Kisah Tragis Ramang: Legenda Sepak Bola Indonesia Meninggal dalam Kemiskinan, Kini Dihargai Negara

Muhammad Yunus | Suara.com

Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:56 WIB
Kisah Tragis Ramang: Legenda Sepak Bola Indonesia Meninggal dalam Kemiskinan, Kini Dihargai Negara
Ramang, mantan pemain sepak bola Indonesia asal Makassar dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Jasa [Suara.com/Istimewa]
Kesimpulan
  • Ramang, pesepak bola mungil asal Barru dengan tinggi hanya 156 cm, dikenal dengan julukan “Si Kurcaci Pembunuh”
  • Ramang kecil terbiasa hidup keras, bahkan menjadi tukang becak untuk menghidupi keluarga
  • Setelah pensiun, hidup Ramang jauh dari kata mapan. Ia wafat pada 26 September 1987 akibat penyakit paru-paru.

Suara.com - Ramang nyaris tak diperhitungkan di lapangan, karena tingginya hanya 156 sentimeter. Tetapi, tubuh mungilnya justru menyembunyikan kekuatan.

Tendangannya keras. Punya dribel mematikan dan sundulannya ke arah gol tajam.

Lawan-lawannya yang jangkung dan kekar sering kali dibuat tak berdaya. Julukan "Si Kurcaci Pembunuh" pun melekat.

Era 1950-an adalah masa sepak bola yang keras. Peraturan tidak seketat sekarang, dimana pelanggaran kasar kerap dianggap wajar.

Namun, Ramang tetap bisa menembus pertahanan lawan. Mencetak gol dari sudut dan cara apa saja.

Dalam sebuah turnamen di Asia pada 1953, ia mencetak 19 gol hanya dalam lima pertandingan bersama Timnas Indonesia.

FIFA kemudian mengenalnya sebagai salah satu pemain terbaik Asia pada era 1950-an.

"Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sudah ada sejak 1950-an bernama Andi Ramang, berasal dari Indonesia," tulis FIFA dalam salah satu artikelnya.

Dua dekade setelah wafatnya pada tahun 2012, federasi sepak bola dunia itu bahkan menuliskan sebuah tajuk khusus bertema "pemain yang menginspirasi".

Dalam laman resminya, FIFA menulis nama Rusli Ramang--lebih akrab disapa Andi Ramang--sebagai legenda yang pernah membuat kiper Lev Yashin jatuh bangun menahan bola.

Kala itu, Indonesia menghadapi Uni Soviet di perempat final Olimpiade Melbourne tahun 1956. Timnas yang diperkuat Ramang berhasil menahan imbang dengan skor 0-0.

Lev Yashin yang dijuluki The Black Spider, kiper legendaris Uni Soviet bahkan dibuat kerepotan menghadapi tembakan-tembakan keras Ramang.

Namun, di pertandingan ulang, dua hari kemudian, Indonesia harus mengakui keunggulan Uni Soviet dengan skor 0-4.

FIFA menulis, jika saja bukan karena ketangkasan Yashin, Uni Soviet mungkin sudah dipermalukan oleh Indonesia di Olimpiade.

Bagi FIFA, catatan Ramang tidak main-main. Tercatat dari 397 penampilan, tercipta 316 gol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Crazy Rich Kalimantan Dapat Bintang Kehormatan dari Presiden, Haji Isam Jasanya Apa?

Crazy Rich Kalimantan Dapat Bintang Kehormatan dari Presiden, Haji Isam Jasanya Apa?

Your Say | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:55 WIB

Bakal Beri Bintang Kehormatan untuk Bill Gates di New York, Apa Alasan Prabowo?

Bakal Beri Bintang Kehormatan untuk Bill Gates di New York, Apa Alasan Prabowo?

News | Rabu, 07 Mei 2025 | 14:15 WIB

Daftar dan Arti 4 Bintang Kehormatan Utama yang Diterima Prabowo Subianto

Daftar dan Arti 4 Bintang Kehormatan Utama yang Diterima Prabowo Subianto

News | Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:17 WIB

Terkini

Tottenham Hotspur Selidiki Penyebab Badai Cedera pada Musim 2025/2026

Tottenham Hotspur Selidiki Penyebab Badai Cedera pada Musim 2025/2026

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:12 WIB

Jamie Vardy Tinggalkan Cremonese Usai Degradasi ke Serie B Italia

Jamie Vardy Tinggalkan Cremonese Usai Degradasi ke Serie B Italia

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:04 WIB

Enggan Pensiun, Henrikh Mkhitaryan Ingin Bertahan di Inter Milan Satu Musim Lagi

Enggan Pensiun, Henrikh Mkhitaryan Ingin Bertahan di Inter Milan Satu Musim Lagi

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:00 WIB

Mariano Peralta Dirumorkan ke Persija Jakarta, Pemilik Borneo FC Buka Suara

Mariano Peralta Dirumorkan ke Persija Jakarta, Pemilik Borneo FC Buka Suara

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bukan Allegri, Pelatih Ini Jadi Kandidat Terdepan Pengganti Antonio Conte di Napoli

Bukan Allegri, Pelatih Ini Jadi Kandidat Terdepan Pengganti Antonio Conte di Napoli

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:52 WIB

Mikel Arteta Sabet Manajer Terbaik Premier League Usai Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun Arsenal

Mikel Arteta Sabet Manajer Terbaik Premier League Usai Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun Arsenal

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:47 WIB

Real Madrid Berminat, tapi Nico Paz Dikabarkan Ingin Bertahan di Como

Real Madrid Berminat, tapi Nico Paz Dikabarkan Ingin Bertahan di Como

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:40 WIB

Kini Lolos Liga Champions, Como Ternyata Pernah Pinjam Striker Persib Bandung

Kini Lolos Liga Champions, Como Ternyata Pernah Pinjam Striker Persib Bandung

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:34 WIB

Mikel Arteta Raih Penghargaan Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/2026

Mikel Arteta Raih Penghargaan Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/2026

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:32 WIB

Banyak Rekan Setim, Wataru Endo Antusias Hadapi Belanda pada Piala Dunia 2026

Banyak Rekan Setim, Wataru Endo Antusias Hadapi Belanda pada Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:29 WIB