-
Timnas U-22 diperkuat Mauro Zijlstra dan Dion Markx dari Belanda.
-
Target tim adalah mempertahankan medali emas SEA Games 2025.
-
Laga perdana Garuda Muda Grup C melawan Filipina pada 8 Desember.
Suara.com - Skuad Garuda Muda kian menunjukkan kesiapan optimal menjelang turnamen akbar SEA Games 2025 di Thailand.
Kehadiran dua sosok penting dari kancah sepak bola Belanda menyuntikkan tambahan kekuatan signifikan bagi Timnas Indonesia U-22.
Mereka adalah striker berpotensi besar yang saat ini membela klub FC Volendam, Mauro Zijlstra, serta bek tangguh dari tim Top OSS, Dion Markx.
Pelatih kepala Timnas U-22, Indra Sjafri, secara khusus memanggil kedua pemain keturunan ini untuk berpartisipasi dalam ajang olahraga dua tahunan tersebut.
Awalnya sempat beredar spekulasi mengenai keikutsertaan mereka mengingat SEA Games bukanlah agenda yang diakui secara resmi oleh FIFA.
Regulasi klub memungkinkan untuk menahan pemainnya agar tidak bergabung dengan tim nasional dalam kompetisi non-FIFA.
Namun, kekhawatiran tersebut kini sirna menyusul kepastian Mauro Zijlstra dan Dion Markx yang telah bergabung bersama timnas.
Peningkatan Kekuatan dan Kehadiran Pemain Abroad
Bergabungnya dua diaspora ini menambah daftar pemain yang berkarier di luar negeri dalam komposisi skuad.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, membenarkan kabar tersebut kepada media.
Baca Juga: Pelatih Malaysia U-22 Khawatir 'Kutukan Laga Perdana' Kembali Terulang di SEA Games 2025
"Pemain diaspora yang sudah datang itu ada Dion Markx dan Mauro Zilstra," kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji kepada Suara.com, Selasa (2/12/2025).
Sebelumnya, Indra Sjafri sudah memanggil total 23 pemain untuk berkompetisi di edisi SEA Games 2025 ini.
Di antara 23 nama yang dipanggil, beberapa di antaranya merupakan pemain yang tengah menjalani karier di luar negeri, atau sering disebut sebagai pemain abroad.
Selain Zijlstra dan Markx, dua nama abroad lain yang menjadi andalan adalah Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan.
Komposisi pemain yang solid ini diharapkan mampu mewujudkan ambisi besar yang diemban oleh timnas.
Perjalanan di Grup C dan Target Medali
Timnas Indonesia U-22 telah dipastikan berada di Grup C dalam babak penyisihan turnamen SEA Games 2025.
Mereka akan bersaing ketat dengan dua tim lainnya, yaitu Timnas Filipina U-22 dan Timnas Myanmar U-22.
Laga perdana yang dinanti-nanti oleh pendukung Garuda Muda akan segera tiba.
Skuad yang dipimpin oleh Rafael Struick dan rekan-rekan akan memulai perjuangan mereka di Grup C dengan menantang Filipina U-22.
Pertandingan pembuka Timnas Indonesia U-22 tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 8 Desember 2025.
Timnas Indonesia datang ke ajang ini dengan status prestisius sebagai pemegang gelar juara bertahan dari edisi sebelumnya.
Target yang diusung oleh pemerintah melalui kementerian terkait adalah meraih medali perak.
Meskipun demikian, seluruh elemen tim bertekad kuat untuk melebihi ekspektasi minimum tersebut.
Ambisi besar para pemain dan staf pelatih adalah mempertahankan medali emas yang telah diraih.
Kehadiran pemain keturunan yang baru bergabung ini memberikan optimisme tinggi dalam upaya mencapai target tertinggi.
Kekuatan lini serang dan pertahanan Timnas Indonesia kini jauh lebih seimbang dan kompetitif.
Persiapan matang dan komposisi skuad terbaik menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menatap SEA Games 2025.