memiliki tradisi kuat di kawasan Asia Tenggara dan sama-sama memiliki materi pemain muda yang potensial.

Timnas Indonesia U-23 sendiri tengah dalam performa apik setelah mengalahkan tim-tim kuat seperti Filipina di fase grup. Pelatih Gerald Vanenburg juga dinilai berhasil meramu komposisi pemain yang solid meski tanpa persiapan panjang.

Sementara itu, Thailand U-23 mengandalkan kolektivitas dan pengalaman pelatih Thawatchai yang sudah kenyang jam terbang di level junior maupun senior.

Meski bermain di kandang lawan, mereka diyakini tidak akan gentar dan tetap tampil menyerang.

Duel ini juga menjadi ajang pembuktian bagi para pemain muda yang ingin menunjukkan kualitas mereka menjelang babak kualifikasi Piala Asia U-23 dan SEA Games mendatang.

Atmosfer panas SUGBK dipastikan menjadi ujian mental tersendiri bagi kedua kesebelasan.

Pemenang laga ini akan melaju ke partai final dan berpeluang besar merebut gelar juara.

Bagi Timnas Indonesia U-23, dukungan suporter bisa menjadi pembeda. Namun bagi Thailand, justru tekanan itu bisa menjadi motivasi tambahan untuk tampil lebih baik.

Di atas kertas, Indonesia U-23 sedikit lebih unggul dari segi statistik maupun tren permainan.

Namun Thailand punya sejarah panjang sebagai tim yang sering merepotkan Indonesia di level usia muda.

Faktor pengalaman bertanding di level internasional membuat Thailand tidak bisa dianggap remeh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Total di Piala AFF U-23 2025, Suporter Malaysia Ngamuk Singgung Pemain Naturalisasi

Gagal Total di Piala AFF U-23 2025, Suporter Malaysia Ngamuk Singgung Pemain Naturalisasi

Bola | Rabu, 23 Juli 2025 | 16:19 WIB

Kata Pelatih Thailand U-23 Jelang Lawan Timnas Indonesia: Mereka Kuat tapi...

Kata Pelatih Thailand U-23 Jelang Lawan Timnas Indonesia: Mereka Kuat tapi...

Bola | Rabu, 23 Juli 2025 | 16:09 WIB

BRI Super League: Chemistry Persib Bandung Kian Rekat, Ini Kata Bojan Hodak

BRI Super League: Chemistry Persib Bandung Kian Rekat, Ini Kata Bojan Hodak

Your Say | Rabu, 23 Juli 2025 | 15:57 WIB

Terkini

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 09:47 WIB

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

×