Bukan Kaleng-kaleng! 3 Monster Lebanon Senilai Rp106 Miliar Siap Teror Gawang Timnas Indonesia

Arief Apriadi

Senin, 08 September 2025 | 14:36 WIB
Bukan Kaleng-kaleng! 3 Monster Lebanon Senilai Rp106 Miliar Siap Teror Gawang Timnas Indonesia
Malaysia vs Lebanon di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. (Dok. Malaysia NT)
Baca 10 detik
  • Ujian Berat Menanti: Lebanon unggul tipis dalam peringkat FIFA dan memiliki nilai skuad total mencapai Rp106,9 miliar, menandakan ini bukan laga mudah bagi Indonesia.
  • Tiga Ancaman Utama: Kiper Mostafa Matar, gelandang Jihad Ayoub, dan kapten Mohamad Haidar menjadi tiga pemain kunci yang wajib diwaspadai oleh lini pertahanan dan tengah Indonesia.
  • Faktor Mantan Pemain Liga 1: Kehadiran Jihad Ayoub, yang pernah bermain untuk PSS Sleman, bisa menjadi keuntungan bagi Lebanon karena pemahamannya tentang karakter sepak bola Indonesia.

Suara.com - Pesta gol ke gawang Taiwan sudah selesai. Kini, ujian sesungguhnya menanti Timnas Indonesia. Pada Senin (8/9/2025) malam, skuad asuhan Patrick Kluivert akan dihadapkan pada lawan yang jauh lebih alot dan berbahaya: Lebanon.

Ini bukan lawan sembarangan. Secara peringkat, The Cedars berada di posisi 112 FIFA, empat strip di atas Indonesia (118).

Tak hanya itu, total nilai pasar skuad mereka yang mencapai Rp106,9 miliar menjadi sinyal bahwa ada kualitas mumpuni di setiap lini.

Di antara para pemain berpengalaman yang mereka bawa ke Surabaya, ada tiga nama yang berpotensi menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Garuda. Siapa saja mereka?

1. Mostafa Matar

Di bawah mistar gawang, Lebanon punya tembok kokoh bernama Mostafa Matar. Kiper berusia 30 tahun ini adalah pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuadnya, mencapai Rp6,52 miliar.

Sejak debut pada 2019, ia sudah mengantongi 27 caps. Barisan penyerang Indonesia harus bekerja ekstra keras untuk menaklukkan kiper yang dikenal punya refleks kilat dan kemampuan superior dalam membaca arah bola ini.

2. Jihad Ayoub

Namanya mungkin masih membekas di ingatan para penggemar Liga 1. Ya, Jihad Ayoub adalah jenderal lapangan tengah yang pernah menjadi andalan PSS Sleman pada musim 2022/2023. Pengalamannya merasakan atmosfer sepak bola Indonesia bisa menjadi senjata rahasia bagi Lebanon.

baca juga

Dikenal sebagai gelandang bertahan yang lugas, tak kenal kompromi, dan lihai memutus serangan lawan, Ayoub akan menjadi rintangan pertama yang harus dilewati lini tengah Garuda.

3. Mohamad Haidar

Meski usianya sudah menginjak 35 tahun, peran Mohamad Haidar sebagai kapten dan otak permainan Lebanon tidak tergantikan.

Dengan 94 caps di tangan sejak 2011, pengalamannya adalah aset tak ternilai. Visi bermain yang matang dan akurasi umpan di atas rata-rata membuatnya menjadi sumber bahaya utama.

Jika para gelandang Indonesia membiarkannya bebas menguasai bola, ia bisa dengan mudah menciptakan peluang mematikan bagi rekan-rekannya.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miliano Jonathans Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia Ketimbang Belanda

Miliano Jonathans Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia Ketimbang Belanda

Bola | Senin, 08 September 2025 | 14:33 WIB

Timnas Indonesia Vs Lebanon, Pelatih Persija Punya Harapan untuk Rizky Ridho dan Jordi Amat

Timnas Indonesia Vs Lebanon, Pelatih Persija Punya Harapan untuk Rizky Ridho dan Jordi Amat

Bola | Senin, 08 September 2025 | 14:26 WIB

Bek Persib Bandung Kartu Merah Lawan Thailand, Absen Lawan Timnas Indonesia?

Bek Persib Bandung Kartu Merah Lawan Thailand, Absen Lawan Timnas Indonesia?

Bola | Senin, 08 September 2025 | 14:05 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×