Pangeran Johor Tuduh FIFA Punya Motif Politik Hukum 7 Pemain Abal-abal Malaysia

Galih Prasetyo

Selasa, 04 November 2025 | 19:10 WIB
Pangeran Johor Tuduh FIFA Punya Motif Politik Hukum 7 Pemain Abal-abal Malaysia
Tunku Ismail Sultan Ibrahim [vietnam.vn]
baca 10 detik
  • Pangeran Johor menuding FIFA memiliki motif politik dalam menjatuhkan hukuman terhadap tujuh pemain naturalisasi Malaysia.
  • Tunku Ismail menyatakan dukungan penuh kepada para pemain dan berencana membawa kasus ini ke CAS.
  • FIFA menolak banding FAM dan mempertahankan semua sanksi yang dijatuhkan.

Suara.com - Pangeran Johor Tunku Ismail Sultan Ibrahim, menuding Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) punya motif politik dengan menjatuhkan hukuman di skandal 7 pemain naturalisasi Malaysia.

Bos klub JDT itu bahkan mengatakan sanksi dari FIFA tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan sah.

Tudingan itu dituliskan Tunku Ismail di akun Facebook miliknya. Dalam pernyataannya, ia menegaskan dukungan kepada 7 pemain yang mendapat sanksi berat dari FIFA.

“FIFA menghukum pemain tanpa berpegang pada ketentuan hukum yang benar. Padahal, Pasal 22 dalam kode FIFA dengan jelas menyatakan bahwa hanya mereka yang memalsukan atau menggunakan dokumen palsu yang dapat dikenakan sanksi dan hal itu sama sekali tidak terjadi pada para pemain,” tulis bos JDT itu.

Ia menilai tindakan FIFA bermotif politik daripada penegakan aturan yang sebenarnya.

“Ada yang memilih menyalahkan pihak lain, ada yang hanya bersuara di luar. Saya memilih berdiri dan berjuang habis-habisan untuk para pemain. Perjuangan ini akan kami teruskan ke CAS, lembaga arbitrase olahraga yang independen,” tambahnya.

Tujuh pemain naturalisasi Malaysia dipastikan palsu. (Dok. Bahrian)
Tujuh pemain naturalisasi Malaysia dipastikan palsu. (Dok. Bahrian)

Sebelumnya, Komite Banding FIFA menolak banding yang diajukan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait sanksi yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin FIFA pada September lalu.

Dengan keputusan itu, denda sebesar 350.000 franc Swiss (sekitar Rp1,8 miliar) terhadap FAM tetap berlaku.

Selain itu, tujuh pemain warisan yang terlibat, Gabriel Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel — masing-masing dijatuhi hukuman skorsing selama 12 bulan dan denda 2.000 franc Swiss (sekitar Rp10,4 juta).

baca juga

FAM masih memiliki waktu 10 hari untuk meminta salinan keputusan resmi dari FIFA, sebelum mengajukan banding ke CAS dalam waktu 21 hari setelahnya.

Komite Banding FIFA resmi menolak banding Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain asing terkait pelanggaran serius terhadap Pasal 22 Kode Disiplin FIFA yang mengatur tentang pemalsuan dan pemalsuan dokumen.

Keputusan final ini diumumkan setelah Komite Banding FIFA melakukan analisis mendalam atas bukti dan mendengarkan pembelaan pihak terkait.

Hasilnya, semua hukuman yang sebelumnya dijatuhkan oleh Komite Disiplin FIFA dinyatakan tetap berlaku sepenuhnya.

“Setelah mempertimbangkan seluruh bukti dan argumen dari para pihak, Komite Banding memutuskan untuk menolak seluruh banding dan mengonfirmasi sanksi yang telah dijatuhkan,” tulis pernyataan resmi FIFA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia U-17 Bakal Rasakan Inovasi Terbaru FIFA di Piala Dunia, Apa Itu?

Timnas Indonesia U-17 Bakal Rasakan Inovasi Terbaru FIFA di Piala Dunia, Apa Itu?

Bola | Selasa, 04 November 2025 | 15:52 WIB

Bukan Hanya Satu, FIFA Soroti Tiga Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Piala Dunia U-17!

Bukan Hanya Satu, FIFA Soroti Tiga Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Piala Dunia U-17!

Your Say | Selasa, 04 November 2025 | 14:37 WIB

Banding Kasus7Pemain Naturalisasi Ditolak FIFA, FAM Bakal Melawan Balik

Banding Kasus7Pemain Naturalisasi Ditolak FIFA, FAM Bakal Melawan Balik

Bola | Selasa, 04 November 2025 | 10:45 WIB

FIFA Tolak Banding FAM! 7 Pemain Naturalisasi Disanksi Berat

FIFA Tolak Banding FAM! 7 Pemain Naturalisasi Disanksi Berat

Bola | Selasa, 04 November 2025 | 08:08 WIB

Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!

Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!

Lifestyle | Senin, 03 November 2025 | 20:15 WIB

Meski Tak Punya Jadwal FIFA Matchday, Pemain Timnas Indonesia Tetap Tampilkan Performa Terbaik di LN

Meski Tak Punya Jadwal FIFA Matchday, Pemain Timnas Indonesia Tetap Tampilkan Performa Terbaik di LN

Bola | Senin, 03 November 2025 | 18:17 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×