- Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, bertemu Lyfe Oldenstam (pemain Como U-19 berdarah Indonesia) setelah laga Como melawan Sassuolo.
- Diskusi berfokus pada adaptasi di negara baru, identitas keturunan Indonesia, dan kualitas permainan Idzes.
- Oldenstam menyatakan keterbukaan terhadap peluang memperkuat Timnas Indonesia di masa depan meski saat ini di Belanda U-19.
Suara.com - Pertemuan hangat terjadi antara kapten Timnas Indonesia dengan pemain keturunan Indonesia, Lyfe Oldenstam usai laga Como 1907 melawan Sassuolo.
Momen tersebut menjadi sangat spesial bagi Oldenstam, pemain berusia 18 tahun yang tumbuh besar di Belanda dan kini memperkuat Como U-19.
Oldenstam yang memiliki akar keturunan Indonesia bertemu dengan seniornya yang juga jebolan Liga Belanda, kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes.
“Bertemu Jay Idzes adalah pengalaman yang sangat berharga. Kami berbicara tentang arti beradaptasi dan berkembang di negara baru. Jay sudah lebih dari dua tahun di Italia dan kemampuan bahasa Italia-nya sangat baik,” kata Oldenstam, dikutip dari Como Football Indonesia.
Lebih jauh, keduanya juga membahas soal identitas dan akar keturunan Indonesia yang mereka miliki.
Oldenstam, yang berdarah Indonesia dari garis ibu, menyebut perbincangan itu membuatnya lebih mengenal sisi emosional terkait Tanah Air.
“Kami berbagi cerita tentang keluarga dan apa yang membuat Indonesia begitu istimewa,” ujarnya.
Oldenstam, kelahiran 2 Februari 2007, merupakan fullback yang bisa bermain di posisi kanan maupun kiri. Ia bahkan menjadi andalan Timnas Belanda U-19 untuk sisi kiri pertahanan.
Dengan darah Indonesia dari kakek-neneknya yang berasal dari Jakarta, Oldenstam masuk daftar pesepakbola keturunan yang berpotensi dinaturalisasi.
Baca Juga: Perpindahan Venue Sepak Bola dan Bertambahnya Ancaman Garuda Muda di SEA Games 2025
Ia juga tak segan memuji kualitas Idzes sambil menegaskan bahwa percakapan mereka memberi motivasi besar.
“Di lapangan, saya memperhatikan kemampuan passing, teknik, dan visi Jay yang luar biasa. Standar yang sangat tinggi. Itu memotivasi saya untuk terus berkembang,” katanya.
Pertemuan itu memunculkan dugaan Jay Idzes merayu Oldenstam untuk ikut memperkuat Timnas Indonesia.
Sosok Idzes disebut bisa menjadi “agen” yang menghubungkan pemain keturunan dengan PSSI.
Oldenstam sendiri tidak menutup pintu untuk kemungkinan tersebut.
“Untuk saat ini saya masih bersama tim nasional Belanda, tetapi saya terbuka untuk peluang baru di masa depan,” ujarnya.