- Performa buruk Ipswich Town di awal musim mendekati zona degradasi.
- Ipswich Town belum meraih satu kemenangan pun hingga pekan keempat.
- Masa depan Elkan Baggott tidak menentu di tengah krisis tim.
Suara.com - Ipswich Town sedang berada dalam kondisi genting di awal musim Championship 2025 karena performa yang jauh dari harapan setelah terdegradasi dari Premier League.
Kondisi ini membuat Ipswich Town mendekati zona degradasi Championship 2025 walaupun tim berjuluk The Blues itu dikenal sebagai salah satu klub terkaya di kasta kedua Liga Inggris.
Sejak turun dari Premier League, Ipswich Town sebenarnya memiliki kesempatan untuk bangkit dengan skuad yang lebih kompetitif.

Pelatih Kieran McKenna bahkan bisa menghadirkan pemain berpengalaman seperti Ashley Young hingga talenta muda Kasey McAteer untuk memperkuat tim di Championship 2025.
Sayangnya, mental tim yang sudah rapuh sejak gagal bertahan di Premier League tampaknya terbawa ke kompetisi baru sehingga Ipswich Town tidak mampu memaksimalkan potensi skuadnya.
Hingga pekan keempat Championship 2025, Ipswich Town belum sekali pun meraih kemenangan yang membuat mereka kian dekat ke zona degradasi.
Dalam empat laga awal, Ipswich Town hanya mampu meraih tiga hasil imbang dan sekali kalah sehingga total baru mengumpulkan tiga poin.
Koleksi angka tersebut menempatkan Ipswich Town di posisi ke-20 klasemen Championship 2025 yang hanya berjarak dua strip dari zona degradasi.
Di bawah Ipswich Town ada Oxford United, klub yang diperkuat Marselino Ferdinan dan Ole Romeny, yang baru meraih satu poin dari empat pertandingan Championship 2025.
Baca Juga: Roy Keane Sindir Prediksi Gary Neville Jelang Man United vs Burnley

Pada pertandingan terakhir menghadapi Derby County, Ipswich Town hampir kalah sebelum penalti Jack Clarke di menit 116 menyelamatkan mereka dari kekalahan dan membuat skor berakhir 2-2.
Kondisi ini memperlihatkan betapa Ipswich Town sangat rapuh, sehingga jika tren buruk ini berlanjut, tim tersebut bisa mengalami degradasi dua musim beruntun setelah sebelumnya turun dari Premier League.
Pelatih McKenna mengakui bahwa Ipswich Town membutuhkan kemenangan pertama mereka di Championship 2025 agar bisa keluar dari tekanan zona degradasi.
Namun hingga kini kebangkitan Ipswich Town belum juga terlihat, sehingga peluang kembali ke Premier League semakin jauh.
Di tengah krisis itu, kabar mengecewakan datang untuk penggemar Indonesia karena Elkan Baggott tidak pernah dimainkan dalam empat laga Championship 2025 maupun di ajang Carabao Cup.
Padahal Elkan Baggott baru saja memperpanjang kontraknya bersama Ipswich Town hingga 2028, sebuah keputusan yang seharusnya memberi sinyal penting bagi masa depannya.