Usai Demo Besar, Apakah FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Kuwait dan Taiwan Batal?

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 31 Agustus 2025 | 14:42 WIB
Usai Demo Besar, Apakah FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Kuwait dan Taiwan Batal?
Timnas Indonesia sedang mempersiapkan diri menghadapi FIFA Matchday dan Kualifikasi Piala Dunia. (Timnas Indonesia)
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia sedang mempersiapkan diri menghadapi FIFA Matchday dan Kualifikasi Piala Dunia.
  • Aksi demonstrasi nasional meletus setelah kematian seorang pengemudi ojek online.
  • Protes publik ini dipicu kekecewaan masyarakat terhadap kondisi politik dan ekonomi.

Suara.com - Timnas Indonesia tengah menjadi sorotan publik setelah muncul isu kericuhan nasional, namun fokus utama tetap pada FIFA Matchday September 2025 yang sudah dijadwalkan PSSI di Surabaya.

Pada ajang uji coba tersebut, Timnas Indonesia akan menghadapi Taiwan pada 5 September 2025 dan dilanjutkan dengan Kuwait pada 8 September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

Dua laga FIFA Matchday ini menjadi agenda penting Timnas Indonesia sebagai pemanasan terakhir sebelum tampil di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan segera dimulai.

Skuad Garuda masuk dalam grup berat bersama Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Riyadh pada Oktober mendatang.

Timnas Indonesia dijadwalkan melawan Arab Saudi pada 9 Oktober dan berjumpa Irak pada 12 Oktober 2025, sehingga FIFA Matchday di Surabaya menjadi kesempatan terakhir menguji kekuatan tim.

PSSI sudah merilis daftar 27 pemain yang dipanggil Timnas Indonesia untuk menghadapi laga persahabatan melawan Taiwan dan Kuwait.

Seluruh pemain Timnas Indonesia baik yang bermain di kompetisi domestik maupun luar negeri dijadwalkan berkumpul di Surabaya mulai 1 September 2025.

Hingga kini, PSSI memastikan para pemain Timnas Indonesia akan menjalani pemusatan latihan secara intensif di Surabaya sebelum menghadapi dua pertandingan FIFA Matchday.

Persiapan Timnas Indonesia ini dipimpin langsung oleh pelatih Patrick Kluivert dengan dukungan penuh dari manajer tim Sumardji dan jajaran pelatih lainnya.

Sumardji menegaskan bahwa agenda latihan di Surabaya akan fokus pada pematangan taktik menghadapi lawan yang memiliki karakter permainan berbeda seperti Taiwan dan Kuwait.

PSSI juga membuka peluang tambahan pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday jika proses naturalisasi Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra rampung tepat waktu.

Saat ini Mauro Zijlstra sudah resmi menjadi WNI, sementara Miliano Jonathans tinggal menunggu pengambilan sumpah kewarganegaraan untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia.

Jika keduanya bergabung, Timnas Indonesia akan memiliki kedalaman skuad yang lebih mumpuni dalam menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Daftar pemain Timnas Indonesia kali ini cukup lengkap dengan kehadiran Emil Audero, Ernando Ari, hingga Nadeo Argawinata yang mengisi posisi kiper.

Lini belakang Timnas Indonesia semakin solid dengan nama-nama seperti Jordi Amat, Jay Idzes, Mees Hilgers, hingga Calvin Verdonk yang sudah berpengalaman di Eropa.

Sektor tengah Timnas Indonesia diisi gelandang kreatif seperti Marselino Ferdinan, Thom Haye, dan Marc Klok yang siap mengatur ritme permainan di Surabaya.

Lini depan Timnas Indonesia diperkaya striker muda Ramadhan Sananta serta pemain berpengalaman Stefano Lilipaly dan Ragnar Oratmangoen yang akan jadi tumpuan serangan.

Kehadiran pemain diaspora seperti Kevin Diks, Sandy Walsh, hingga Nathan Tjoe-A-On membuat PSSI optimistis terhadap peluang Timnas Indonesia di ajang internasional.

FIFA Matchday di Surabaya bukan hanya ajang persiapan, tetapi juga kesempatan PSSI untuk mengukur sejauh mana perkembangan Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih baru.

Publik sepak bola nasional menaruh harapan besar agar Timnas Indonesia tampil solid di FIFA Matchday dan mampu membawa semangat positif ke Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kehadiran ribuan suporter di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya diyakini akan memberikan motivasi tambahan bagi skuad Garuda dalam menghadapi Taiwan dan Kuwait.

Dengan agenda padat dan tantangan besar, Timnas Indonesia perlu menjaga konsistensi serta fokus agar bisa tampil maksimal di FIFA Matchday maupun Kualifikasi Piala Dunia 2026.

PSSI menilai ajang FIFA Matchday ini sebagai tolok ukur penting sebelum menjalani pertandingan resmi di Riyadh yang akan menentukan peluang Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026.

Aksi demonstrasi di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah seorang pengemudi ojek online tewas dalam insiden dengan kendaraan polisi.

Peristiwa ini memicu gelombang protes besar di Jakarta hingga berbagai kota lain yang dilaporkan oleh media asing.

Media internasional menilai kejadian ini sebagai ujian serius bagi Presiden Prabowo yang baru hampir setahun memimpin pemerintahan.

Aksi demonstrasi tersebut juga dipandang sebagai akumulasi dari kekecewaan masyarakat terhadap kondisi politik dan ekonomi Indonesia.

Reuters menyoroti bahwa kerusuhan bermula di Jakarta dengan massa yang terdiri dari mahasiswa, ojek online, dan pekerja lintas profesi.

Massa mendatangi Gedung DPR RI hingga Mako Brimob, menuntut transparansi kasus dan tanggung jawab aparat.

Aksi demonstrasi kemudian meluas ke Bandung, Surabaya, Gorontalo, hingga Makassar meski diguyur hujan deras.

Di Bandung sebuah rumah milik negara dibakar, sementara di Makassar pos polisi hangus terbakar.

Seorang pengemudi ojek online bernama Pendi Nasir menyampaikan tuntutan agar polisi membuka penyelidikan secara transparan.

Menurut laporan media asing, Presiden Prabowo mengaku kecewa atas tindakan aparat yang berlebihan dalam menangani demonstrasi.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa seluruh petugas yang terlibat harus bertanggung jawab dan proses hukum dilakukan secara terbuka.

Aksi demonstrasi ini berdampak langsung terhadap ekonomi Indonesia dengan melemahnya rupiah 0,9 persen terhadap dolar AS.

Selain itu, indeks saham juga turun 1,5 persen akibat situasi politik yang memanas.

BBC menulis bahwa kerusuhan kian meluas setelah tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang menjadi simbol protes.

Isu yang memicu demonstrasi bukan hanya soal tunjangan rumah DPR sebesar Rp 50 juta per bulan, tapi juga soal biaya hidup.

Sebagian tuntutan massa juga mencakup kenaikan upah, penurunan pajak, serta pemberantasan korupsi yang lebih kuat.

Di Jakarta dan Surabaya, aparat menggunakan gas air mata dan water cannon untuk membubarkan massa aksi demonstrasi.

Sebaliknya, demonstran melempar molotov dan kembang api sebagai bentuk perlawanan.

BBC mencatat prosesi pemakaman Affan Kurniawan dihadiri ribuan pengemudi ojek online dan sejumlah tokoh publik.

Tokoh seperti Anies Baswedan dan Rieke Dyah Pitaloka juga hadir memberikan penghormatan terakhir.

Perusahaan Gojek menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan.

Dalam pernyataannya, Gojek menegaskan bahwa setiap pengemudi ojek online adalah bagian dari keluarga besar dan perjuangan bersama.

BBC juga melaporkan bahwa tujuh anggota Brimob ditahan setelah dinyatakan melanggar kode etik terkait tragedi tersebut.

Penahanan itu diharapkan menjadi langkah awal transparansi yang dituntut masyarakat dalam aksi demonstrasi.

Media asing menilai kasus Affan telah menyatukan berbagai elemen masyarakat yang sebelumnya tidak bergerak bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perceraian Tak Bikin Pratama Arhan Lemah, Langsung Bikin Aksi Gila di Liga Thailand

Perceraian Tak Bikin Pratama Arhan Lemah, Langsung Bikin Aksi Gila di Liga Thailand

Bola | Minggu, 31 Agustus 2025 | 14:10 WIB

Jangankan Debut, Latihan Perdana Thom Haye di Persib Terancam Tertunda

Jangankan Debut, Latihan Perdana Thom Haye di Persib Terancam Tertunda

Bola | Minggu, 31 Agustus 2025 | 13:52 WIB

Kata-kata Jay Idzes Banyak Bakar-bakaran di Indonesia: Tetaplah...

Kata-kata Jay Idzes Banyak Bakar-bakaran di Indonesia: Tetaplah...

Bola | Minggu, 31 Agustus 2025 | 13:51 WIB

Terkini

Hasil Liga Champions: Drama 7 Gol, Bayern Munchen Singkirkan Real Madrid dan Lolos ke Semifinal

Hasil Liga Champions: Drama 7 Gol, Bayern Munchen Singkirkan Real Madrid dan Lolos ke Semifinal

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 05:50 WIB

Bungkam Real Madrid, Bayern Munich Lolos ke Semifinal Liga Champions 2025/2026

Bungkam Real Madrid, Bayern Munich Lolos ke Semifinal Liga Champions 2025/2026

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 05:50 WIB

Arsenal Berhasil Melaju ke Semifinal Liga Champions 2025/2026

Arsenal Berhasil Melaju ke Semifinal Liga Champions 2025/2026

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 05:44 WIB

Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal

Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!

Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 22:03 WIB

Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United

Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 21:52 WIB

FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?

FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 21:12 WIB

Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona

Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 20:58 WIB

Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup

Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 20:58 WIB

Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA

Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 20:34 WIB