- Napoli pinjam Rasmus Hojlund dari Manchester United untuk atasi krisis.
- Karier Hojlund di United buruk, hanya cetak empat gol dua musim.
- Hojlund tertarik kembali ke Serie A menjelang Piala Dunia.
Suara.com - Napoli bergerak cepat jelang penutupan bursa transfer musim panas 2025/2026.
Setelah kehilangan Romelu Lukaku akibat cedera panjang, klub juara bertahan Serie A itu segera mencari pengganti di lini depan.
Target utama pun jatuh kepada Rasmus Hojlund, striker muda Denmark yang dua tahun terakhir berkarier bersama Manchester United.
Menurut laporan Sky Sports, Manchester United akhirnya menerima tawaran Napoli untuk melepas Hojlund.
Striker berusia 22 tahun itu akan bergabung ke Italia dengan status pinjaman semusim, disertai kewajiban pembelian permanen senilai total £43 juta jika Napoli berhasil lolos ke Liga Champions musim depan.
Hojlund sejatinya datang ke Manchester United pada musim panas 2023 dengan status salah satu penyerang muda paling menjanjikan di Eropa.
United rela mengeluarkan dana besar, mencapai £72 juta, untuk memboyongnya dari Atalanta. Namun, kariernya di Premier League jauh dari kata sukses.
Dalam dua musim, ia hanya mencetak empat gol dari 32 pertandingan. Penampilan yang kurang meyakinkan membuat pelatih anyar United, Ruben Amorim, tak lagi memasukkannya dalam rencana tim.
Apalagi, Setan Merah sudah mengeluarkan lebih dari £200 juta untuk mendatangkan sejumlah penyerang baru di bursa transfer kali ini.
Baca Juga: Prediksi Manchester United vs Burnley: Kalah Lagi di Old Trafford?
Situasi tersebut dimanfaatkan Napoli yang tengah krisis striker.
Cedera panjang Lukaku membuat Antonio Conte tak punya pilihan selain mencari juru gedor baru.
Awalnya, Napoli sempat mengincar Joshua Zirkzee, rekan setim Hojlund di United. Namun, pihak klub Inggris menolak melepas penyerang Belanda itu.
Hojlund akhirnya dipandang sebagai opsi ideal. Negosiasi panjang dengan United pun menemui titik terang, dan kini hanya menunggu kesepakatan personal antara Hojlund dan Napoli.
Diyakini proses ini tidak akan menemui kendala karena sang striker memang tertarik kembali ke Serie A, terutama menjelang tahun Piala Dunia.
Kedatangan Hojlund bertepatan dengan proyek baru Antonio Conte yang mulai membentuk Napoli dengan pola 4-2-3-1.