Kata-kata PSSI Laporkan Kuwait ke AFC Karena Batal Lawan Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:50 WIB
Kata-kata PSSI Laporkan Kuwait ke AFC Karena Batal Lawan Timnas Indonesia
PSSI memastikan akan melaporkan Federasi Sepak Bola Kuwait (KFA) ke AFC setelah pembatalan sepihak laga FIFA Matchday kontra Timnas Indonesia di Surabaya. (KitaGaruda)
Kesimpulan
  • PSSI melaporkan Federasi Sepak Bola Kuwait ke AFC.
  • Pembatalan sepihak laga FIFA Matchday sangat merugikan Indonesia.
  • PSSI berupaya mencari lawan pengganti untuk Timnas Indonesia.

Suara.com - PSSI memastikan akan melaporkan Federasi Sepak Bola Kuwait (KFA) ke AFC setelah pembatalan sepihak laga FIFA Matchday kontra Timnas Indonesia di Surabaya.

Pertandingan internasional yang seharusnya digelar pada 5 September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo itu dibatalkan hanya beberapa hari sebelum pelaksanaan.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan pihaknya sudah melayangkan surat protes resmi kepada federasi Kuwait terkait keputusan mendadak tersebut.

PSSI menilai persiapan Timnas Indonesia di FIFA Matchday sangat terganggu karena laga melawan Kuwait sebelumnya sudah masuk dalam agenda resmi.

Indonesia sejatinya menyiapkan rangkaian uji coba melawan negara Timur Tengah seperti Kuwait dan Lebanon sebagai persiapan menuju ajang internasional.

Menurut Erick Thohir, pihaknya tidak ingin berspekulasi mengenai alasan pembatalan karena ada kemungkinan Kuwait juga mundur dari beberapa turnamen lain.

Meski begitu, PSSI menilai keputusan Kuwait merugikan Indonesia yang sudah melakukan persiapan matang sejak jauh-jauh hari.

Selain mengirimkan surat protes, PSSI juga memastikan akan melaporkan kasus ini ke AFC sebagai bentuk perlindungan hak federasi nasional.

"itu yang mungkin ada isu internal saya tidak mau menuduh. Tetapi kami sudah melayangkan surat keras kepada Kuwait. Dan kita tidak tahu baru beberapa hari, persiapan sudah siap. Nah kita juga akan melaporkan ke AFC," kata Erick Thohir.

baca juga

Surat yang dikirim ke AFC disebut berisi laporan kegagalan Kuwait memenuhi jadwal pertandingan internasional di kalender resmi FIFA Matchday.

Erick menyebut alasan internal federasi Kuwait belum jelas, sehingga PSSI memilih menyerahkan kasus ini ke konfederasi Asia.

Kegagalan laga FIFA Matchday melawan Kuwait membuat Timnas Indonesia kehilangan momentum uji coba dengan lawan selevel.

PSSI kini tengah mencari alternatif negara lain yang bisa menjadi lawan tanding pada FIFA Matchday 5 September mendatang.

Sejumlah opsi sempat muncul, namun beberapa negara seperti Yordania tidak memungkinkan karena sudah lolos ke Piala Dunia.

Erick menegaskan bahwa PSSI berupaya keras menemukan lawan pengganti agar FIFA Matchday tidak hilang begitu saja.

FIFA Matchday sendiri memiliki peran penting untuk peringkat FIFA Timnas Indonesia karena hasil laga internasional memengaruhi poin resmi.

Selain itu, pertandingan FIFA Matchday juga menjadi ajang uji coba taktik dan strategi bagi pelatih dalam menghadapi turnamen besar.

Pembatalan laga ini tentu merugikan PSSI, pemain, serta para suporter yang sudah menantikan pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo.

Dampak lain juga dirasakan secara finansial karena penyelenggaraan pertandingan internasional membutuhkan biaya persiapan yang tidak kecil.

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) memiliki aturan ketat terkait jadwal pertandingan resmi, sehingga laporan dari PSSI akan menjadi dasar evaluasi.

Jika terbukti bersalah, federasi Kuwait bisa mendapatkan teguran resmi atau sanksi dari AFC karena tidak memenuhi agenda FIFA Matchday.

Dalam beberapa tahun terakhir, FIFA Matchday menjadi salah satu cara PSSI meningkatkan kualitas Timnas Indonesia dengan lawan tangguh.

Karena itu, PSSI menilai wajar jika pembatalan sepihak Kuwait harus mendapat perhatian serius dari konfederasi sepak bola Asia.

Meski menghadapi kendala, PSSI tetap optimistis Timnas Indonesia akan mendapatkan lawan pengganti untuk laga di Surabaya.

Federasi berharap keputusan cepat bisa diambil agar pelatih tetap bisa menjalankan program persiapan tanpa gangguan besar.

Bagi suporter, FIFA Matchday bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga kebanggaan melihat Timnas Indonesia menghadapi lawan internasional.

Situasi ini menjadi ujian bagi PSSI dalam memperjuangkan kepentingan sepak bola Indonesia di level regional maupun global.

Jika AFC memberikan respon positif, hal ini juga bisa menjadi pelajaran agar federasi lain lebih menghormati jadwal resmi pertandingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Apa Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans Cepat-cepat Dinaturalisasi?

Untuk Apa Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans Cepat-cepat Dinaturalisasi?

Bola | Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:43 WIB

PSSI Sudah Terlambat Soal Ivar Jenner

PSSI Sudah Terlambat Soal Ivar Jenner

Bola | Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:33 WIB

Baru Sembuh dari Cedera, Ivar Jenner Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia U-23

Baru Sembuh dari Cedera, Ivar Jenner Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia U-23

Bola | Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:33 WIB

Terkini

Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius

Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius

Bola | Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01 WIB

Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'

Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB

Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis

Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:30 WIB

Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:10 WIB

Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal

Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:53 WIB

Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo

Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:44 WIB

Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!

Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:36 WIB

Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan

Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:57 WIB

Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali

Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:44 WIB

Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi

Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:38 WIB

×