Liga inggris 25 November 2025
Liga inggris 23 November 2025
Liga inggris 23 November 2025
Liga inggris 23 November 2025
Liga inggris 22 November 2025
Liga inggris 22 November 2025
Liga inggris 22 November 2025
Liga inggris 22 November 2025
Liga inggris 22 November 2025
Liga inggris 22 November 2025

Dikritik Habis-habisan, Pep Guardiola: Kalian Lupa, Saya Jenius!

Galih Prasetyo Suara.Com
Sabtu, 29 November 2025 | 09:08 WIB
Dikritik Habis-habisan, Pep Guardiola: Kalian Lupa, Saya Jenius!
Pep Guardiola menyebut kemenangan di Derby Manchester jadi momentum kebangkitan Manchester City. [Dok. Manchester City]
Baca 10 detik
  • Pep Guardiola membela rotasi besar saat Manchester City kalah dari Bayer Leverkusen di Liga Champions.
  • Pelatih tersebut menolak kritik berlebihan, menegaskan keputusannya didasarkan performa terbaik tim saat itu.
  • City kini tertinggal tujuh poin dari Arsenal dan Guardiola menyatakan tim tidak boleh kalah lagi.

Suara.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, bersikeras bahwa keputusan kontroversialnya yang melakukan rotasi besar-besaran tidak salah saat timnya kembali menelan kekalahan, kali ini dari Bayer Leverkusen di Liga Champions.

Guardiola menilai kritik soal dirinya terlalu banyak berpikir sebagai komentar yang tidak berdasar dan mengabaikan rekam jejak suksesnya.

Pada laga tengah pekan di Etihad Stadium, Guardiola membuat 10 perubahan dalam susunan pemain.

Keputusan itu dinilai blunder setelah City tumbang di kandang sendiri.

Kekalahan tersebut menjadi yang kedua secara beruntun, sekaligus memunculkan kembali perdebatan tentang gaya manajemennya.

“Apakah berpikir dianggap sebagai masalah bagi manusia?” tegas Guardiola dilansir dari Daily Mail.

Pesta Gol di Etihad! Manchester City Bantai Dortmund 4-1, Foden Brace [Instagram Manchester City]
Pesta Gol di Etihad! Manchester City Bantai Dortmund 4-1, Foden Brace [Instagram Manchester City]

“Saya bisa membuat daftar panjang tentang momen ketika saya banyak berpikir dan hasilnya bekerja. Setelah itu, orang-orang menyebut saya jenius.”

Pelatih berusia 54 tahun itu menegaskan bahwa setiap keputusan yang ia ambil selalu didasarkan pada apa yang ia anggap terbaik untuk tim pada saat itu.

“Saya tahu keputusan itu bisa salah, dan saya sudah mengatakan kepada pemain bahwa kegagalan bisa terjadi. Saya tetap mendukung mereka, tapi saya hanya meminta satu hal, cobalah,” lanjutnya.

Baca Juga: Puja-puji Xabi Alonso untuk Performa Impresif Kylian Mbappe

Guardiola juga menyinggung atmosfer suporter di Etihad. Ia memahami bahwa permainan City kurang menggugah, tetapi berharap dukungan tetap mengalir.

“Sebagai fans, saya juga tidak akan bersorak jika melihat permainan seperti itu,” ucapnya blak-blakan.

“Para fans sudah bersusah payah datang mendukung kami, dan kami sangat menghargainya. Tapi jika kami melakukan apa yang harus dilakukan, saya tahu mereka akan selalu ada.”

City kini tertinggal tujuh poin dari Arsenal, pemuncak klasemen Premier League, menjelang laga kandang melawan Leeds United akhir pekan ini.

Kondisi makin sulit karena Rodri masih absen akibat cedera hamstring dan baru bermain satu menit sejak awal Oktober.

Guardiola sadar bahwa ruang kesalahan City semakin sempit.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI