- Zambia debut di Piala Dunia U-17 2025, tapi punya pemain muda berpotensi besar.
- Tiga nama: Kalimina, Sikazwe, dan Nyirongo jadi ancaman nyata bagi Indonesia.
- Fokus dan disiplin lini belakang akan jadi kunci Garuda Muda meraih poin.
Suara.com - Timnas Indonesia U-17 bakal melakoni laga penting melawan Zambia pada pertandingan Grup H Piala Dunia U-17 2025. Duel ini akan berlangsung di Lapangan VII Zona Aspire, Doha, Qatar, Selasa (4/11) malam waktu setempat.
Pertandingan diprediksi berjalan ketat. Kedua tim sama-sama membawa ambisi besar untuk meraih poin perdana di ajang bergengsi dua tahunan FIFA tersebut.
Meski baru pertama kali tampil di putaran final Piala Dunia U-17, Zambia tak bisa dianggap remeh.
Tim asal Afrika bagian selatan itu dikenal memiliki gaya bermain cepat, fisik kuat, dan determinasi tinggi—ciri khas tim-tim benua hitam yang sering menyulitkan lawan.
Timnas Indonesia U-17 memang punya sedikit keunggulan pengalaman, karena sempat tampil sebagai tuan rumah di edisi 2023.
Namun, pengalaman itu tak akan berarti banyak jika Garuda Muda kehilangan fokus di lapangan.
Tiga Pemain Zambia yang Bisa Bikin Repot Garuda Muda
Bek berusia 16 tahun ini sudah mencatat tujuh penampilan bersama Zambia U-17 dan bahkan sempat mencetak satu gol.
Kalimina dikenal lugas dan tak ragu melakukan duel fisik, membuatnya jadi pilar utama pertahanan Zambia.
2. Jasim Sikazwe
Lahir pada 13 Juli 2008, Sikazwe punya visi permainan luar biasa.
Ia sering menjadi pengatur tempo dan pencipta peluang lewat umpan terobosan akurat yang kerap memecah konsentrasi pertahanan lawan.
3. Abel Salim Nyirongo
Nyirongo adalah top scorer Zambia U-17 dengan empat gol dari lima pertandingan resmi.
Ketajamannya di depan gawang menjadikannya ancaman utama bagi barisan belakang Indonesia.
Satu kesalahan kecil bisa berujung petaka jika bola jatuh di kakinya.
Fokus dan Disiplin Jadi Harga Mati
Selain ketiga pemain tersebut, skuad Zambia secara kolektif punya keunggulan dalam kecepatan dan daya juang.
Mereka bisa mengubah ritme permainan dengan cepat dan memanfaatkan ruang sekecil apa pun.
Karena itu, Indonesia U-17 harus tampil disiplin dan fokus sepanjang laga jika ingin membawa pulang poin penting dari Doha.
Kemenangan di laga ini bisa membuka jalan lebih lebar bagi Garuda Muda untuk melangkah ke fase berikutnya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
