- PSSI bisa hemat karena gaji Shin Tae-yong masih dicicil hingga 2027.
- Shin Tae-yong sudah mengenal skuad Garuda, tak perlu adaptasi ulang.
- STY disebut punya dedikasi tinggi dan cinta mendalam pada sepak bola Indonesia.
Suara.com - Shin Tae-yong kembali jadi perbincangan panas setelah menyatakan kesiapannya melatih Timnas Indonesia lagi.
Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan mengaku rela menolak tawaran dari negara lain asalkan PSSI serius memanggilnya pulang.
Kursi pelatih kepala Timnas Indonesia saat ini memang sedang kosong usai kontrak Patrick Kluivert dihentikan pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Sejumlah nama mulai bermunculan dalam bursa calon pelatih baru, mulai dari Jesus Casas, Timur Kapadze, Akira Nishino hingga Thomas Doll.
Namun, nama Shin Tae-yong tetap jadi magnet tersendiri bagi publik sepak bola nasional mengingat citranya yang baik sebelum dipecat mendadak oleh PSSI pada Januari 2025 lalu.
Berikut 3 keuntungan PSSI andai kembali merekrut Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia:
1. PSSI Bisa Berhemat Besar
Pengamat sepak bola Tanah Air, Haris Pardede atau akrab disapa Bung Harpa, menilai PSSI akan mendapat banyak keuntungan jika kembali mempercayakan kursi pelatih kepada Shin Tae-yong. Salah satunya adalah dari sisi finansial.
“PSSI tidak perlu mengeluarkan uang lagi karena gajinya (Shin Tae-yong) dicicil. Shin Tae-yong ini mungkin bahasanya dimejapojokkan, kalau PNS zaman dulu mungkin tahu,” kata Bung Harpa dalam kanal YouTube miliknya.
"Kasarnya mungkin begini, saya tetap gaji kamu tapi kamu enggak usah di sini."
"Jadi gajinya masih dibayar. Jadi kalau PSSI menunjuk Shin Tae-yong lagi, PSSI tidak perlu keluar duit untuk bayar pelatih baru."
2. Tak Perlu Adaptasi Ulang
Selain soal efisiensi, keuntungan lain yang bisa dirasakan Timnas Indonesia adalah minimnya proses adaptasi.
Shin Tae-yong sudah sangat memahami karakter pemain Garuda dan filosofi bermain skuad Merah Putih.
“Shin Tae-yong tak perlu beradaptasi lagi karena sudah mengenal pemain (Timnas Indonesia),” lanjut Bung Harpa.
"Para suporter juga saya yakin mayoritas ingin Shin Tae-yong comeback. Itu bisa terlihat dari nama Shin Tae-yong menggema mulai dari Australia, Arab Saudi hingga Sidoarjo."
3. Dedikasi & Cinta untuk Indonesia
Dalam wawancara dengan kanal YouTube Goalpost, Shin Tae-yong mengaku belum menerima tawaran resmi dari PSSI.
Namun, ia menegaskan hatinya masih condong ke Indonesia.
“[Tawaran] dari Indonesia (PSSI)? Tidak. Belum pernah ada telepon atau tawaran resmi sama sekali. Belum ada sama sekali,” ujar Shin Tae-yong.
"Kalau nanti ada tawaran tentu saya akan pertimbangkan. Tapi, prinsip saya, kalau ada tawaran yang baik, saya terbuka ke mana saja," lanjutnya.
"Jujur saja, hati saya akan tetap condong ke Indonesia. Bahkan kalau ada tawaran yang sedikit lebih baik dari negara lain, tetapi Indonesia menawar dengan niat sungguh-sungguh, Indonesia akan selalu jadi pilihan pertama saya," tutup pelatih yang pernah membawa Korea Selatan ke Piala Dunia 2018 itu.
Kini, semua mata tertuju ke PSSI. Apakah mereka akan kembali ke pelatih yang sudah mengenal luar dalam sepak bola Indonesia, atau memilih arah baru dengan sosok lain di pinggir lapangan?