FIFA Keluarkan Bukti 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Ilegal, Sanksi Berat Menanti

Arif Budi

Selasa, 07 Oktober 2025 | 07:31 WIB
FIFA Keluarkan Bukti 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Ilegal, Sanksi Berat Menanti
Naturalisasi pemain Malaysia pemalsuan dokumen. (the-afc.com)
baca 10 detik
  • FIFA menetapkan sanksi final terkait skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi Malaysia

  • FAM didenda Rp7,3 miliar, sementara tujuh pemain naturalisasi diskors 12 bulan dan didenda masing-masing 2.000 franc Swiss

  • FIFA menemukan bukti kuat bahwa tujuh pemain tidak memiliki garis keturunan Malaysia, menegaskan adanya pelanggaran naturalisasi ilegal.

Suara.com - Drama skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi yang menjerat sepak bola Malaysia akhirnya mencapai babak baru.

Konfederasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi telah mengeluarkan keputusan final yang menolak pembelaan dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Akibatnya, sanksi berat yang dijatuhkan sebelumnya kini berkekuatan hukum tetap.

Seperti diketahui, pada 26 September lalu, Komite Disiplin FIFA menjatuhkan sanksi berupa denda sebesar 350.000 franc Swiss (Rp 7,3 miliar) kepada FAM.

Sementara itu, tujuh pemain naturalisasi yang terlibat dilarang beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan dan didenda masing-masing 2.000 franc Swiss.

Meskipun diberikan waktu 10 hari untuk mengajukan banding, FAM justru memilih untuk menunggu respons FIFA setelah mengakui adanya kesalahan teknis dalam penyerahan dokumen naturalisasi.

Namun, harapan FAM agar FIFA melunak pupus sudah. Tepat setelah masa tenggat berakhir, pada Selasa (7/10/2025), FIFA merilis keputusan setebal 19 halaman (FDD-24394) yang justru semakin memberatkan posisi Malaysia.

Menurut laporan, dokumen tersebut mengungkap bukti-bukti sahih mengenai naturalisasi ilegal yang dilakukan.

FIFA dilaporkan memegang akta kelahiran asli dari ketujuh pemain naturalisasi Malaysia yang terseret skandal ini.

baca juga

Dokumen itu menunjukkan bahwa tidak ada satu pun dari tujuh pemain tersebut yang memiliki garis keturunan dari kakek/nenek yang lahir di Malaysia.

Bahkan, silsilah mereka justru berasal dari negara-negara seperti Belanda, Argentina, Brasil, dan Spanyol.

Dengan bukti kuat ini, Komite Disiplin FIFA menyimpulkan bahwa telah terjadi tindakan penipuan dan memutuskan untuk mempertahankan sanksi awal.

Meskipun sanksi bagi federasi dan para pemain telah diketuk palu, keputusan FIFA ini tidak secara spesifik membahas status hasil pertandingan Timnas Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027.

Nasib hasil pertandingan tersebut kini diserahkan sepenuhnya kepada yurisdiksi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), yang akan meninjau dan memutuskan langkah selanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Ngeyel, FAM Tidak Terima Disebut FIFA Palsukan Dokumen

Masih Ngeyel, FAM Tidak Terima Disebut FIFA Palsukan Dokumen

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 07:18 WIB

Resmi Pemalsuan Dokumen, FIFA Ungkap Asal Usul Asli 7 Pemain Naturalisasi Malaysia

Resmi Pemalsuan Dokumen, FIFA Ungkap Asal Usul Asli 7 Pemain Naturalisasi Malaysia

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 07:06 WIB

Patrick Kluivert Keluhkan Kedatangan Pemain Timnas Indonesia untuk TC Terlambat

Patrick Kluivert Keluhkan Kedatangan Pemain Timnas Indonesia untuk TC Terlambat

Bola | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:31 WIB

Pengamat Vietnam Prediksi Timnas Malaysia akan Dibanned dari Kompetisi Internasional

Pengamat Vietnam Prediksi Timnas Malaysia akan Dibanned dari Kompetisi Internasional

Bola | Senin, 06 Oktober 2025 | 14:05 WIB

Pengamat Vietnam Sebut Ada Peran Uang Jutaan Dolar di Balik Skandal Naturaliasi Malaysia

Pengamat Vietnam Sebut Ada Peran Uang Jutaan Dolar di Balik Skandal Naturaliasi Malaysia

Bola | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:00 WIB

Terkini

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

×