Kata-kata Emil Audero Kecewa Cremonese Kalah dari Pisa Meski Dominan di Liga Italia

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 10 November 2025 | 13:36 WIB
Kata-kata Emil Audero Kecewa Cremonese Kalah dari Pisa Meski Dominan di Liga Italia
Emil Audero (Antara)
  • Audero kecewa Cremonese kalah dari Pisa.

  • Skor imbang dinilai lebih pantas.

  • Cremonese tetap optimistis bangkit di laga berikutnya.

Suara.com - Cremonese harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Pisa pada lanjutan Liga Italia 2025.

Pertandingan berjalan seimbang di babak pertama dengan kedua tim tampil sama kuat.

Namun, Pisa akhirnya memecah kebuntuan melalui gol Idrissa Toure pada menit ke-75.

Gol tunggal tersebut menjadi pembeda hingga peluit panjang berbunyi di Stadion Giovanni Zini.

Kiper asal Indonesia, Emil Audero, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih Cremonese.

Menurutnya, Cremonese vs Pisa seharusnya berakhir imbang karena kedua tim bermain setara.

“Di akhir pertandingan, ada sedikit kekecewaan atas skor akhir dan seperempat jam terakhir, di mana kami menciptakan beberapa peluang bagus dan mencoba untuk merebut kembali keunggulan hingga akhir,” kata Emil Audero dikutip dari laman resmi Cremonese.

Emil Audero menilai timnya sudah bermain disiplin dan memiliki penguasaan bola yang lebih baik.

“Saya pikir itu pertandingan yang seimbang, kami menguasai lapangan dengan baik dan kami pantas mendapatkan sesuatu yang lebih: begitulah sepakbola, terkadang kita meraih poin ketika itu tidak sepenuhnya pantas, dan bahkan sebaliknya, seperti malam ini. Hari ini, kami melihat aspek positif dalam hal hasrat dan peluang,” sambung pria berusia 28 tahun itu.

Menurutnya, hasil ini menunjukkan bahwa performa tim terus membaik dari pertandingan ke pertandingan.

"Di satu sisi, senang melihat performa mereka membaik, tetapi sangat mengecewakan bahwa kami tidak mendapatkan satu poin pun malam ini,” papar Audero.

Cremonese sebenarnya menciptakan beberapa peluang bersih di penghujung laga namun gagal dikonversi menjadi gol.

“Dari apa yang kami lihat di lapangan, seharusnya kami bermain imbang; kami berjuang hingga akhir, menciptakan peluang bersih, dan itu bisa mengurangi rasa pahit," tambahnya.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga bagi Cremonese di musim kompetisi Serie B 2025.

Sebelumnya, mereka juga harus mengakui keunggulan Juventus di pertandingan pekan lalu.

Kini, tim asuhan Davide Nicola tertahan di posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 14 poin.

Meski begitu, Audero tetap memberikan dukungan moral kepada rekan-rekannya agar bangkit di laga berikutnya.

Bagi Audero, skor akhir Cremonese vs Pisa bukan cerminan performa sebenarnya tim di lapangan.

Ia menilai para pemain sudah berjuang maksimal meski hasilnya belum berpihak.

"Jika kita melihat sisi baiknya, itu bagus, tetapi kami juga kebobolan gol dari situasi yang mereka coba raih sepanjang pertandingan, dan kami tahu itu bisa terjadi. Insiden-insiden ini adalah bagian dari sepakbola. Ini memalukan karena hasil imbang akan menjadi hal terbaik," tandas Audero.

Pernyataan Audero menunjukkan rasa frustrasi sekaligus optimisme menjelang laga berikutnya di Liga Italia 2025.

Kiper yang kini menjadi andalan Timnas Indonesia itu berharap timnya belajar dari kesalahan ini.

Kekalahan atas Pisa diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi lini belakang Cremonese yang kerap lengah di menit akhir.

Davide Nicola kemungkinan akan melakukan rotasi pada pertandingan selanjutnya untuk memperbaiki keseimbangan tim.

Sementara itu, Pisa berhasil naik ke papan tengah setelah meraih tiga poin berharga dari laga ini.

Gol Idrissa Toure menjadi sorotan karena datang dari situasi bola mati yang dieksekusi dengan sempurna.

Cremonese mencoba membalas lewat beberapa peluang Audero dan rekan-rekannya, namun upaya mereka kandas.

Hasil ini juga memperpanjang catatan tanpa kemenangan Cremonese dalam tiga laga terakhir.

Meski begitu, dukungan suporter di Stadion Giovanni Zini tetap bergema hingga akhir pertandingan.

Para penggemar memberi tepuk tangan untuk memotivasi tim yang tetap tampil spartan meski kalah.

Kini fokus Cremonese tertuju pada laga berikutnya melawan tim kuat lain di Serie B.

Davide Nicola disebut akan memperkuat lini serang agar tidak lagi kesulitan mencetak gol.

Audero menegaskan bahwa konsistensi dan fokus menjadi kunci untuk kembali ke jalur kemenangan.

Ia pun optimistis timnya bisa bangkit jika bermain dengan semangat yang sama seperti melawan Pisa.

Para pemain muda Cremonese juga mendapat pujian karena tampil berani di laga yang intens.

Kekalahan ini memang pahit, tetapi menjadi pelajaran penting untuk memperbaiki performa tim.

Dengan semangat juang tinggi, Audero dan rekan-rekannya bertekad menebus kekalahan pada pekan berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cremonese Kalah Tipis, Statistik Emil Audero Bikin Kagum: 5 Penyelamatan Krusial

Cremonese Kalah Tipis, Statistik Emil Audero Bikin Kagum: 5 Penyelamatan Krusial

Bola | Senin, 10 November 2025 | 12:36 WIB

Jay Idzes Jadi Kunci Sassuolo Bantai Lawannya, Kenapa?

Jay Idzes Jadi Kunci Sassuolo Bantai Lawannya, Kenapa?

Bola | Senin, 10 November 2025 | 10:54 WIB

Jarang-jarang! Media Eropa Bahas Gaya Pemain Keturunan Rp 130,36 Miliar Selamatkan Klub dari Bobol

Jarang-jarang! Media Eropa Bahas Gaya Pemain Keturunan Rp 130,36 Miliar Selamatkan Klub dari Bobol

Bola | Senin, 10 November 2025 | 09:03 WIB

Terkini

Tumbang Sebelum Perang, Timnas Jepang Terancam Tanpa Dua Bintang Eropa di Piala Dunia 2026

Tumbang Sebelum Perang, Timnas Jepang Terancam Tanpa Dua Bintang Eropa di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hitung-hitungan Arsenal Juara Liga Inggris Premier League

Hitung-hitungan Arsenal Juara Liga Inggris Premier League

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 22:05 WIB

7 Bintang Gagal Tampil di Piala Dunia 2026 karena Cedera: Dari Rodrygo hingga Xavi Simons

7 Bintang Gagal Tampil di Piala Dunia 2026 karena Cedera: Dari Rodrygo hingga Xavi Simons

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 21:25 WIB

Jose Luis Chilavert: Kiper Legendaris Paraguay Pencetak 67 Gol!

Jose Luis Chilavert: Kiper Legendaris Paraguay Pencetak 67 Gol!

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 20:30 WIB

Sihir Marcus Rashford Kunci Gelar LaLiga, Sang Bintang Berharap Dipermanenkan

Sihir Marcus Rashford Kunci Gelar LaLiga, Sang Bintang Berharap Dipermanenkan

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 19:35 WIB

Klasemen Liga Prancis: PSG di Ambang Gelar, Lille Berjuang ke Liga Champions

Klasemen Liga Prancis: PSG di Ambang Gelar, Lille Berjuang ke Liga Champions

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 19:32 WIB

Lionel Messi Ungkap Pemain Terbaik di Generasi Setelahnya

Lionel Messi Ungkap Pemain Terbaik di Generasi Setelahnya

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 19:05 WIB

Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 18:40 WIB

Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan

Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 18:23 WIB

Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026

Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 18:05 WIB