Perubahan ini dimaksudkan untuk memberi keleluasaan lebih bagi penyerang agar tidak mudah terjebak offside.
Arsene Wenger menegaskan bahwa semangat aturan ini adalah mengembalikan keuntungan kecil kepada penyerang, seperti yang dulu berlaku sebelum adanya VAR.
Dengan begitu, jumlah peluang tercipta di lapangan diharapkan semakin meningkat, sehingga pertandingan lebih seru untuk ditonton.
Perbedaan Aturan Offside Baru dengan yang Sudah Ada
Jika dibandingkan dengan aturan lama, perbedaan utamanya terletak pada posisi tubuh penyerang.
Dalam aturan lama, seorang pemain bisa dianggap offside meskipun hanya ujung kaki atau bahunya berada lebih maju dari bek terakhir.
Teknologi VAR membuat situasi ini semakin ketat, karena gambar diam bisa menunjukkan posisi tubuh hingga sangat detail. Sedangkan dalam aturan offside baru, ukuran offside menjadi lebih longgar.
Selama ada bagian tubuh yang masih sejajar dengan pemain bertahan, maka gol tetap sah. Perubahan kecil ini berpotensi besar dalam mengubah strategi.
Tim penyerang akan lebih berani memainkan garis tinggi dan mencari celah, sementara tim bertahan mungkin harus menarik garis pertahanan lebih dalam agar tidak mudah ditembus.
Namun, tak semua pihak menyambut positif. Jamie Carragher, mantan bek Liverpool, menilai aturan baru justru bisa merusak keseimbangan permainan.
Menurutnya, jumlah gol yang ada sekarang sudah cukup tinggi, sehingga tidak perlu memberi keuntungan tambahan untuk striker.
Kritik ini menegaskan bahwa aturan offside baru bisa saja mengubah dinamika taktik secara drastis di level kompetisi tertinggi.
Kapan Aturan Offside Baru Berlaku?
Sampai saat ini, FIFA belum mengumumkan tanggal pasti kapan aturan offside baru akan berlaku secara resmi. Uji coba pertama dilakukan di liga usia muda Italia, sebelum diperluas ke level kompetisi lain.
Setiap uji coba ini akan diawasi langsung oleh Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB), pihak yang berwenang memutuskan sah atau tidaknya perubahan aturan dalam sepak bola.
Dalam pertemuan terakhir IFAB pada Maret lalu, FIFA sudah mendapat lampu hijau untuk melanjutkan uji coba aturan ini. Namun, keputusan final baru akan diambil setelah hasil uji coba dievaluasi.
Jika berjalan lancar, tidak menutup kemungkinan aturan offside baru ini bisa diterapkan di liga profesional dalam beberapa tahun ke depan.
Sebagai penonton, Anda mungkin perlu bersiap menghadapi era baru sepak bola yang lebih ofensif. Aturan ini bisa jadi membawa lebih banyak gol dan momen spektakuler, tetapi juga bisa menimbulkan perdebatan panjang soal taktik bertahan.
Dunia sepak bola akan selalu berkembang, dan perubahan aturan seperti ini merupakan bagian dari upaya menjaga permainan tetap relevan, menarik, serta adil bagi semua pihak.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri