Erick Thohir Sentil Agen di Liga Indonesia: Harus Lisensi FIFA, Tidak Bodong

Irwan Febri

Jum'at, 25 Juli 2025 | 11:10 WIB
Erick Thohir Sentil Agen di Liga Indonesia: Harus Lisensi FIFA, Tidak Bodong
Ketum PSSI, Erick Thohir. (pssi.org)

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengimbau operator Liga Indonesia, I.League, untuk menjalankan regulasi terkait agen pemain secara lebih ketat, terutama secara perizinan atau lisensi.

Erick Thohir tidak ingin agen yang ada di Indonesia sekadar agen yang punya pemain dan bisa negosiasi, tetapi juga memiliki lisensi berstandar FIFA.

"Pertama kita mensyaratkan agen-agen harus ada lisensi FIFA, tidak bodong-bodongan. Jangan sampai pangsa sepak bola kita jadi tempat orang cari makan dengan standar yang jelek," tegas Erick dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Ia juga menyampaikan keinginannya agar ke depan ada sistem penilaian yang jelas untuk pemain asing, demi peningkatan kualitas liga.

Erick Thohir, Ketua Umum PSSI. (pssi.org)
Erick Thohir, Ketua Umum PSSI. (pssi.org)

"Saya juga ingin di 2027, standar pemain asing di liga ada hitungannya, kalau di Inggris, Italia, ada. Kita juga mesti ada hitungannya supaya liga kita meningkat kualitasnya," lanjut Erick.

Dalam kesempatan tersebut, Erick menjelaskan bahwa PSSI memiliki pendekatan berbeda dari AFC dalam mengevaluasi mutu liga sepak bola.

Menurutnya, kualitas kompetisi domestik dapat dilihat dari berbagai aspek, seperti apakah gelar juara hanya dikuasai satu klub, jumlah penonton yang hadir di stadion, kondisi finansial tim, serta pencapaian klub Indonesia di level Asia.

Dampak Negatif Agen Bodong

Keberadaan agen tanpa lisensi atau yang tidak diakui FIFA berpotensi menimbulkan berbagai persoalan serius dalam industri sepak bola nasional.

baca juga

Agen bodong kerap bertindak semaunya tanpa memikirkan perlindungan hukum maupun karier jangka panjang pemain yang mereka wakili.

Dalam banyak kasus, agen semacam ini bisa menyebabkan konflik kontrak, menyalurkan pemain ke klub yang tidak sesuai kapasitas, hingga menjadi perantara dalam transaksi tidak transparan.

Akibatnya, pemain muda bisa terjebak dalam karier yang stagnan, sementara klub dirugikan karena tak mendapatkan pemain sesuai ekspektasi.

Lebih jauh, praktik agen ilegal ini bisa merusak citra profesionalisme liga Indonesia di mata internasional.

Kepercayaan dari pihak luar, baik itu pemain asing, sponsor, hingga federasi sepak bola dunia, dapat menurun jika mekanisme perekrutan tidak dilakukan dengan prosedur yang sah dan transparan.

Penerapan regulasi tegas terhadap agen pemain menjadi langkah penting agar sepak bola Indonesia tidak menjadi lahan bisnis semata, tetapi tetap menjunjung etika, keadilan, dan kualitas dalam pengelolaannya.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miliano Jonathans Jadi Target Prioritas PSSI untuk Timnas Indonesia

Miliano Jonathans Jadi Target Prioritas PSSI untuk Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 Juli 2025 | 10:37 WIB

Said Didu Salahkan Era Jokowi-Erick Thohir Jadi Penyebab BUMN Jebol Parah: Tidak Profesional!

Said Didu Salahkan Era Jokowi-Erick Thohir Jadi Penyebab BUMN Jebol Parah: Tidak Profesional!

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 10:13 WIB

AFC Kasih 'Keuntungan' Buat Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, PSSI Angkat Topi

AFC Kasih 'Keuntungan' Buat Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, PSSI Angkat Topi

Bola | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:27 WIB

Cerita Erick Thohir Gemar Thrifting Saat Masa Kuliah

Cerita Erick Thohir Gemar Thrifting Saat Masa Kuliah

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:20 WIB

Disentil Erick Thohir, Gerald Vanenburg Pasang Badan untuk Jens Raven

Disentil Erick Thohir, Gerald Vanenburg Pasang Badan untuk Jens Raven

Bola | Kamis, 24 Juli 2025 | 17:55 WIB

Jepang Pelit Kasih Teknologi, Alasan Pemerintah Lebih Pilih China Kembangkan Industri EV

Jepang Pelit Kasih Teknologi, Alasan Pemerintah Lebih Pilih China Kembangkan Industri EV

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 17:55 WIB

Erick Thohir Pamer Hasil Efisiensi di Kantor Kementerian BUMN, Konsumsi Listrik Turun 18 Persen

Erick Thohir Pamer Hasil Efisiensi di Kantor Kementerian BUMN, Konsumsi Listrik Turun 18 Persen

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 17:19 WIB

Geger Skandal Infantino dengan Donald Trump, Reputasi FIFA Tercoreng

Geger Skandal Infantino dengan Donald Trump, Reputasi FIFA Tercoreng

Bola | Rabu, 23 Juli 2025 | 18:53 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×