Pelah Calvin Verdonk Marah-marah: Tidak Ada Gunanya

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 07 November 2025 | 18:56 WIB
Pelah Calvin Verdonk Marah-marah: Tidak Ada Gunanya
Calvin Verdonk (IG Calvin Verdonk)
baca 10 detik
  • Lille kalah 0-1 dari Crvena Zvezda di Liga Europa.

  • Pelatih Genesio frustrasi, sebut timnya kurang energi.

  • Genesio tetap optimistis Lille masih bisa lolos ke babak selanjutnya.

Suara.com - LOSC Lille, klub yang diperkuat bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, harus menelan kekalahan tipis 0-1 saat bertandang ke markas Crvena Zvezda di Serbia. Kekalahan ini terjadi dalam lanjutan kompetisi Liga Europa UEFA musim 2025/2026, yang berlangsung pada Jumat dini hari WIB.

Pelatih kepala Lille, Bruno Genesio, menyampaikan rasa kecewanya yang mendalam atas hasil yang kurang memuaskan tersebut. Genesio menyoroti kegagalan timnya memanfaatkan peluang emas yang tercipta di sepanjang pertandingan.

"Kami memiliki peluang untuk memberikan perbedaan atau setidaknya mencetak gol," ujar Genesio, menegaskan bahwa timnya memiliki kesempatan untuk mengubah skor.

Meski memiliki peluang, juru taktik berusia 59 tahun ini menilai skuadnya tidak mampu memberikan tekanan yang berarti kepada tim tuan rumah. Genesio merasa sangat frustrasi karena timnya gagal membawa pulang poin dari laga tandang yang penting ini.

"Namun sangat mengecewakan dan membuat frustrasi karena kami pulang tanpa membawa satu poin pun," tambahnya, menunjukkan betapa krusialnya satu poin bagi klasemen.

Genesio berpendapat bahwa penyesalan sudah tidak berguna karena pertandingan sudah berakhir dan timnya harus fokus ke depan. Ia menjelaskan bahwa para pemain Lille tampak kekurangan energi untuk mengeksekusi peluang yang sudah mereka ciptakan.

"Tidak ada gunanya untuk menyesal karena pertandingan sudah lewat," kata pelatih yang pernah membesut Olimpique Lyon itu antara tahun 2015 hingga 2019.

Pelatih asal Prancis tersebut mengakui bahwa performa permainan timnya sudah terbilang cukup memadai secara umum, namun ada aspek krusial yang hilang. Fokus utamanya adalah pada area pertahanan lawan, di mana Lille gagal memberikan ancaman yang mematikan.

"Kami kekurangan energi untuk bisa memanfaatkan peluang," ungkapnya.

baca juga

Genesio secara spesifik menyebut bahwa timnya kurang membahayakan Crvena Zvezda di area sepertiga akhir lapangan. Ia menggarisbawahi kegagalan skuadnya dalam menembus pertahanan lawan.

"Sebenarnya permainan kami sudah cukup baik, tetapi kami kurang menyulitkan tim lawan di 20 meter terakhir pertahanan mereka," tutur Genesio.

Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut tercipta menjelang akhir babak kedua, tepatnya pada menit ke-85, melalui tendangan penalti yang dieksekusi sempurna oleh Marko Arnautovic. Hadiah penalti diberikan wasit setelah kiper Lille, Barke Ozer, melakukan pelanggaran terhadap pemain Crvena Zvezda di kotak terlarang.

Meskipun penalti menjadi penentu kekalahan, Bruno Genesio dengan tegas menyatakan ia tidak akan menyalahkan kipernya atas insiden tersebut. Ia memandang penalti adalah bagian yang wajar dari dinamika permainan.

"Penalti itu normal terjadi," katanya.

Genesio menunjukkan sikap suportif dengan menolak mencari kambing hitam atas hasil negatif yang didapatkan timnya. Ia meminta para pemainnya untuk tetap tegar dan bersatu.

"Saya tidak akan menyalahkan salah satu pemain saya dalam pertandingan malam ini," tegasnya, menekankan pentingnya persatuan tim.

Melihat hasil yang kurang menguntungkan ini, Bruno Genesio meminta seluruh pemainnya untuk menjaga kekompakan tim, terutama di tengah fluktuasi performa. Konsistensi dan solidaritas dianggap menjadi kunci untuk menghadapi tantangan di depan.

"Kami harus selalu solid di tengah periode kami yang sedang naik-turun," pinta Genesio kepada para pemainnya.

Kekalahan ini berdampak pada posisi Lille di klasemen sementara Liga Europa UEFA musim ini, di mana mereka terpaksa turun ke peringkat ke-19. Saat ini, Lille mengumpulkan enam poin dari total empat pertandingan yang sudah dilakoni.

Meskipun peringkat timnya melorot, Genesio tetap menyimpan optimisme yang tinggi terkait peluang lolos ke babak berikutnya. Ia meyakini bahwa Lille masih memiliki potensi untuk melaju ke fase selanjutnya.

"Melihat klasemen mungkin kami akan turun, tetapi saya percaya untuk masih bisa lolos," ujarnya.

Genesio mengakui bahwa untuk mencapai target tersebut, timnya harus menunjukkan performa yang jauh lebih baik dan menghasilkan upaya yang lebih keras dalam laga-laga berikutnya. Keseriusan dan peningkatan performa menjadi tuntutan utama pelatih.

"Kami harus berbuat lebih banyak dan tampil baik," tutupnya, memberikan motivasi sekaligus tantangan kepada skuadnya. Sementara itu, Crvena Zvezda kini berada di posisi ke-25 klasemen dengan empat poin dari empat laga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Thom Haye dan Shayne Pattynama Disanksi FIFA 4 Pertandingan Tak Boleh Bela Timnas Indonesia

Alasan Thom Haye dan Shayne Pattynama Disanksi FIFA 4 Pertandingan Tak Boleh Bela Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 November 2025 | 18:45 WIB

PSSI Kalah Cepat? Timur Kapadze Terima Tawaran Manchester City

PSSI Kalah Cepat? Timur Kapadze Terima Tawaran Manchester City

Bola | Jum'at, 07 November 2025 | 17:31 WIB

Thom Haye dan Shayne Pattynama Disanksi FIFA, Dilarang Main 4 Laga Bareng Timnas Indonesia

Thom Haye dan Shayne Pattynama Disanksi FIFA, Dilarang Main 4 Laga Bareng Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 November 2025 | 17:21 WIB

Terkini

Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?

Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:42 WIB

×