Legenda Inter Milan Buka Paradoks Patrick Kluivert, Nama Besar Tak Cukup di Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:10 WIB
Legenda Inter Milan Buka Paradoks Patrick Kluivert, Nama Besar Tak Cukup di Timnas Indonesia
Pemain internasional Belanda Wesley Sneijder saat menghadapi Italia. JOHN THYS / AFP
baca 10 detik
  • Wesley Sneijder dukung amukan fans atas kegagalan Patrick Kluivert ke Piala Dunia.

  • Kluivert gagal penuhi ekspektasi tinggi suporter meski punya nama besar.

  • PSSI memecat Kluivert usai tekanan suporter, dinilai wajar oleh Sneijder.

Suara.com - Legenda sepak bola Belanda, Wesley Sneijder, memberikan pernyataan tegas mengenai polemik yang melanda tubuh Tim Nasional Indonesia.

Mantan bintang Real Madrid tersebut menyatakan dukungannya terhadap kemarahan para penggemar Garuda yang memprotes kinerja Patrick Kluivert.

Langkah Kluivert yang ditunjuk PSSI untuk menggantikan Shin Tae-yong menuai ekspektasi yang sangat tinggi dari masyarakat.

Ekspektasi besar tersebut muncul karena Kluivert didatangkan dengan track record gemilang saat masih menjadi pemain.

Sayangnya, Kluivert gagal memenuhi mimpi besar publik Tanah Air, yaitu membawa Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026.

Kontroversi di Balik Penunjukan Kluivert

Penunjukan Patrick Kluivert sendiri sejak awal telah diwarnai kontroversi, terutama karena terjadi setelah pemecatan Shin Tae-yong.

Pemecatan itu terjadi di saat skuad Garuda tengah berada dalam jalur yang menjanjikan untuk bisa lolos ke kompetisi sepak bola paling bergengsi tersebut.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, bahkan sempat menyebut Kluivert sebagai jajaran tim kepelatihan terbaik yang pernah menangani Timnas Indonesia.

baca juga

Pernyataan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan PSSI terhadap juru taktik asal Belanda itu.

Namun, realitas di lapangan membuktikan hasil yang bertolak belakang dari harapan yang telah disematkan.

Kegagalan ini memicu reaksi spontan dan masif dari suporter, yang langsung meminta Kluivert untuk segera angkat kaki dari kursi kepelatihan.

Analisis Wesley Sneijder Mengenai Reaksi Fans

Menanggapi situasi ini, PSSI pada akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan Patrick Kluivert.

Menurut Wesley Sneijder, reaksi suporter Timnas Indonesia adalah hal yang sepenuhnya dapat dimengerti dan wajar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemungkinan Gabung Timnas Indonesia Kecil, Park Hang-seo Takut Dipecat PSSI di Tengah Jalan

Kemungkinan Gabung Timnas Indonesia Kecil, Park Hang-seo Takut Dipecat PSSI di Tengah Jalan

Bola | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:26 WIB

Media Belanda Soroti Calvin Verdonk dan Jay Idzes yang Pasang Badan untuk Erick Thohir

Media Belanda Soroti Calvin Verdonk dan Jay Idzes yang Pasang Badan untuk Erick Thohir

Bola | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:01 WIB

5 Tahun Tak Mampu Berikan Gelar, Mengapa Pendukung Timnas Indonesia Inginkan STY Kembali?

5 Tahun Tak Mampu Berikan Gelar, Mengapa Pendukung Timnas Indonesia Inginkan STY Kembali?

Your Say | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:45 WIB

Terkini

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:14 WIB

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

×