-
Madura United fokus perbaikan cepat jelang hadapi PSM Makassar.
-
Tim pelatih koreksi kesalahan usai kalah dari Persija Jakarta pekan ke-10.
-
Kemenangan di Parepare penting untuk memperbaiki posisi klasemen Super League.
Suara.com - Skuad Madura United langsung tancap gas mempersiapkan diri untuk laga tandang krusial melawan PSM Makassar dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Asisten pelatih, Rakhmad Basuki, memastikan seluruh pemain bekerja keras di bawah pengawasan ketat pelatih kepala, Angel Alfredo Vera, guna mengamankan hasil terbaik.
Pertandingan pekan ke-11 ini akan digelar di markas PSM, yakni Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, pada Minggu, 2 November mendatang.
Waktu persiapan yang tersedia dimanfaatkan secara optimal oleh tim pelatih untuk mempercepat pemulihan fisik dan taktik.
Hal ini penting dilakukan agar Laskar Sape Kerrab mampu tampil prima dan mencuri angka penuh dalam lawatan ke markas Juku Eja.
Tim kepelatihan Madura United telah memiliki rekaman lengkap mengenai segala kelemahan yang terekspos saat mereka menyerah di pekan sebelumnya.
Kekalahan tipis saat menjamu Persija Jakarta pada pertandingan pekan ke-10 Super League menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga.
Rakhmad Basuki menjelaskan bahwa setiap detail kesalahan tersebut akan menjadi fondasi utama dalam merancang sesi latihan selanjutnya.
Perbaikan segera ini menjadi langkah awal untuk menghadapi PSM Makassar demi meraih poin maksimal dan memperbaiki posisi mereka.
Prioritas utama manajemen tim adalah menyelesaikan pekerjaan rumah terkait kekurangan tim sebelum berhadapan dengan PSM di Sulawesi Selatan.
Rakhmad menegaskan bahwa semua temuan tersebut sudah menjadi perhatian serius timnya dan akan diselesaikan dalam waktu cepat.
"Persiapan cepat dilakukan untuk kami bisa lebih baik dan terus memaksimalkan waktu yang cukup panjang untuk pertandingan selanjutnya. Kami akan upayakan yang terbaik dan kerja keras di latihan," ujar Rakhmad Basuki yang dikutip dari laman resmi I.League, Rabu.
Langkah taktis selanjutnya yang ditempuh tim pelatih Madura United adalah merancang program latihan yang disesuaikan dengan profil lawan.
Program latihan spesifik ini akan dikembangkan berdasarkan hasil analisis mendalam terhadap kekuatan dan celah yang dimiliki PSM Makassar.
Pendekatan ini memastikan bahwa Madura United akan siap secara taktik untuk meredam serangan PSM dan mengeksploitasi kelemahan mereka.
Persiapan matang ini krusial untuk memastikan Madura United mampu memberikan perlawanan yang sengit dan merebut kemenangan dari tuan rumah.
Rakhmad sekali lagi memberikan penekanan pentingnya pembelajaran dari pertandingan yang telah dilewati timnya.
"Kami sudah punya catatan-catatan merah dari pertandingan sebelumnya. Itu jadi bahan kami untuk membenahi tim ini sebelum lawan PSM. Kami harus selesaikan ini demi hasil baik nantinya," jelas Rakhmad.
Madura United saat ini menduduki posisi ke-13 di klasemen sementara Super League dengan total sembilan poin yang dikumpulkan dari sembilan laga.
Raihan poin penuh di Parepare menjadi misi wajib bagi Madura United untuk mendongkrak posisi mereka yang saat ini berada di papan tengah bawah.
Laskar Sape Kerrab juga bertekad menjauh dari kejaran PSM Makassar yang berada satu tingkat di bawah mereka.
PSM Makassar berada di peringkat ke-14 dan hanya terpaut satu poin dari Madura United, meskipun PSM baru bermain delapan kali.
Kemenangan dalam duel ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang momentum positif bagi kedua tim untuk meninggalkan zona bawah.