Statistik Miris Produktivitas Gol Timnas Indonesia Era Kluivert, Ketolong Penalti

Arief Apriadi

Kamis, 09 Oktober 2025 | 13:34 WIB
Statistik Miris Produktivitas Gol Timnas Indonesia Era Kluivert, Ketolong Penalti
Patrick Kluivert sesalkan Timnas Indonesia kebobolan gol mudah dari Arab Saudi. (Instagram/@patrickkluivert9)
baca 10 detik
  • Timnas Indonesia di bawah Patrick Kluivert lebih banyak mencetak gol dari titik putih.
  • Dari lima laga terakhir, hanya dua gol yang tercipta lewat open play.
  • Laga kontra Irak bisa jadi momentum pembuktian lini depan Garuda.

Suara.com - Ketajaman lini depan Timnas Indonesia kembali dipertanyakan. Sejak Patrick Kluivert duduk di kursi pelatih, mayoritas gol Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia justru lahir dari titik putih, bukan dari permainan terbuka.

Dalam empat laga terakhir babak ketiga, Indonesia tampil naik-turun: kalah 1–5 dari Australia, menang tipis 1–0 atas China dan Bahrain, lalu tumbang telak 0–6 dari Jepang.

Meski begitu, hasil tersebut sudah cukup membawa Indonesia melangkah ke babak keempat kualifikasi.

Namun di laga pembuka Grup B babak keempat, performa tim kembali disorot. Indonesia menyerah 2–3 dari Arab Saudi, dan lagi-lagi satu gol lahir dari penalti.

Dari lima laga yang dipimpin Kluivert, hanya dua gol tercipta lewat skema open play—selebihnya lewat bola mati.

Gol open play pertama dicetak Ole Romeny ke gawang Australia setelah menerima umpan Kevin Diks.

Gol kedua pun berasal dari kaki Romeny, kali ini berkat assist Marselino Ferdinan saat menaklukkan Bahrain.

Sementara itu, dua gol penalti masing-masing tercipta saat melawan China dan Arab Saudi.

Jika dibandingkan, statistik di era Shin Tae-yong jauh lebih seimbang.

baca juga

Dalam enam laga awal Grup C babak ketiga, Indonesia mencetak enam gol—lima di antaranya berasal dari open play.

Ketika itu, Garuda menahan Arab Saudi 1–1, menang 2–0 atas lawan yang sama, bermain imbang 2–2 dengan Bahrain, dan kalah tipis 1–2 dari China.

Satu-satunya gol non-open play terjadi saat menghadapi China, yang berawal dari lemparan jauh Pratama Arhan.

Perbedaan mencolok ini menunjukkan bahwa transisi dari era Shin Tae-yong ke Kluivert belum berjalan mulus, terutama dalam efektivitas serangan terbuka.

Patrick Kluivert kini dituntut memperbaiki lini depan timnya.

Indonesia akan meladeni Irak pada Minggu, 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB di matchday kedua Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Patrick Kluivert Yakin Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Irak?

Kenapa Patrick Kluivert Yakin Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Irak?

Bola | Kamis, 09 Oktober 2025 | 13:25 WIB

Sukses Balas Dendam ke Timnas Indonesia, Herve Renard: Kalian Sempat Jadi Duri dalam Daging Kami

Sukses Balas Dendam ke Timnas Indonesia, Herve Renard: Kalian Sempat Jadi Duri dalam Daging Kami

Bola | Kamis, 09 Oktober 2025 | 12:58 WIB

Timnas Indonesia Mau Lolos Piala Dunia 2026? Bisa Dong, Cukup Penuhi 2 Syarat Ini

Timnas Indonesia Mau Lolos Piala Dunia 2026? Bisa Dong, Cukup Penuhi 2 Syarat Ini

Bola | Kamis, 09 Oktober 2025 | 12:40 WIB

Terkini

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:06 WIB

Tas Multifungsi Jadi Andalan, Siluet Clean dengan Material Leather Kian Diminati

Tas Multifungsi Jadi Andalan, Siluet Clean dengan Material Leather Kian Diminati

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:05 WIB

Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja

Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 16:04 WIB

Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya

Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:04 WIB

5 Bedak Padat yang Tahan Lama dan Glowing Sesuai Klaim dan Review Pengguna

5 Bedak Padat yang Tahan Lama dan Glowing Sesuai Klaim dan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:03 WIB

Perusahaan Diminta Tak Cuma Andalkan Awareness untuk Hadapi Serangan Siber

Perusahaan Diminta Tak Cuma Andalkan Awareness untuk Hadapi Serangan Siber

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:02 WIB

Puji Pramono Anung, Prabowo: Gubernur Hebat Meski Bukan dari Partai Saya

Puji Pramono Anung, Prabowo: Gubernur Hebat Meski Bukan dari Partai Saya

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:00 WIB

Land Maggie OFarrell: Ketika Tanah Menyimpan Luka dan Sejarah

Land Maggie OFarrell: Ketika Tanah Menyimpan Luka dan Sejarah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:00 WIB

SKD Sekolah Kedinasan 2026, Pemerintah Resmi Tetapkan Nilai Ambang Batas

SKD Sekolah Kedinasan 2026, Pemerintah Resmi Tetapkan Nilai Ambang Batas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:59 WIB

Prabowo Perintahkan Investigasi Total Penyebab Kecalakaan KM Virgo Transport 8

Prabowo Perintahkan Investigasi Total Penyebab Kecalakaan KM Virgo Transport 8

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:58 WIB

×