Denda Thom Haye dan Shayne Pattynama Lebih Mahal dari 7 Pemalsu Dokumen Naturalisasi Malaysia

Arif Budi

Sabtu, 08 November 2025 | 13:25 WIB
Denda Thom Haye dan Shayne Pattynama Lebih Mahal dari 7 Pemalsu Dokumen Naturalisasi Malaysia
Thom Haye dan Shayne Pattynama kena sanksi FIFA. Dendanya lebih mahal daripada pemalsu dokumen naturalisasi Malaysia. (Instagram/thomhaye)
baca 10 detik
  • FIFA menjatuhkan denda 5.000 CHF dan larangan empat laga kepada Thom Haye dan Shayne Pattynama karena protes keras ke wasit.

  • Tujuh pemain naturalisasi Malaysia hanya didenda 2.000 CHF meski terbukti memalsukan dokumen kewarganegaraan.

  • Perbedaan besaran denda memicu kontroversi karena pelanggaran insidental Indonesia dinilai lebih berat dari kasus pemalsuan dokumen Malaysia.

Suara.com - Keputusan kontroversial dari FIFA menyoroti perbedaan sanksi yang dijatuhkan kepada pemain Timnas Indonesia dan para pemain naturalisasi Malaysia.

Secara mengejutkan, denda untuk tindakan protes terhadap wasit ternyata jauh lebih besar nilainya ketimbang denda untuk kasus serius pemalsuan dokumen.

Dua pilar utama skuad Garuda, Thom Haye dan Shayne Pattynama, harus menanggung akibat dari protes keras mereka terhadap ofisial pertandingan di laga melawan Irak dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Akibat tindakan tidak sportif tersebut, keduanya dijatuhi sanksi finansial yang tidak sedikit.

Berdasarkan rilis resmi FIFA, masing-masing pemain dikenakan denda sebesar 5.000 CHF (setara Rp 103 juta) dan tambahan hukuman larangan bermain dalam empat pertandingan internasional.

"Pelanggaran yang dilakukan pemain dan ofisial, perilaku tidak sportif terhadap ofisial pertandingan. Denda 5.000 Chf dan absen untuk empat pertandingan ke depan," demikian pernyataan FIFA.

Sanksi ini menjadi sorotan tajam jika dibandingkan dengan kasus yang menjerat tujuh pemain naturalisasi Malaysia.

Para pemain tersebut terbukti melakukan pemalsuan dokumen untuk mendapatkan status kewarganegaraan, sebuah pelanggaran administratif yang fundamental dan terencana.

Untuk pelanggaran berat tersebut, FIFA menjatuhkan denda yang secara nominal lebih ringan, yakni 2.000 CHF atau sekitar Rp 40 juta untuk masing-masing pemain.

baca juga

Benar bahwa mereka juga mendapatkan sanksi larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan, namun perbedaan nilai denda ini tetap memicu perdebatan.

Secara finansial, denda untuk Thom Haye dan Shayne Pattynama lebih dari dua kali lipat denda yang diterima oleh setiap pemain Malaysia.

Hal ini memunculkan ironi, di mana pelanggaran yang bersifat emosional dan insidental di lapangan dihargai lebih mahal daripada sebuah tindakan fraud yang sistematis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Solidaritas Skuad FC Twente untuk Mees Hilgers yang Sedang Terpuruk

Aksi Solidaritas Skuad FC Twente untuk Mees Hilgers yang Sedang Terpuruk

Bola | Sabtu, 08 November 2025 | 12:20 WIB

Sinyal Positif Mauro Zijlstra Siap Gabung Timnas Indonesia U-23 Hadapi Mali

Sinyal Positif Mauro Zijlstra Siap Gabung Timnas Indonesia U-23 Hadapi Mali

Bola | Sabtu, 08 November 2025 | 11:01 WIB

Tolak Menyerah Usai Dihajar Brasil, Nova Arianto Minta Satu Hal dari Skuad Timnas Indonesia U-17

Tolak Menyerah Usai Dihajar Brasil, Nova Arianto Minta Satu Hal dari Skuad Timnas Indonesia U-17

Bola | Sabtu, 08 November 2025 | 10:47 WIB

Kalah 2 Kali, Timnas Indonesia U-17 Gugur di Piala Dunia U-17 2025?

Kalah 2 Kali, Timnas Indonesia U-17 Gugur di Piala Dunia U-17 2025?

Bola | Sabtu, 08 November 2025 | 10:36 WIB

Cadangkan Zahaby Gholy saat Jumpa Brazil, Nova Arianto Berikan Klarifikasi!

Cadangkan Zahaby Gholy saat Jumpa Brazil, Nova Arianto Berikan Klarifikasi!

Your Say | Sabtu, 08 November 2025 | 10:25 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×