Eks Dortmund dan Dua Mantan Timnas Kolaborasi Tempa 40 Bintang Muda

Arief Apriadi

Minggu, 26 Oktober 2025 | 21:46 WIB
Eks Dortmund dan Dua Mantan Timnas Kolaborasi Tempa 40 Bintang Muda
Dua legenda timnas Indonesia dan mantan pemain Borussia Dortmund melatih 40 anak berbakat dalam program “Bintang Muda Generasi Masa Depan 2025” di Bogor. [Dok. IG fromtheline12]
  • 40 anak berbakat terpilih mengikuti pelatihan intensif sepak bola di Bogor.
  • Ismed Sofyan, Atep, dan Lee Young-pyo menjadi pelatih utama.
  • Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan pesepak bola muda Indonesia.

Suara.com - Mantan pesepak bola Korea Selatan yang sempat berseragam PSV Eindhoven, Tottenham Hotspur hingga Borussia Dortmund, Lee Young-pyo, berkolaborasi dengan dua eks Timnas Indonesia, Ismed Sofyan dan Atep Rizal untuk menggembleng 40 pesepak bola muda di di lapangan G2 Soccerfield, Bogor.

Sebanyak 40 pesepak bola muda terpilih dari wilayah Jabodetabek akan mendapat ilmu dari para mantan bintang lapangan hijau dalam program pelatihan bertajuk “LOTTE Bintang Muda Generasi Masa Depan 2025”.

Ajang ini menjadi wadah bagi anak-anak berbakat untuk belajar langsung dari legenda sepak bola nasional, serta bintang internasional asal Korea Selatan.

Perjalanan menuju pelatihan ini tak mudah. Tim pelatih berkeliling ke berbagai sekolah di Jabodetabek untuk mencari pemain muda potensial.

Dalam tahap awal, para peserta diuji kemampuan dasar mereka seperti passing, dribbling, dan shooting.

Dari ratusan peserta, hanya 70 anak yang berhasil menembus tahap seleksi kedua di Bogor.

Dari sana, tersaring 40 talenta terbaik yang kemudian dibagi menjadi empat tim: Macan, Harimau, Elang, dan Rajawali.

Coach Atep memimpin dua tim terakhir, sementara Ismed membimbing Macan dan Harimau.

Dua legenda timnas Indonesia dan mantan pemain Borussia Dortmund melatih 40 anak berbakat dalam program “Bintang Muda Generasi Masa Depan 2025” di Bogor.. [Dok. Istimewa]
Dua legenda timnas Indonesia dan mantan pemain Borussia Dortmund melatih 40 anak berbakat dalam program “Bintang Muda Generasi Masa Depan 2025” di Bogor.. [Dok. Istimewa]

“Saya sangat antusias dengan program ini. Saya percaya bisa berkontribusi untuk perkembangan sepak bola Indonesia di masa depan,” ujar Ismed Sofyan, legenda Persija yang juga mantan pemain Timnas Indonesia dalam keterangan tertulis.

Tak hanya pelatih nasional, peserta juga mendapat kesempatan langka berlatih langsung bersama Lee Young-pyo, mantan bek sayap timnas Korea Selatan.

Sosok yang pernah bermain di Piala Dunia 2002 itu mengaku terinspirasi oleh semangat anak-anak Indonesia.

“Saya percaya Proyek CSR Lotte 2025 adalah program yang bermakna yang dapat menginspirasi impian dan harapan untuk menjadi pemain sepak bola di antara generasi masa depan Asia Tenggara. Secara khusus, senyum ceria dan menggemaskan yang ditunjukkan oleh anak-anak saat bermain sepak bola juga menjadi kenangan yang tak terlupakan,” ungkapnya.

Selain latihan teknis dan taktis, para peserta juga mengikuti berbagai tantangan seru seperti Dribbling Joy, Shoot for Your Prize, hingga One vs One Challenge.

Di akhir program, empat tim tersebut akan saling berhadapan dalam kompetisi mini dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.

Kategori penghargaan juga disiapkan bagi individu terbaik, seperti Best Player, Best Goalkeeper, Top Scorer, serta dua Most Improved Player.

Program yang digagas melalui Daehong Communications Indonesia ini merupakan bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial yang fokus pada pengembangan generasi muda.

“Tahun ini, kami merancang kampanye bertema sepak bola untuk membina dan mendukung anak-anak yang bercita-cita menjadi pemain profesional. Melalui program ini, kami ingin membantu mereka mencapai impian,” jelas Lee Chulwong, perwakilan Daehong Communications Indonesia.

“Tim kreatif Daehong sangat senang mewujudkan program Bintang Muda ini. Kami ingin membuat acara olahraga yang bukan hanya CSR, tapi juga kreatif dan atraktif,” tambah Ferdinand Pasaribu, Creative Director Daehong Communications Indonesia.

Keseruan perjalanan para peserta akan ditayangkan dalam format lima episode di GTV, setiap Sabtu pukul 14.45 WIB, mulai 1 November 2025. Acara ini dipandu oleh Stewart Henry dengan Jerry Arvino sebagai komentator.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Striker Timnas Indonesia Minim Menit Bermain di Klubnya

3 Striker Timnas Indonesia Minim Menit Bermain di Klubnya

Bola | Minggu, 26 Oktober 2025 | 19:43 WIB

Timnas Indonesia U-23 Dapat Keuntungan Tak Terduga di SEA Games 2025, Vietnam Meradang

Timnas Indonesia U-23 Dapat Keuntungan Tak Terduga di SEA Games 2025, Vietnam Meradang

Bola | Minggu, 26 Oktober 2025 | 18:52 WIB

Sea Games 2025: Menanti Kembali Tuah Indra Sjafri di Kompetisi Level ASEAN

Sea Games 2025: Menanti Kembali Tuah Indra Sjafri di Kompetisi Level ASEAN

Your Say | Minggu, 26 Oktober 2025 | 20:30 WIB

Terkini

Kata-kata Wataru Endo Umumkan Pensiun dari Timnas Jepang, Apa Alasannya?

Kata-kata Wataru Endo Umumkan Pensiun dari Timnas Jepang, Apa Alasannya?

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 06:18 WIB

Kartu Merah Pertama Piala Dunia 2026, Sphephelo Sithole Coreng Laga Perdana Afrika Selatan

Kartu Merah Pertama Piala Dunia 2026, Sphephelo Sithole Coreng Laga Perdana Afrika Selatan

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 06:08 WIB

Kata-kata Julian Quinones Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Kata-kata Julian Quinones Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 05:59 WIB

Sejarah! Striker Meksiko Julian Quinones Jadi Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026

Sejarah! Striker Meksiko Julian Quinones Jadi Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 05:49 WIB

5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah

5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 04:20 WIB

Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang

Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 04:05 WIB

Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional

Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 03:59 WIB

Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS

Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 03:47 WIB

Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia

Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 03:35 WIB

Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu

Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 03:26 WIB